Bang Toyib, Biang RUU Ketahanan Keluarga?

Bang Toyib Biang RUU Ketahanan Keluarga
Anggota DPR Fraksi PAN Ali Taher Parasong berbicara di hadapan hadirin sidang. (Foto: DPR RI)
3 minute read

“Bang Toyib, Bang toyib, kenapa tak pulang-pulang?” – Ade Irma, penyanyi dangdut asal Indonesia


PinterPolitik.com

Akhir-akhir ini, terdapat banyak rancangan undang-undang (RUU) yang menarik perhatian publik. RUU Cipta Lapangan Kerja (Ciptaker atau Cilaka) yang menjadi salah satu omnibus law misalnya, menjadi sorotan karena dianggap mengesampingkan hak-hak buruh.

Selain mengesampingkan hak-hak buruh, RUU ini juga dikritik karena memiliki pasal yang memperbolehkan pemerintah untuk mengubah ketentuan UU melalui Peraturan Pemerintah (PP). Pasal ini dikritik karena telah melangkahi proses pembuatan UU dan ketentuan yang tercantum dalam UUD RI 1945.

Namun, di luar pusing-pusing mengenai omnibus law, terdapat juga RUU lainnya yang kini mendapat banyak kritik, yakni RUU Ketahanan Keluarga. Bagaimana tidak? RUU satu ini dianggap terlalu mencampuri urusan rumah tangga setiap warga negara Indonesia.

Soal pembagian peran antara suami dan istri misalnya, dianggap terlalu mengesampingkan prinsip dan nilai kesetaraan gender. Selain itu, RUU satu ini juga dianggap terlalu mengatur hal-hal yang nyeleneh, seperti cara-cara melakukan hubungan intim antara suami dan istri.

Menurut Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fraksi PAN Ali Taher Parasong – salah satu pengusul RUU Ketahanan Keluarga, peraturan ini menjadi penting bagi masyarakat Indonesia. Katanya sih, perceraian di Indonesia bisa mencapai ratusan ribu lho per tahun.

Perceraian yang banyak ini – menurut Pak Ali – terjadi akibat ketidakharmonisan keluarga, seperti kesuitan ekonomi dan perselingkuhan. Oleh sebab itu, beliau berharap RUU tersebut dapat menurunkan angka perceraian di Indonesia.

Tapi nih, uniknya, Pak Ali memberikan perilaku Bang Toyib sebagai salah satu contoh dari berbagai penyebab perceraian. Katanya sih, Bang Toyib ini nggak pulang-pulang sehingga menyebabkan ketidakharmonisan di keluarganya.

Hmm, memangnya Pak Ali kenal ya dengan Bang Toyib? Istrinya saja nggak tahu Bang Toyib lagi ada di mana dan sedang ngapain. Kok Pak Ali merasa tahu soal Bang Toyib? Wah, kalau gitu, seharusnya Pak Ali segera memberi tahu istri Bang Toyib dong.

By the way, siapa tahu Bang Toyib sedang bekerja buat memenuhi aturan-aturan yang ada di RUU Ketahanan Keluarga. Kan, RUU itu juga bilang kalau suami sebagai kepala keluarga wajib dong memenuhi kebutuhan rumah tangga dan memiliki tempat huni yang layak.

Ya, bagaimana pun juga, Bang Toyib ini kan tokoh fiktif. Masa iya tokoh yang tak nyata gini dijadikan inspirasi RUU Ketahanan Keluarga? (A43)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.