BPIP Ingin Viral di TikTok?

BPIP Ingin Viral di TikTok
Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Yudian Wahyudi, yang kini menjabat sebagai Kepala BPIP. (Foto: Beritagar.id)
2 minute read

“You can ‘least grab a camera. Shoot a viral” – Kanye West, penyanyi rap asal Amerika Serikat


PinterPolitik.com

Akhir-akhir ini, banyak media sosial diisi oleh berbagai macam video joget yang diikuti dengan musik-musik yang catchy. Tak sedikit juga orang akhirnya mencoba meniru dan membuat video-video dengan joget yang serupa.

Hype dan tren ini kayaknya nggak cuma berhenti di para pengguna medsos aja deh. Soalnya tuh, banyak juga politisi dan pejabat negara yang akhirnya ikutan tantangan-tantangan joget yang bermula di aplikasi video pendek yang dikenal sebagai TikTok.

Selain para politisi dan pejabat, lembaga-lembaga negara tampaknya juga semakin tertarik tuh buat ikutan bermain TikTok. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) yang dulu sempat memblokir aplikasi itu misalnya, kini memiliki akun resmi lho di aplikasi tersebut. Hehe.

Mungkin, dengan melihat Kominfo di TikTok, kini Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) juga ingin bergabung ke dalam hype­-nya TikTok nih. Beberapa waktu lalu, Kepala BPIP Yudian Wahyudi menjelaskan bahwa – sesuai arahan Presiden Joko Widodo – badan yang dipimpinnya itu akan terjun dan berseluncur ke dunia digital, seperti YouTube dan TikTok.

Wah, ini bisa jadi kesempatan yang pas buat BPIP biar jadi populer – seperti Bowo Alpenliebe. Pasalnya, aplikasi asal Tiongkok yang bernama TikTok sekarang jadi salah satu aplikasi yang paling banyak diunduh lho di Indonesia.

Mungkin, BPIP bisa ngebikin challenge yang menarik gitu buat para pengguna TikTok. Kan, Pak Yudian sendiri bilang kalau BPIP perlu menarik perhatian para anak muda, seperti milenial dan generasi Z.

Tentu, harus menarik juga dong caranya. Dengan fungsi lembaga itu sebagai pembina dan penanam ideologi dan nilai-nilai Pancasila, BPIP bisa aja tuh membuat #PancasilaChallenge atau semacamnya gitu. Hehe.

Ya, pada intinya, waktu itu berubah ya. Meski TikTok dulu sempat dikenal menyebarkan nilai-nilai yang tak sesuai dengan budaya Indonesia, kini BPIP malah berencana untuk menggunakan aplikasi itu untuk menyebarkan nilai-nilai Pancasila yang acap kali dianggap sebagai nilai mutlak atas bangsa Indonesia.

Hmm, agak terdengar sedikit ironi juga ya? Ya, mari kita tunggu saja lah challenge bikinan BPIP nanti. Hehe. (A43)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.