Support Us

Available for Everyone, funded by readers

Contribute
E-Book
Home > Celoteh > Ganjar Ikuti Jejak Soeharto?

Ganjar Ikuti Jejak Soeharto?


A43 - Sunday, July 11, 2021 20:00
Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo bertemu dan berbincang bersama seorang penulis cilik, Faith Abe Tanaya (kanan), yang kala itu masih berusia 11 tahun di Hari Buku Nasional pada 17 Mei 2021. (Foto: Humas Pemprov Jateng)

0 min read

Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo berbincang-bincang dengan seorang anak yang bernama Christopher yang positif Covid-19 di tempat isolasi. Uniknya, Christopher merupakan seorang anak yang sebelumnya pernah ditemuinya secara virtual. Apa Ganjar ingin ikuti jejak Soeharto yang disebut dekat dengan anak-anak?


PinterPolitik.com

Siapa sih yang nggak suka dengan anak-anak? Dengan keluguan mereka yang masih melekat, tidak jarang tingkah yang menggemaskan membuat banyak orang merasa senang bila berbincang-bincang dan bermain bersama mereka.

Hmm, mimin sih juga punya adik-adik dan keponakan yang masih anak-anak. Lucu banget deh tingkah mereka. Tapi, namanya juga anak-anak. Terkadang, mereka itu terlalu jujur tuh. Apalagi, kalau tiba-tiba mereka menunjuk ke suatu pojokan dan menanyakan, “Kak, itu siapa kok duduk di situ?” Widiih, pasti merinding deh kalau gitu.

Ya, terlepas dari asumsi bahwa anak-anak bisa “melihat” hal-hal yang gaib, mereka tetap menjadi individu-individu yang menggemaskan. Lagipula, mereka lah yang akan meneruskan pembangunan bangsa dan negara Indonesia – serta dunia – di masa mendatang.

Mungkin, inilah mengapa sejumlah pemimpin negara, pejabat, dan politisi ingin bisa dekat dengan mereka. Salah satunya adalah Presiden ke-2 Soeharto. Presiden Indonesia yang pernah menjabat selama 30 tahun lebih tersebut mengklaim kalau dirinya suka bila bisa dekay dengan anak-anak lho.

Kata Pak Harto, anak-anak Indonesia itu lucu-lucu lho. Menurutnya, banyak pertanyaan lucu-lucu yang tidak terduga dari anak-anak yang dilontarkan kepadanya. Hehe.

Iyalah tidak terduga, wong pada suatu hari tiba-tiba ada bocah laki-laki yang bernama Hamli yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD) memberikan pertanyaan menarik kepada Pak Harto. Kala itu, Hamli bertanya ke Pak Harto soal mengapa presiden di Indonesia ada satu.

Waduh, sontak aja, Pak Harto langsung tanya balik, “Siapa suruh tanya begitu?” Ya, namanya anak-anak lah ya – pasti tanyanya di luar nalar dan logika orang dewasa. Tenang, gaes. Hamli kabarnya bisa pulang dengan selamat dan telah tumbuh dewasa kok. Hehe.

Nah, selain Pak Harto, ada juga politikus dan pejabat di abad ke-21 ini tampak mengikuti jejak presiden ke-2 tersebut, yakni Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo. Gimana nggak? Kalau mimin perhatikan nih, Pak Ganjar ini sepertinya juga dekat dengan anak-anak nih.

Baca Juga: Ganjar Pranowo dan Memori Soeharto

Ganjar dan Soeharto

Dalam beberapa kesempatan, Pak Ganjar ini kerap berinteraksi dengan anak-anak di Jateng. Kala merayakan Hari Buku Nasional pada 17 Mei kemarin, Gubernur Jateng itu bertemu dengan penulis cilik bernama Faith Abe Tanaya yang masih berusia 11 tahun.

Selain itu, baru-baru ini, Pak Ganjar juga melakukan blusukan ke sejumlah tempat isolasi bagi pasien-pasien positif Covid-19. Di salah satu tempat isolasi tersebut, Gubernur Jateng itu bertemu dengan seorang anak laki-laki yang bernama Christopher.

Uniknya, Christopher ini juga jadi salah satu anak-anak yang pernah ditemui Pak Ganjar secara virtual beberapa bulan lalu. Kala itu, Gubernur Jateng itu ingin berkenalan dengan anak-anak sekolah dasar (SD) yang tengah menjalani pembelajaran jarak jauh (PJJ) di tengah pandemi Covid-19.

Lucunya, perbincangan antara Pak Ganjar dan Christopher di tempat isolasi kemarin diunggah di sejumlah media sosial (medsos) seperti Instagram dan TikTok. Nggak hanya buat mereka-mereka yang hadir di tempat, video yang diunggah tersebut juga mengundang gelak tawa para warganet lho.

Gimana nggak? Wong tingkahnya Christopher ini lucu banget dah. Wajarnya, kan, pejabatnya yang pamit duluan setelah usai bicara. Sementara, ini Christopher yang pamit lebih dulu meninggalkan Pak Ganjar. “Sudah ya pak. Saya kembali dulu,” begitu ucap Christopher. Wuahaha.

Ya, terlepas dari tingkah menggemaskan dan, kadang, mengesalkan, menghadapi anak-anak memang harus disertai dengan rasa sabar. Psikolog Seto Mulyadi alias Kak Seto kan juga bilang kalau perlu menghadapi tingkah anak-anak dengan sabar di tengah pandemi ini.

Mimin yakin kalau Pak Ganjar juga pasti bisa lah kalau menghadapi anak-anak dengan rasa sabar. Wong, Pak Harto aja juga bisa kok kala menerima pertanyaan dari Hamli. Upss. Hehe.

Eits, tapi, sebentar. Kalau Pak Ganjar bisa sabar menghadapi anak-anak seperti Christopher, kira-kira Gubernur Jateng itu juga bisa nggak ya sabar kala menghadapi ‘anak-anak’ PDIP? Kan, kemarin sempat tuh dibilang ada masalah dengan Ketua DPP PDIP Puan Maharani. Upss. Kuncinya sabar deh, pokonya. Hehe. (A43)

Baca Juga: Ganjar vs Puan Hanya Sandiwara?


► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

Berita Terkait