Support Us

Available for Everyone, funded by readers

Contribute
E-Book
Home > Celoteh > Erick Thohir dan Dunia Spider-Man

Erick Thohir dan Dunia Spider-Man


A43 - Thursday, December 23, 2021 16:00
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. (Foto: Antara)

0 min read

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengunggah sebuah video berisikan pesan dan kesan soal film franchise Spider-Man terbaru yang berjudul Spider-Man: No Way Home (2021). Perlukah Erick mengikuti jejak hidup Peter Parker?


PinterPolitik.com

Ternyata, tanpa kita ketahui selama ini, konsep multiverse bukanlah hanya bayangan dan imajinasi belaka. Ini telah dibuktikan oleh sang penyihir super yang bernama Dokter Stephen Aneh. 

Dalam disertasinya untuk mendapatkan gelar PHD, Dr. Aneh menjelaskan bahwa multiverse ini mudah retak. Kalau memecahkan, bisa-bisa ada sejumlah persoalan muncul – selain harus membeli, yakni masuknya varian-varian dari universe lain.

Pada suatu hari, penelitian Dr. Aneh ini mengalami kesalahan teknis. Ini membuat banyak varian baru masuk dan datang ke universe ini, yakni universe Bumi-45.

Momen ini menjadi momen pengubah nasib Erik Tohir yang berasal dari negeri Nusantara. Pasalnya, Erik pun bisa bertemu dengan varian-varian dirinya dari universes lain. 

Ada beberapa jenis varian yang ditemui Erik. Salah satunya adalah varian Erik yang berasal dari tahun 2018. Percakapan pun terjadi antara varian Erik terkini dan varian 2018.


Baca Juga: Erick Siap Bela Banser?

Erick Kampanye di ATM

Erik 2018: Bang, gimana kabarnya, Bang? Jadi, kita sudah melakukan kesuksesan apa aja nih?

Erik Terkini: Wah, banyak lah kesuksesan yang kita lakukan, Rik!

Erik 2018: Apa saja tuh?

Erik Terkini: Pertama nih, kita dipercaya sama Pak Jaka Widada buat jadi pembantunya di bidang perusahaan pelat merah. Habis itu, kita berhasil bikin semua toilet di tempat bensin gratis.

Erik 2018: Wah, gila. Gila. Kalau saya baru berhasil bikin acara Asian Games yang meriah nan megah.

Erik Terkini: Iya itu. Kesuksesan besar itu. Kenangan yang indah… (muka tampak sedih)

Erik 2018: Lho, kenapa, Bang?

Erik Terkini: Semua orang sekarang sudah kenal kita.

Erik 2018: Lha, bagus dong, Bang?

Erik Terkini: Ya, bagus sih. Tapi kata beberapa orang, sekarang dinilai lebih banyak pencitraan.

Erik 2018: Wah, kok pencitraan? Emang mau ngapain, Bang?

Erik Terkini: Hmm…

The End.

(A43)

Baca Juga: Siasat Erick di Toilet Gratis


► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

Berita Terkait