BNI Klaim Sudah Ganti Kerugian Nasabah di Kendari

BNI Klaim Sudah Ganti Kerugian Nasabah di Kendari
BNI Klaim Sudah Ganti Kerugian Nasabah di Kendari (Foto: Pelayanan Publik)
2 minute read

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk mengklaim sudah mengganti kerugian 115 nasabah mereka di Kendari, Sulawesi Tenggara yang menjadi korban pembobolan rekening melalui anjungan tunai mandiri (ATM). Perusahaan perbankan pelat merah ini telah mengganti total kerugian sebesar Rp 500 juta akibat pembobolan melalui skimming.


PinterPolitik.com

Direktur Teknologi Informasi dan Operasi BNI, Dadang Setiabudi, mengatakan pihaknya sudah mengganti semua kerugian yang dialami para nasabah tersebut. “Sudah kita ganti kerugian nasabah di Kendari,” ujarnya saat konferensi pers di Gedung BNI 46, Jakarta, Rabu (22/1).

Karena itu Dadang mengimbau masyarakat melakukan pergantian PIN (personal identification number) pada kartu ATM mereka secara berkala. Langkah ini guna mengantisipasi adanya pembobolan rekening melalui ATM atau skimming.

“Kita melakukan patroli secara reguler untuk memastikan ATM tidak ada benda yang mencurigakan dan kita selalu sosialisasi kepada nasabah untuk mengganti PIN secara berkala,” kata Dadang.

Sebelumnya Kepala BNI Sulawesi Tenggara, Muzakkir, mengatakan pihaknya merima  data 115 orang nasabah korban pembobolan ATM. Data tersebut merupakan data yang diterima pihaknya semenjak dibukanya layanan pengaduan khusus  sejak  tanggal 18 Januari hingga 21 Januari.

“Dari 115 orang nasabah, dana yang dikembalikan sudah 98 orang dengan total Rp 500 juta dan 17 nasabah lainnya akan dikembalikan hari ini, Rabu (22/1),” tandasnya. (R58)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.