Support Us

Available for Everyone, funded by readers

Contribute
E-Book
Home > Belajar Politik > Jokowi Usik Tuan Tanah?

Jokowi Usik Tuan Tanah?


G42 - Tuesday, February 26, 2019 13:00
jokowi pencitraan

0 min read

“Saya ulang, jadi, jadi kalau ada konsesi besar yang ingin dikembalikan ke negara, saya tunggu. Saya tunggu, saya tunggu sekarang. Dan akan, dan akan saya bagikan untuk rakyat kecil. Karena masih banyak rakyat yang membutuhkan,” ~ Jokowi






PinterPolitik.com

“[dropcap]D[/dropcap]alam pidatonya di acara Konvensi Rakyat, Optimis Indonesia Maju, capres petahana Joko Widodo menyindir pemilik konsesi besar untuk mengembalikannya ke negara. Ternyata pernyataan Jokowi ditujukan kepada kawan dan lawan.”

Terdengar suara dari siaran TV yang dinyalakan oleh Iim. Setelah mendengar siaran itu diskusi antara Iim dan Joy pun dimulai.

Iim: “Hmmm, menurut kamu gimana nih terkait sindiran Pakde yang meminta tanah milik negara dikembalikan? Apa mungkin Om Wowo mau kembalikan tanah yang disewanya?”

Joy: “Wkwkwk, yakin Om Wowo doang? Kamu tuli atau pura-pura tuli Im? Tadi kan di berita yang disindir bukan hanya Om Wowo, tapi juga teman-temanya Pakde yang diminta untuk kembalikan tanah sewaan.”

Iim: “Oh iya, pokoknya mereka-mereka itu lah Joy gimana menurut kamu?”

Joy: “Hmmm, kalau menurut saya sih, enggak mungkin lah Om Wowo mau balikin tanah begitu saja. Rekan-rekan Pakde juga begitu, mana mungkin mau balikin, coba kamu bayangin Im, Indonesia kan menjadi salah satu negara pengekspor kelapa sawit terbesar, terus mereka semua yang kebanyakan jadi pengusaha kelapa sawit mengunakan Hak Guna Usaha (HGU) untuk membudidayakan tanaman tersebut. Jadi kalau mereka balikin tanah ke negara kamu kebayang kan berapa kerugian yang akan didera oleh para peminjam tanah?

Iim: “Wits, bener juga ya. Eh, tapi belum tentu juga sih, kali aja kan ada keajaiban dari Tuhan mereka mau merubah pikiran.”

Joy: “Bisa jadi Im, tapi kalau saya memandang prediksi kamu kurang sepakat Im rasanya. Sepertinya saya akan lebih sepakat sama Voltaire, Apabila kita bicara soal uang, maka semua orang sama agamanya. Jadi kalau sudah bicara uang yang di atas mah nanti dulu deh.”

Iim: “Wah paham komunis nih? Enggak percaya sama Tuhan!”

Joy: “Anak micin dasar dikit-dikit dikaitin sama komunis. Saya bicara begini ada alasanya Im, coba aja kamu lihat lagi berapa banya koruptor di Indonesia, bukannya mereka sebelum menjabat disumpah atas dasar kitab suci ya? Mereka yang sudah janji sama Tuhan dengan perantara kitab suci aja masih berani ingkar. Terus kalau sudah begini apa namanya kalau bukan seperti yang diungkapkan Voltaire?”

Iim: “Bodo ah, mending sekarang ganti deh channel TV-nya. Bosen Joy lihat politik terus bikin emosi.”

[bctt tweet="Politik bagaikan lampu sein emak-emak. Nyala ke kanan, eh beloknya ke kiri! apa bae dah lu!" username="pinterpolitik"]

Joy: “Yeh dasar! Jadi percaya kan sama saya kalau Om Wowo dan rekannya Pakde enggak akan rela balikin tanah sewaan ke negara begitu saja?”

Iim: “Bodo ah, mau dibalikin atau enggak dibalikin juga bukan urusan saya Joy, nambah kaya nggak, nambah dosa iya nyinyirin penguasa terus.” (G42)

https://www.youtube.com/watch?v=IE6Vf85pWJg&t=145s

Berita Terkait