Support Us

Available for Everyone, funded by readers

Contribute
E-Book
Home > Celoteh > BNN Pasca Buwas Melempem?

BNN Pasca Buwas Melempem?


K16 - Tuesday, March 6, 2018 19:27
Heru Winarko Kepala BNN

0 min read

“Kalau unsur pidananya terbukti, akan kami tindak tegas. Saya juga punya pengalaman dengan Narkoba, kalau mereka (terduga pelaku) memiliki senjata dan membahayakan petugas, kami akan lakukan tindakan tegas.” ~ Kepala BNN Heru Winarko.





PinterPolitik.com


[dropcap]P[/dropcap]ermasalahan Narkoba di Indonesia memang cukup pelik. Seakan diberantas satu, malah tumbuh seribu. Ngeselin banget kan. Di situlah tugas berat Badan Narkotika Nasional (BNN) di bawah kepimpinan kepala barunya, Heru Winarko.


Permasalahan Narkoba memang gak bisa diperlakukan dengan lembek. Gimana gak? Wong dikerasin ala-ala kepeminpiman Budi Waseso (Buwas) aja, Narkoba masih tetap ramai beredar di Indonesia, apalagi ditangani dengan melempem. Wah, makin menjadi-jadi nanti para bandar Narkoba.


Pertanyaan yang menggelitik masyarakat sekarang kan, apakah BNN tetap akan memiliki taring setajam dulu pasca ditinggal Buwas? Berat loh itu tugas Heru Winarko sebagai penerus Kepala BNN. Memang sih agak sulit menggantikan posisi seseorang yang dianggap memiliki kecakapan dalam pemberantasan Narkoba di Indonesia. Tapi bukan berarti gak bisa ya.


Kalau Heru Winarko dianggap gak mumpuni, kenapa dia yang dipilih sebagai pengganti Buwas. Iya kan. Artinya Presiden Jokowi sebagai orang yang melantik Kepala BNN pasti punya pengharapan besar terhadap tindak tanduk beliau pada pemberantasan Narkoba ke depan. Ya moga gak kendor ya Pak, penindakannya di lapangan. Kalau bisa tembak ditempat aja Pak, biar kapok hahaha.


Memang banyak faktor mengapa begitu sulit Narkoba diberantas di Indonesia. Seperti karena Indonesia negara kepulauan, belum canggihnya peralatan yang dimiliki, lemahnya penegakan hukum dan adanya oknum petugas yang dapat disuap.


Buwas sendiri sebelumnya sempat menyatakan kalau sekitar 50 persen peredaran Narkoba dikendalikan dari Lembaga Pemasyarakatan. Emang udah menjalar kemana-mana ya peredaran Narkoba. Ngeri-ngeri sedap memang kalau udah ada oknum dibalik peredaran Narkoba.


Nah, buat kamu-kamu di luar sana yang masih pakai Narkoba, cepetan tobat deh. Serius gak guna tau pake gitu-gituan, malah ngerusak masa depan. Make Narkoba, badan  malah rusak masuk Rumah Sakit. Tapi kalau ketangkep polisi ujungnya di penjara. Pahit kan pilihannya?


Apa milih diciduk BNN aja? Kan nanti lumayan bisa direhabilitasi kayak artis-artis itu. Ya gak lah. Kalau kamu terbukti memiliki, memakai atau bahkan mengedarkan, ya tetep penjara lah ujungnya. Gak berfaedahlah kalau kamu pakai Narkoba. (K16)

Berita Terkait