Support Us

Available for Everyone, funded by readers

Contribute
E-Book
Home > Belajar Politik > Tommy dan Cerita tentang Tuan

Tommy dan Cerita tentang Tuan


G42 - Wednesday, March 20, 2019 13:33
tommy_20170315_125224

0 min read

“Berulang kali sejarah telah diubah oleh orang-orang yang memiliki hasrat dan kemampuan untuk menyeberangkan keyakinan dan emosi mereka kepada pendengar mereka.”






PinterPolitik.com

[dropcap]M[/dropcap]elihat kondisi masyarakat di era kepemimpinan Jokowi, Ketua Umum Partai Berkarya Hoetomo Mandala Putra  atau akrab disebut Tommy Soeharto angkat bicara. Baginya rakyat Indonesia harus menjadi tuan di negeri sendiri. Maka negara jangan sampai tergantung kepada produk dan hasil jerih payah negara lain.

Tommy juga mengaitkan dengan prestasi ayahandanya Presiden Soeharto. Ia menyebut bahwa bangsa ‘kita’ pernah membuktikan kepada dunia bahwa kita bisa hidup dari jerih payah dan keringat sendiri.

Contohnya prestasi Indonesia yang pernah dicapai adalah swasembada beras yang sempat diakui Organisasi Pangan Dunia (Food and Agriculture Organization/FAO) pada era pemerintahan Presiden Soeharto tahun 1984.

Hmmm, oke lah kalau masalah beras Presiden Soeharto jagonya. Tapi kalau bicara soal ketergantungan bangsa asing, bukannya di era Soeharto Indonesia mulai dibanjiri dengan investasi asing ya? Bukannya undang-undang tentang penanaman modal yang disebut jadi karpet merah untuk investasi asing muncul di era Soeharto ya?

UU tersebut jadi jalan untuk masuknya perusahaan tambang asing Freeport. Sementara, keberadaan perusahaan tersebut sering disebut hanya menguntungkan pihak asing. Kok bisa ya Tommy bilang Indonesia harus kembali berjaya seperti masa ayahandanya apa tidak keliru tuh? Uppss.

Eh, sebentar bro, masih ada lagi nih. Sekarang ini kan Tommy bilang “Kita harus menjadi tuan di negeri sendiri, jangan sampai bergantung dengan bangsa lain.” Tapi dulu Tommy buat mobil nasional dengan bantuan bangsa lain bro.. Untuk periode awal, produk mobil nasional milik Tommy itu bahkan diimpor langsung dari Korea Selatan. Waduh, kok bisa gitu ya? Hehehe.

[bctt tweet="Janjimu manis kalah gula jawa." username="pinterpolitik"]

Nah, perkataan Tommy tentang jadi tuan di negeri kita sendiri itu maksudnya apa ya? Kalau hanya sekadar tidak impor dan menggunakan produk dalam negeri, bukannya hal itu juga tidak dilakukan ya di era Soeharto? Ya, semoga aja Tommy serius mau menjadikan bangsa Indonesia tuan di negerinya sendiri, bukan sekadar kata-kata manis jelang Pemilu. (G42)

https://www.youtube.com/watch?v=Ycp-w4NLfmU

Berita Terkait