HomeCelotehBerani Menjemput Bahaya Prabowo?

Berani Menjemput Bahaya Prabowo?

“Sebab, bahaya yang sesungguhnya bukan pada orang yang marah-marah, tapi pada orang yang diam. Orang marah dapat diukur hatinya, orang diam tak mudah ditakar akalnya.” ~ Remy Sylado


PinterPolitik.com

[dropcap]S[/dropcap]aling membongkar ‘aib’ atau beradu gimmick untuk mendongkrak popularitas, bukan hal baru bagi kehidupan para politikus.

Dulu kawan, sekarang lawan. Rasanya takkan pernah ada persahabatan abadi dalam perpolitikan. Sahabat pragmatis atau mungkin sahabat yang hanya datang saat musim Pemilu menjelang.

Tapi repot bila terus ngotot mencari kesetiakawanan dalam dunia politik. Repotnya kenapa? Susah ketemu, wkwkwkk.

Semakin hari semakin dinamis. Kalau terus ngotot ya hanya luka dan kecewa aja yang didapatkan. Makanya banyak korban barisan sakit hati, weleeeeh weleeeh.

Peristiwa pembongkaran ‘aib’ Prabowo dan Gerindra yang katanya memalak La Nyalla Mattalitti kian menjadi perbincangan. Benar atau tidaknya, persisnya tak ada yang tahu.

Tapi, setidaknya La Nyalla yang merupakan kader Gerindra ini membongkar ‘aib’  Ketua Umum partainya sendiri. Artinya apa? Tak ada teman setia kan? Weleeeeh weleeeeh.

Sikap nekat La Nyalla ini entah karena kekecewaan karena tak mendapatkan tiket maju di Pilgub Jawa Timur atau memang memiliki dendam pribadi. Entah tak ada yang tahu.

- Advertisement -

Hmmm, kalau kecewa sih ya wajar aja sih. Berarti mungkin dinilai belum layak memimpin Provinsi Jawa Timur. Tapi kok La Nyalla malah bongkar aib partainya sendiri ya? Mungkin ia sedang lelah, weleeeeh weleeeeh.

Tapi kira-kira La Nyalla ngeh ga ya kalau yang sedang dihantam olehnya itu adalah Prabowo Subianto. Hmm, ga ada rasa takut gitu ya?

Perlu diingat, Ketua Umum Gerindra yang pernah menjadi Danjen Koppasus itu pernah mencalonkan diri sebagai Presiden di Pilpres 2014 dan juga kena hantam karena katanya punya dosa HAM berat masa lalu.

Baca juga :  Prabowo Harus Menang

La Nyalla memang punya keberanian apa melawan Prabowo? Weleeeeeh weleeeeeh. Kalau sekedar nekat dan cari sensasi sih sudah ketinggalan, kan pendaftaran Cagub Jawa Timur juga udah lewat, weleeeh weleeeh.

Kalau istilah peribahasa, La Nyalla memaksa macan bangun dari tidurnya dan keluar dari sangkarnya. Atau dengan kata lain, La Nyalla sedang menjemput dirinya ke dalam jurang bahaya.

Memang apa bahayanya sih Prabowo itu? Apa La Nyalla hanya sekedar gertak sambel aja? Tapi kayaknya sih lumayan pedes juga tudingannya, jadi apa La Nyalla benar-benar punya nyali? (Z19)

spot_img

#Trending Article

Jokowi Dijutekin Biden?

Ketika mendarat di Washington DC, Amerika Serikat (AS), tidak ada pejabat tinggi AS yang menyambut Presiden Jokowi. Mungkinkah sang RI-1 tengah tidak dihiraukan atau...

Berani Ganjar Tinggalkan PDIP?

Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo tidak diundang dalam halal bihalal PDIP Jateng. Apakah PDIP sudah tidak memperhitungkan Ganjar? Apakah Ganjar harus meninggalkan PDIP? PinterPolitik.com Bagi...

Jokowi Sudah Selesai?

Presiden Jokowi dan Ibu Iriana mulai mengemas barang-barangnya di Istana untuk dikirim ke Solo, Jawa Tengah. Apakah ini pesan kekuasaan RI-1 sudah selesai secara...

Jakarta-Shanghai, Apple to Apple?

“In the long run, your human capital is your main base of competition. Your leading indicator of where you're going to be 20 years...

Partai Mana yang Diinginkan Gatot?

Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo menolak ajakan Din Syamsuddin untuk bergabung dalam Partai Pelita. Mungkinkah yang diinginkan Gatot adalah partai besar? PinterPolitik.com Kalau membahas eks Panglima...

Anies Lagi, Anies Lagi

Beberapa pihak menyebut nama Jakarta International Stadium (JIS) melanggar undang-undang karena tidak menggunakan bahasa Indonesia. Apakah kritik ini terjadi karena yang merampungkan pembangunannya adalah...

Cak Imin Bisa “Tenggelam”?

Politikus PKB Umar Hasibuan sebut soal kemungkinan ancaman pembajakan terhadap PKB. Bila terjadi, mungkinkah Cak Imin bisa makin tenggelam?

Di Balik TikTok Zulhas-RK

Selain bertemu dengan Ketum PAN Zulkifli Hasan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK) alias Kang Emil juga membuat video TikTok dan Reels.

More Stories

Wali Kota Depok ‘Biduan Lampu Merah’

"Kualitas humor tertinggi itu kalau mampu mengejek diri sendiri. Cocok juga ditonton politisi. Belajar becermin untuk melihat diri sendiri yang asli, " - Butet...

DPR Terpilih ‘Puasa Bicara’

“Uang tidak pernah bisa bicara; tapi uang bisa bersumpah,” – Bob Dylan PinterPolitik.com Wakil rakyat, pemegang amanah rakyat, ehmmm, identitas yang disematkan begitu mulia karena menjadi...

Ridwan Kamil Jiplak Jurus Jokowi

“Untuk melakukan hal yang buruk, Anda harus menjadi politisi yang baik,” – Karl Kraus PinterPolitik.com Pemindahan Ibukota masih tergolong diskursus yang mentah karena masih banyak faktor...