Support Us

Available for Everyone, funded by readers

Contribute
E-Book
Home > Celoteh > Corona, Sri Mulyani “Cari” Uang?

Corona, Sri Mulyani “Cari” Uang?


F46 - Thursday, April 16, 2020 15:31
Sri Mulyani

0 min read

“Orang bilang tanah kita tanah surga. Tongkat kayu dan batu jadi tanaman” – Koes Plus, grup band asal Indonesia






PinterPolitik.com

Sebagai manusia yang beradab, rakyat Indonesia wajib bersyukur nih karena beruntung banget bisa hidup di negara yang kaya akan sumber daya alam. Sampai-sampai tongkat kayu kalau ditancapkan ke tanah Indonesia pun jadi tanaman hidup. Keren ya, cuy.

Seperti yang pernah dikatakan band legendaris Koes Plus melalui tembangnya yang berjudul “Kolam Susu”, gaes. Judul lagu ini sendiri merupakan representasi dari kebanggaan bangsa Indonesia dengan kekayaan alam negerinya.

Hmm, logikanya kalau orang sudah kaya raya tentunya sudah tidak butuh penghasilan kalau hanya untuk memenuhi kebutuhan primer saja. Betul gak, gengs? Meskipun Indonesia ini kaya raya, masih banyak warganya yang belum bisa menikmati the richness dari sumber daya negaranya sendiri. Pada waktu normal saja susah terjamin, apalagi pada masa krisis seperti saat ini. Hadehh.

Contohnya saja, bagi tim medis yang saat ini tengah berjuang melawan serangan Covid -19 dengan semangat ala 45. Hal utama dan paling umum yang dibutuhkan tim medis sebagai senjata yaitu Alat Pelindung Diri (APD) – meliputi hazmat suit, masker, dan sarung tangan medis – kini sudah langka, cuy. Susah dicari di mana pun di seluruh penjuru negeri.

Menariknya, di saat banyak perawat yang membutuhkan APD dan segala perlengkapan medis guna melindungi diri dari ancaman penularan virus, Menteri Keuangan Sri Mulyani malah dengan gamblang mengatakan bahwa APD yang sudah seperti harta karun tersebut akan diekspor ke negara lain. Wadidaw, ini serius, Bu?

Meskipun produksi APD di Indonesia salah satu yang terbanyak di dunia, tapi jangan langsung jumawa begitu dong. Terapkan saja prinsip seperti jargon iklan di televisi – banyak tapi jangan dulu dibagi-bagi. Hehehe.

https://www.instagram.com/p/B-th-SpB795/

Soalnya, masih banyak rumah sakit yang mengeluh kekurangan APD, bro. Sampai-sampai, banyak dokter dan perawat yang menggunakan alat pelindung seadanya. Nah loh, keselamatan bapak ibu medis harus dipertaruhkan, cuy.

Kalau melihat ada pejabat seperti ini sih, wajar saja kalau banyak tenaga medis yang gugur karena terserang virus. Bener gak guys? Uppss.

Kalau melihat perilaku tersebut sih kelihatannya pemerintah Indonesia saat ini lagi butuh banyak uang nih, cuy. Bahkan, hal yang menjadi kebutuhan mendasar saat ini seperti APD aja mau dijual sama doi.

Kalau diibaratkan sih, kayak gini, cuy. Kalian butuh sepeda motor, tapi kalian juga membutuhkan uang untuk bertahan hidup. Yaa, mau gak mau akhirnya motor terjual, cuy, untuk bertahan hidup. Hehehe.

Terlepas dari itu semua, sebenarnya ekspor APD dalam kondisi saat ini tampaknya kurang bijak ya, gengs, karena memang kebutuhan barang itu lagi banyak banget. Tapi, mungkin Ibu Menteri Keuangan mempunyai jalan pikirannya sendiri, cuy, agar Indonesia dapat bertahan di tengah pandemi seperti saat ini.

Apalagi, dunia internasional kini di ambang resesi. Jadi kita tunggu hasilnya ya, Ibu Sri. Hehehe (F46)

https://www.youtube.com/watch?v=3BAcx0u2CsY

? Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

Berita Terkait