<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>

<channel>
	<title>N30 &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<atom:link href="https://www.pinterpolitik.com/author/anastasia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<description>Suara Politik Milineal Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Fri, 12 Apr 2019 05:28:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2026/06/favicon-pinpol-150x150.png</url>
	<title>N30 &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Suka dan Duka Silent Majority Ahok</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/in-depth/suka-dan-duka-silent-majority-ahok/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[N30]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 May 2017 03:05:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nalar Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Ahok]]></category>
		<category><![CDATA[intoleransi]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua DPP PDIP NTT]]></category>
		<category><![CDATA[PDIP]]></category>
		<category><![CDATA[silent majority]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=9973</guid>

					<description><![CDATA[ The majority?  finally someone is getting up to speak for the majority, &#8230;  And we are not going to be silent any longer &#8211;  Deborah Johns PinterPolitik.com [dropcap size=big]S[/dropcap]idang vonis dua tahun Ahok mendorong para pendukung Ahok untuk bertindak dan bangkit demi keutuhan bangsa, yaitu melalui aksi seribu lilin dan demonstrasi yang dilakukan di berbagai tempat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<h4><em> The majority?  finally someone is getting up to speak for the majority, &#8230; </em></h4>
<h4>And we are not going to be silent any longer</h4>
<h4>&#8211;  Deborah Johns</h4>
<hr />
</blockquote>
<p><strong><span style="color: #cedb00;">PinterPolitik.com</span></strong></p>
<p>[dropcap size=big]S[/dropcap]idang vonis dua tahun Ahok mendorong para pendukung Ahok untuk bertindak dan bangkit demi keutuhan bangsa, yaitu melalui aksi seribu lilin dan demonstrasi yang dilakukan di berbagai tempat di Indonesia, contohnya di Jakarta, Bandung, Surabaya, Tapanuli Utara, Danau Toba, bahkan sampai di luar negeri seperti Amerika Serikat, Belanda, Kanada, Australia, Inggris, Taiwan, serta di Eropa Timur seperti Finlandia dan Belgia. Mereka inilah yang disebut dengan <em>Silent Majority</em> atau Suara Mayoritas yang jarang berbicara, namun sebenarnya memiliki kekuatan untuk mengubah keadaan. Meskipun untuk mencapai perubahan keadaan tersebut, diperlukan perjuangan yang sangat besar. Silent Majority Ahok adalah salah satu contoh perjuangan ini. Diusir dan dibubarkan, serta mendapat perlawanan, inilah suka duka para <em>Silent Majority</em> Ahok.</p>
<p><strong><em>Silent Majority</em></strong><strong>, Mengakar dalam sejarah dan Penyokong Perubahan</strong></p>
<p><em>Silent Majority</em><strong>, </strong>sebuah kata benda yang memiliki makna yang berhubungan dengan kelompok besar masyarakat atau demografi politik, yang mempunyai pandangan sosial dan politik yang tidak  atau belum dikeluarkan, namun memiliki kemampuan untuk dapat mengubah suara atau <em>social behaviour</em> atau sikap sosial. Dari penjelasan ini, tampak bahwa <em>silent majority</em> sebagai upaya untuk mendorong masyarakat melakukan sesuatu demi perubahan.</p>
<p>Di dalam sejarah perpolitikan Amerika Serikat sendiri misalnya, <em>silent majority</em> digunakan untuk menggalang suara, contohnya pada penggalangan suara bagi Presiden Nixon untuk meloloskan perang atas nama ‘kedamaian’ di Vietnam tahun 1969 dan  pada pemilu Presiden Amerika Serikat 2016 yang memenangkan Donald Trump, yang dikenal juga sebagai pilihan kaum populis. Di dalam kasus Trump ini, <em>silent majority</em> yang dimaksud warga Amerika Serikat kelas menengah yang terlupakan selama masa pemerintahan Mantan Presiden Obama, yaitu orang-orang yang secara ekonomi tidak berkecukupan dan membutuhkan lapangan pekerjaan. Orang-orang inilah yang berhasil diambil hatinya oleh Trump dengan janji bahwa mereka akan diberikan akses pada lapangan pekerjaan.</p>
<p>Rupanya tidak hanya di Amerika Serikat, peran <em>silent majority</em> juga berlaku di Indonesia.  Mengutip pernyataan Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Rikwanto, mereka berperan terutama untuk kepedulian terhadap kondisi bangsa ini, yaitu untuk meluruskannya, mengembalikannya ke arah kebhinekaan, keberagaman, saling menghormati dan menghargai perbedaan, serta bersama sama menciptakan kedamaian.</p>
<p>Berbagai alasan inilah yang secara sadar maupun tidak sadar mendorong para <em>silent majority</em> bergerak melawan ketidakadilan, terutama berkaitan erat dengan menjunjung keberagaman dan melawan intoleransi itu sendiri, terutama untuk mereka yang mendukung Ahok.</p>
<p><strong><em>Silent Majority</em></strong><strong> Indonesia</strong></p>
<p>Ahok divonis dipenjara dua tahun<em>, silent majority </em>Indonesia bangkit bergerak untuk melawan tirani, terutama melihat ketidakadilan atas vonis hukuman dua tahun Ahok. Dari segala penjuru Indonesia, media menulis dan mendokumentasikan gerakan 1000 lilin ini. Contohnya di Sorong, Papua Barat, aksi solidaritas untuk Ahok digelar di lapangan hoki sekitar pukul 19.00 hingga 22.00 WIT. Tak hanya menyalakan lilin, sebagian peserta aksi membentangkan spanduk bertuliskan tuntutan kepada pengadilan untuk membebaskan Ahok dari hukuman penjara pada kasus penodaan agama.</p>
<p>&#8220;Aksi ini bertujuan mengingatkan pemerintah dan seluruh masyarakat bahwa penegakan hukum harus adil dan tidak memecah persatuan dan kesatuan,&#8221; kata panitia aksi, Demy, seperti dilansir Antara.</p>
<p>Aksi aksi solidaritas serupa berlangsung di Lapangan Merdeka, Medan, Sumatra Utara. Ribuan peserta aksi menyanyikan beberapa lagu nasional, antara lain Garuda Pancasila, Gugur Bunga, Halo-halo Bandung, dan Padamu Negeri.</p>
<p>Anggota DPRD Sumut dari Fraksi PDIP Brilian Moktar mengatakan, aksi itu berawal dari ajakan yang beredar di media sosial. &#8220;Rata-rata, yang menyampaikan dukungan itu kalangan muda,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Di Tugu Soekarno, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, ribuan orang berkumpul dalam acara bertajuk refleksi kebangsaan. Koordinator aksi, Rano Rahma, menyebut kegiatan itu merupakan bentuk keprihatinan mereka atas kondisi sosial bangsa saat ini.</p>
<p>&#8220;Ini adalah malam keprihatinan kami atas kondisi bangsa yang mulai terkoyak-koyak,&#8221; tuturnya. Meski secara eksplisit aksi itu tak digelar untuk Ahok, beberapa peserta terlihat membawa atribut yang bertuliskan tuntutan pembebasan Ahok.</p>
<p>&#8220;Saya mengikuti aksi ini dalam rangka memberikan dukungan moral terhadap Ahok. Selain itu agar seluruh warga Indonesia tetap menjunjung tinggi kesatuan dan persatuan tanpa rasisme dan sentimen agama,&#8221; kata Destanto, peserta aksi.</p>
<p>Di kota Surabaya, aksi 1.000 lilin sebagai dukungan untuk Ahok dilakukan dengan yang massa yang berpakaian warna merah, sambil membawa lilin menyala, memenuhi ruas jalan di sekitar kompleks Tugu Pahlawan. Arus lalu lintas di Jalan Pahlawan depan kantor Gubernur Jawa Timur awalnya masih dapat bergerak. Namun, massa semakin lama semakin membeludak, sehingga membuat arus lalu lintas ditutup.</p>
<p>Sambil membawa lilin, massa menyanyikan lagu kebangsaan &#8216;Indonesia Raya&#8217; dan lagu wajib nasional, seperti &#8216;Bagimu Negeri&#8217;. Selain itu, massa meneriakkan yel-yel &#8216;Bebaskan Ahok sekarang juga&#8217;.</p>
<p>Aksi menyalakan lilin ini berlangsung sekitar 1,5 jam. Meski aksi menyalakan lilin bersama dan bernyanyi usai, sebagian massa masih bertahan di lokasi.</p>
<figure id="attachment_9977" aria-describedby="caption-attachment-9977" style="width: 1024px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="wp-image-9977 size-large" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/Silent-Majority-Ahok-2-1024x768.jpg" alt="Aksi Turun Ke Jalan Silent Majority Ahok di Surabaya (Sumber : Google) " width="1024" height="768" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/Silent-Majority-Ahok-2-1024x768.jpg 1024w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/Silent-Majority-Ahok-2-80x60.jpg 80w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/Silent-Majority-Ahok-2-265x198.jpg 265w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/Silent-Majority-Ahok-2-696x522.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/Silent-Majority-Ahok-2-1068x801.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/Silent-Majority-Ahok-2-560x420.jpg 560w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/Silent-Majority-Ahok-2-300x225.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/Silent-Majority-Ahok-2-768x576.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/Silent-Majority-Ahok-2.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption id="caption-attachment-9977" class="wp-caption-text">Aksi Turun Ke Jalan Silent Majority Ahok di Surabaya (Sumber : Google)</figcaption></figure>
<p>Di luar negeri, <em>silent majority</em> Ahok ternyata juga tidak kalah bergerak cepat seperti di Indonesia. Di Australia contohnya, aksi  mendukung Ahok ini  digelar di beberapa kota, di antaranya, Sydney, Canberra, Perth, Melbourne, dan Adelaide. Di Ibu Kota Australia, Canberra, aksi dipusatkan di <em>Queen Elizabeth Terrace-Lake Burley Griffin&#8217;s Foreshore</em>. Aktivitas tersebut diberi nama &#8216;Aksi Solidaritas untuk Keadilan Indonesia&#8217; yang dilaksanakan pada 14 Mei 2017.</p>
<p>Sementara di Sydney, acara yang diberi nama <em>Justice for Ahok</em> diadakan pada hari Minggu, 14 Mei 2017 dengan titik kumpul <em>Sydney Opera House</em>. Kegiatan tersebut dimulai pukul 16.00 waktu setempat.</p>
<p>Menurut salah seorang peserta, Didy Setyawan, aksi tersebut dilatarbelakangi kepedulian atas kondisi di Tanah Air, terutama setelah Ahok divonis penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Utara.</p>
<p>Dalam pandangannya, vonis yang dijatuhkan hakim tidak adil. Hal itulah yang menjadi dasar penggerak aksi dukung Ahok di Sydney, Australia. &#8220;Kami merasa prihatin dengan kondisi hukum di Indonesia khususnya kasus pengadilan Pak Ahok yang menurut kami jauh dari prinsip keadilan,&#8221; ucap Didy</p>
<p>&#8220;Kami sendiri mengikuti sidang Pak Ahok yang sudah lebih dari 20-an kali. Itulah kenapa saya mengajak rekan-rekan yang lain untuk mengekspresikan kekecewaan dan kesedihan kami melalui aksi <em>Justice for Ahok</em>,&#8221; jelas Didy.</p>
<p>Di benua Eropa, terutama di Belanda, aksi mendukung Ahok diadakan di Damrak, Amsterdam, Sabtu, 13 Mei 2017. Selain Amsterdam, aksi juga dilaksanakan di Groningen, Den Haag, dan Utrecht. Di Groningen, aksi telah dilangsungkan pada 12 Mei 2017. Dua kota lainnya Den Haag dan Utrecht berlangsung pada tanggal yang sama, yaitu Minggu, 14 Mei 2017.</p>
<p>Berikut di bawah ini cuitan salah dari aksi mendukung Ahok tersebut di Sydney, Australia</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter wp-image-9976 size-full" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/Screen-Shot-2017-05-15-at-6.41.55-PM.png" alt="Screen Shot 2017-05-15 at 6.41.55 PM" width="589" height="436" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/Screen-Shot-2017-05-15-at-6.41.55-PM.png 589w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/Screen-Shot-2017-05-15-at-6.41.55-PM-80x60.png 80w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/Screen-Shot-2017-05-15-at-6.41.55-PM-485x360.png 485w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/Screen-Shot-2017-05-15-at-6.41.55-PM-567x420.png 567w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/Screen-Shot-2017-05-15-at-6.41.55-PM-300x222.png 300w" sizes="(max-width: 589px) 100vw, 589px" />Meskipun demikian, sayangnya tidak semua <em>silent majority</em> didukung oleh pemerintah seperti layaknya kota-kota di dalam dan luar negeri diatas. Banyak dari mereka yang mengalami berbagai suka dan duka dalam menjalankan gerakan 1.000 lilin ini. Mereka mengalami penolakan dan pengusiran oleh polisi terutama di kota Pangkal Pinang, Ambon, Kota Medan, Mako Brimob Jakarta, serta oleh FPI di Pantai Losari Makassar dan Kota Tebing Tinggi Sumatra Utara.</p>
<p><strong>Suka Duka <em>Silent Majority</em> di Pangkal Pinang </strong></p>
<p>Para Silent Majority di Pangkal Pinang mungkin tidak menghadapi penolakan dan pengusiran di dalam memperjuangkan suara mereka untuk Ahok, namun Satuan Intelkam Polres Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, memastikan acara seribu lilin untuk Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Alun-Alun Taman Merdeka, Kamis (11/5/2017) malam dibatalkan.</p>
<p>&#8220;Acara tersebut dipastikan akan dibatalkan karena menimbang beberapa hal, salah satunya menjaga kondisi yang kondusif yang sudah terjaga selama ini di Bangka Belitung,&#8221; ujar Kapolres Pangkalpinang, AKBP Heru Budi Prasetyo.</p>
<p>Adi mengatakan, pihaknya sudah melakukan pendekatan kepada koordinator acara agar menghentikan acara tersebut agar tidak menimbulkan gejolak.</p>
<p>&#8220;Kita semua di Bangka Belitung ini bersaudara, baik itu Melayu, Cina (Tionghoa) maupun suku lainnya. Jangan sampai menimbulkan gesekan SARA di Bangka Belitung yang sudah aman ini. Alhamdulillah pihak penyelenggara mendengarkan arahan kami dan menghentikan acara ini,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Dia mengatakan, pihaknya langsung melakukan reaksi cepat deteksi dini ketika melihat postingan acara seribu lilin untuk Ahok tersebut sudah heboh di media sosial. &#8220;Ketika mendengar adanya acara itu, kami langsung melakukan reaksi cepat deteksi dini. Kami langsung melakukan koordinasi kepada pihak yang merasa bertanggung jawab dan mereka mematuhi imbauan kami,&#8221; katanya.</p>
<p><strong>Suka Duka <em>Silent Majority</em> di Ambon</strong></p>
<p>Pergerakan Silent Majority di Kota Ambon dapat dapat dikatakan sebagai gerakan melawan otoritas karena mengingat bahwa gerakan seribu lilin di Ambon sudah dilarang oleh Polres Pulau Ambon, karena dikhawatirkan akan berdampak pada kondisi daerah. Namun kondisi itu tidak menyurutkan niat ribuan warga untuk datang ke Lapangan Merdeka.</p>
<p>“Saya juga dapat imbauan larangan dari kepolisian melalui WA katanya ada larangan aksi 1.000 lilin untuk Ahok di Ambon, tapi saya tetap datang saja, karena semua teman juga datang,” ujar Stevy salah seorang warga Batu Gantung.</p>
<p>Acara ini diadakan pada hari Sabtu (13/5/2017) malam dan dipusatkan di Lapangan Merdeka Ambon ini dihadiri ribuan warga dari berbagai penjuru di kota itu. Warga yang datang ke lokasi tersebut lalu menyalakan lilin sambil menuntut agar Ahok dibebaskan.</p>
<p>“Penegakkan hukum harus dilakukan secara adil, bebaskan Ahok sekarang juga,” kata salah seorang pria yang memegang alat pengeras disambut yel-yel ribuan warga lainnya.</p>
<p>Dalam aksi itu ribuan warga yang memadati kawasan tersebut juga ikut menyanyikan sejumlah lagu kebangsaan seperti lagu Indonesia Raya, Sorak-Sorak Bergembira, dan sejumlah lagu kebangsaan lainnya.</p>
<p>Aksi 1.000 lilin untuk Ahok di Kota Ambon ini tidak dikoordinasi oleh organisasi atau komunitas manapun. Warga mendatangi aksi 1.000 lilin untuk Ahok di lapangan merdeka setelah mereka mendapat pesan berantai berupa undangan melalui media sosial.</p>
<p>Martin mengaku dia sengaja datang ke Lapangan Merdeka untuk mengikuti aksi tersebut karena merasa terpanggil. Baginya Ahok telah diperlakukan secara tidak adil.</p>
<p>”Ini panggilan jiwa, kami melihat ada kejanggalan dalam vonis terhadap pak Ahok, jadi kami datang kesini sebagai bentuk rasa simpati terhadap Ahok,” ujarnya.</p>
<p><strong>Suka Duka <em>Silent Majority</em> di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok</strong></p>
<figure id="attachment_9978" aria-describedby="caption-attachment-9978" style="width: 1024px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" class="wp-image-9978 size-large" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/antarafoto-lilin-untuk-ahok-di-mako-brimob-100517-ysw-2-1-1024x683.jpg" alt="Sejumlah simpatisan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menyalakan lilin di depan gerbang Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Rabu (10/5). (sumber: ANTARAFOTO)" width="1024" height="683" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/antarafoto-lilin-untuk-ahok-di-mako-brimob-100517-ysw-2-1-1024x683.jpg 1024w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/antarafoto-lilin-untuk-ahok-di-mako-brimob-100517-ysw-2-1-696x464.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/antarafoto-lilin-untuk-ahok-di-mako-brimob-100517-ysw-2-1-1068x712.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/antarafoto-lilin-untuk-ahok-di-mako-brimob-100517-ysw-2-1-630x420.jpg 630w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/antarafoto-lilin-untuk-ahok-di-mako-brimob-100517-ysw-2-1-1920x1280.jpg 1920w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/antarafoto-lilin-untuk-ahok-di-mako-brimob-100517-ysw-2-1-300x200.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/antarafoto-lilin-untuk-ahok-di-mako-brimob-100517-ysw-2-1-768x512.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/antarafoto-lilin-untuk-ahok-di-mako-brimob-100517-ysw-2-1-360x240.jpg 360w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption id="caption-attachment-9978" class="wp-caption-text">Sejumlah simpatisan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menyalakan lilin di depan gerbang Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Rabu (10/5). (sumber: ANTARAFOTO)</figcaption></figure>
<p>Para <em>Silent Majority</em>  yang berkumpul membawa lilin di Mako Brimob atau lebih tepatnya Ahokers terpaksa harus menelan pil pahit karena diminta secara halus oleh Ahok sendiri untuk membubarkan diri dari Mako Brimob untuk menjaga ketenangan serta agar ruang tahanannya tidak dipindahkan lagi ke tempat lain, terutama ke luar kota.</p>
<p>Melalui <em>handy talky</em> (HT), Ahok menyatakan kepada para pendukungnya hari Kamis (11/05/2017), untuk pergi dari sana dengan alasan bahwa mereka berada di wilayah Depok dan apabila mereka tetap ribut, maka Ahok kemungkinan akan dipindahkan lagi.</p>
<p>Sebelum di Mako Brimob, Ahok ditahan di Rumah Tahanan Cipinang. Dia dipindahkan dengan alasan banyak warga yang memadati Rutan Cipinang, sehingga menimbulkan kemacetan di wilayah sekitar.</p>
<p>Ahok juga meminta para pendukungnya untuk bubar demi menjaga ketenangan masyarakat sekitar.</p>
<p>&#8220;Ini kan markas Brimob, Markas Brimob butuh ketenangan. Warga tinggal di sini. Ini kan juga wilayah Depok, supaya wilayah ini aman saya mohon kalau bisa ini dibubarkan,&#8221; kata Ahok.</p>
<p><strong>Suka Duka <em>Silent Majority</em> di Pantai Losari, Makassar</strong></p>
<p>Para <em>Silent Majority</em> di Pantai Losari, Makassar mengalami duka dan derita karena dukungan mereka pada Ahok dibubarkan paksa oleh puluhan orang beratribut FPI di Anjungan Pantai Losari Makassar, ratusan peserta aksi 1.000 lilin untuk Ahok akhirnya pindah di halaman RS Stellamaris, Sabtu (13/5/2017) malam.</p>
<p>Mereka menggelar aksi 1.000 lilin untuk Ahok atas vonis hukuman 2 tahun penjara.</p>
<p>Dari Anjungan Pantai Losari, ratusan orang masuk ke halaman RS Stellamaris. Sementara kelompok yang menolak aksi tersebut berupaya menerobos puluhan Brimob bertameng dan pentungan yang berjaga di depan pintu pagar.</p>
<p>Sambil membakar lilin, peserta aksi 1000 lilin menyanyikan lagu-lagu kebangsaan Indonesia Raya.</p>
<p>Adapun kelompok penolak terus berupaya menerobos petugas keamanan sambil teriak-teriak &#8220;Ini Makassar, Bukan Jakarta,&#8221; teriak mereka.</p>
<p>Sesekali lemparan terlihat dari luar halaman RS Stellamaris ke arah massa aksi 1.000 lilin.</p>
<p>Namun lemparan-lemparan dari luar Jl. Penghibur ke halaman RS Stellamaris tidak dihiraukan.</p>
<p><strong>Suka Duka <em>Silent Majority</em> di Kota Tebing Tinggi Sumatra Utara</strong></p>
<p>Perlakuan yang sama juga terjadi pada <em>silent majority</em> di Kota Tebing Tinggi, Sumatra Utara. Mereka menghadapi penolakan yang bahkan lebih kejam dibandingkan mereka di Pantai Losari, Makassar dalam usaha mereka untuk memperjuangkan vonis bebas untuk Ahok.</p>
<p>Penolakan ini terjadi ketika ratusan warga dari berbagai kalangan yang menyatakan dirinya sebagai pendukung Ahok, menggelar aksi solidaritas  1000 lilin di Lapangan Sri Mersing Kota Tebing Tinggi, Sabtu (13/5/2017).</p>
<p>Warga mulai memadati lapangan lapangan itu sejak pukul 19.45 Wib dengan menyalakan lilin sebagai bentuk simpati dan dukungan terhadap Ahok sekaligus berdaulat untuk menjaga keutuhan bangsa dan NKRI.</p>
<p>Selain berteriak ‘bebaskan Ahok’, warga juga menyanyikan lagu-lagu kebangsaan seperti lagu Indonesia Raya, Garuda Pancasila, Maju tak Gentar dan lagu Rayuan Pulau Kelapa. Bersamaan, anggota Organisasi Masyarakat (Ormas) dari Front Pembela Islam (FPI) Kota Tebing Tinggi berjumlah kurang lebih sekitar 30 orang juga turut berorasi di Tugu 13 Desember, tak jauh dari lapangan Sri Mersing.</p>
<p>Dalam orasinya, massa FPI merasa kecolongan dan menolak diadakannya aksi solidaritas para pendukung Ahok tersebut serta meminta kepada Polres Tebing Tinggi untuk membubarkan massa lantaran aksinya tak memiliki ijin.</p>
<p>Selain menyatakan siap mati sahid untuk mempertahankan NKRI, massa FPI Tebing Tinggi juga menyatakan tak akan membubarkan diri jika pihak kepolisian tidak membubarkan aksi solidaritas tersebut.</p>
<p>Usai menyampaikan orasinya, massa FPI Tebing Tinggi kemudian mendatangi kerumunan warga dan berusaha untuk membubarkan aksi. “Aksi ini tak punya ijin, tolong semuanya bubar atau kami bubarkan paksa,” teriak Muslim Istiqomah, pimpinan FPI Kota Tebing Tinggi.</p>
<p>Guna mencegah bentrok, puluhan personel kepolisian berusaha melakukan tindakan persuasif dengan meminta peserta aksi membubarkan diri dan meninggalkan lokasi. Sadar aksinya ilegal, pukul 20.00 Wib, massa pendukung Ahok kemudian bersedia membubarkan diri setelah beberapa personil dari Polres Tebing Tinggi memberi penjelasan kepada warga.</p>
<p>Usai mendengarkan penjelasan dari Personil Sat Intelkam Polres Tebing Tinggi kepada massa FPI Tebing Tinggi bahwa kegiatan tidak akan dilanjutkan, pukul 22.30 Wib, massa FPI pun kemudian membubarkan diri dari Tugu 13 Desember dan menuju Masjid Raya Tebing Tinggi.</p>
<p><strong>Suka Duka <em>Silent Majority</em> di Kota Medan</strong></p>
<p>Meskipun menghadapi penolakan untuk melakukan gerakan 1.000 lilin di Medan, terutama mengenai masalah perizinan, setidaknya <em>silent majority</em> di Kota Medan tidak mengalami  kekerasan dan penolakan keras seperti layaknya di Sumatera Utara dan Makassar. Polisi membubarkan aksi seribu lilin sebagai dukungan untuk Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok di Lapangan Merdeka, Kota Medan.</p>
<p>Pembubaran aksi simpatik untuk Ahok tersebut di seputaran Lapangan Merdeka, Jalan Balai Kota, Medan diketahui tidak memiliki izin.&#8221;Sesuai undang-undang yang berlaku bagi siapa saja yang ingin menyampaikan aspirasi harusnya memberikan pemberitahuan tiga hari sebelum aksi,&#8221; ungkap Wakil Kapolsekta Medan Barat, AKP Martualesi Sitepu, lewat pelantang suara, Kamis (11/5/2017) sore.</p>
<p>Mendengar penuturan Martualesi, massa yang mengenakan pakaian serba hitam marah. Mereka menyoraki Martualesi yang berdiri di tengah kerumunan massa.</p>
<p>&#8220;Kami imbau sekali lagi, kepada saudara-saudara sekalian untuk bubar. Mohon jangan menutup akses masuk (ke Lapangan Merdeka),&#8221; ungkap dia. Meski dibubarkan jumlah massa semakin bertambah. Menurut informasi massa yang hadir datang dari berbagai kota seperti Binjai, Tebingtinggi dan Deliserdang.</p>
<p>Menurut kalian, dapatkah <em>silent majority </em>Indonesia mengubah keputusan vonis Ahok menjadi bebas?</p>
<p>(Berbagai Sumber/N30)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/2017-05-15-HEADER-silent-majority-ahok-1024x676.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Amarah Pendukung Ahok</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/belajar-politik/amarah-pendukung-ahok/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[N30]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 May 2017 04:47:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Belajar Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Nalar Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Ahokers]]></category>
		<category><![CDATA[Vonis Ahok]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=9800</guid>

					<description><![CDATA[Tubuh ini boleh dipenjara, tetapi tidak dengan pemikiran  dan kreatifitasku -Basuki Tjahaja Purnama PinterPolitik.com [dropcap size=big]S[/dropcap]idang mantan Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengenai penistaan agama sudah mencapai akhir nya kemarin (9/5/2017), dengan vonis hukuman dua tahun untuk mantan orang nomor satu Jakarta ini. Banyak reaksi bermunculan dari keputusan ini baik di media sosial [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<p style="text-align: left;">Tubuh ini boleh dipenjara, tetapi tidak dengan pemikiran  dan kreatifitasku</p>
<p style="text-align: right;">-Basuki Tjahaja Purnama</p>
<hr />
</blockquote>
<p style="text-align: left;"><strong><span style="color: #cedb00;">PinterPolitik.com</span></strong></p>
<p>[dropcap size=big]S[/dropcap]idang mantan Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengenai penistaan agama sudah mencapai akhir nya kemarin (9/5/2017), dengan vonis hukuman dua tahun untuk mantan orang nomor satu Jakarta ini. Banyak reaksi bermunculan dari keputusan ini baik di media sosial maupun melalui media massa, elektronik maupun cetak. Reaksi tersebut ada bersyukur, terutama  untuk kelompok Kontra-Ahok yang melihat sisi keadilan dari putusan ini. Sementara banyak yang menolak dan memutuskan untuk protes melawan ketidakadilan putusan hakim ini. Mulai dari lilin, sampai pada gerakan protes secara kreatif melalui paduan suara di Balai Kota, inilah bentuk-bentuk amarah <strong>Ahokers</strong> pada keputusan vonis Ahok ini.</p>
<p><strong><em>Candlelight Vigil</em></strong></p>
<p>Tanggal 9 Mei 2017 malam, <strong>Ahokers</strong> yang marah melakukan protes dengan berkumpul di depan Penjara Cipinang, tempat Ahok dibawa setelah vonis pengadilan dijatuhkan. Mereka melakukan protes karena kesewenang-wenangan hakim terhadap vonis Ahok yang dianggap tidak tepat. Lilin pun menjadi sarana untuk mereka menyampaikan amarah mereka, bukan dengan kekerasan. Berikut di bawah ini adalah salah satu cuitannya</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-9803 size-full" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/Screen-Shot-2017-05-10-at-5.49.43-PM.png" alt="Screen Shot 2017-05-10 at 5.49.43 PM" width="586" height="408" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/Screen-Shot-2017-05-10-at-5.49.43-PM.png 586w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/Screen-Shot-2017-05-10-at-5.49.43-PM-100x70.png 100w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/Screen-Shot-2017-05-10-at-5.49.43-PM-300x209.png 300w" sizes="auto, (max-width: 586px) 100vw, 586px" /></p>
<p><strong>Protes terhadap Vonis Ahok dengan Menyanyi</strong></p>
<p>Addie MS, komposer dan dirigen kenamaan Indonesia, yang memutuskan untuk ‘menghibur diri’ secara kreatif melalui musik dan paduan suara. Untuk Addie MS, acara paduan suara Balai Kota ini bukan semata-mata untuk Ahok, tetapi sebagai bentuk protesnya yang konstruktif. CNN  Indonesia mengutip pendapatnya, “saya ingin nyanyi-nyanyi daripada teriak-teriak di jalan.”</p>
<p>Acara paduan  suara ini adalah kelanjutan dari pesan berantai di jejaring sosial <em>WhatsApp</em> yang menyatakan ajakan dari Addie MS untuk berkumpul di Balai Kota pada Rabu (10/5/2017) pukul enam pagi. Pesan yang beredar pasca penetapan vonis dua tahun untuk Ahok itu mencantumkan pertemuan tersebut akan menyanyikan beberapa lagu, yaitu Indonesia Pusaka, Rayuan Pulau Kelapa, Garuda Pancasila, dan Maju Tak Gentar,</p>
<p>&#8220;Dengan lagu perjuangan ini, mudah-mudahan bisa menyadarkan kita semua. Bisa jadi ini skenario dari luar untuk membuat Indonesia pecah. Jadi ini cara spontan saya, karena saya cuma bisa ngamen,&#8221; ujar Addie.</p>
<p>Tentang lagu-lagu yang diusulkan oleh Addie MS, ia menyatakan bahwa ketiga lagu tersebut digunakan untuk mengingatkan kembali masyarakat akan Indonesia yang beraneka ragam.</p>
<p>Rayuan Pulau Kelapa, menurut Addie, menggambarkan kekayaan sumber daya alam yang berlimpah dan mesti dijaga lewat persatuan. Sedangkan Garuda Pancasila dipilih agar semangat Pancasila tetap tertanam dalam masyarakat Indonesia. &#8220;Supaya masyarakat lebih cinta bangsa yang amat beragam ini. Indonesia tidak sama dengan negara lain yang seragam. Indonesia punya banyak suku dan agama,&#8221; tutur Addie. &#8220;Mari menerima perbedaan sebagai anugerah, buang ambisi kotor dan jangan merusak apalagi agama dimainkan untuk Pilkada sampai orang berhenti berpolitik.&#8221;</p>
<p>Untuk itulah, banyak orang menyuarakan rasa terima kasih mereka kepada Addie MS, terutama karena telah bersusah  payah untuk menyatukan mereka yang hampir terpecah-pecah, bahkan apatis karena vonis Ahok ini. Berikut di bawah ini adalah cuitannya.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-9808 size-full" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/Screen-Shot-2017-05-10-at-2.49.08-PM.png" alt="Screen Shot 2017-05-10 at 2.49.08 PM" width="590" height="584" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/Screen-Shot-2017-05-10-at-2.49.08-PM.png 590w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/Screen-Shot-2017-05-10-at-2.49.08-PM-424x420.png 424w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/Screen-Shot-2017-05-10-at-2.49.08-PM-135x135.png 135w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/Screen-Shot-2017-05-10-at-2.49.08-PM-300x297.png 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/Screen-Shot-2017-05-10-at-2.49.08-PM-125x125.png 125w" sizes="auto, (max-width: 590px) 100vw, 590px" /></p>
<p><iframe loading="lazy" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/34_RW1wtJp0?feature=oembed" frameborder="0" allow="autoplay; encrypted-media" allowfullscreen></iframe></p>
<p>Rasa terima kasih juga disampaikan oleh Djarot kepada Addie MS. Ia menyatakan bahwa acara ini menggugah kembali rasa nasionalismenya. Seperti sebagian besar warga yang hadir, Djarot tidak bisa menahan lelehan airmata ketika menyanyikan lagu Indonesia Raya, Rayuan Pulau Kelapa, dan Mars Pancasila.</p>
<p>Ia mengaku aksi tersebut membuatnya semakin mencintai Indonesia. &#8220;Mudah-mudahan rasa nasionalisme yang teman-teman gaungkan itu bisa menjadi hal yang memperkuat, mempertebal nasionalisme bagi warga Jakarta dan rakyat Indonesia,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Gerakan ini rupanya juga menghibur hati para <strong>Ahokers</strong> yang sedih dan kehilangan semangat. Mereka kembali mempunyai semangat dan terus memberikan dukungan mereka pada Ahok. Hal ini terlihat pada cuitan berikut.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-9811 size-full" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/Screen-Shot-2017-05-10-at-2.05.02-PM.png" alt="Screen Shot 2017-05-10 at 2.05.02 PM" width="590" height="403" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/Screen-Shot-2017-05-10-at-2.05.02-PM.png 590w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/Screen-Shot-2017-05-10-at-2.05.02-PM-218x150.png 218w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/Screen-Shot-2017-05-10-at-2.05.02-PM-300x205.png 300w" sizes="auto, (max-width: 590px) 100vw, 590px" /><strong>Ahokers Mendukung Gubernur Djarot</strong></p>
<p>Gerakan  menyanyi ini juga digunakan para <strong>Ahokers</strong> Untuk mendukung Gubernur Plt Djarot Saiful Hidayat, terutama semangat dan dukungan untuk Djarot agar ia tetap kuat, teguh, dan bersemangat dalam menjalani tugasnya. Di dalam kesempatan ini, ia berpidato di depan para <strong>Ahokers</strong> untuk menyampaikan pesan Ahok kepada para pendukungnya.</p>
<p>&#8220;Oleh karena itu tadi malam saya bertemu Pak Ahok, saya berdiskusi dengan Pak Ahok dan beliau berpesan pada saya, yang harus saya sampaikan pada kalian bahwa kita menghormati, kita menghargai apa pun yang jadi keputusan majelis hakim,&#8221; jelas Djarot. &#8220;Tapi perjuangan belum selesai. Biar majelis hakim yang mempertanggungjawabkan itu, bukan hanya pada umat manusia, tapi saya yakin juga akan pertanggungjawabkan pada Tuhan YME,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Melalui aksi simpatik ini, Djarot mengimbau kepada warga untuk menjaga ketertiban. Tidak lupa, Djarot mengajak warga berdoa untuk kesehatan Ahok yang ditahan. &#8220;Marilah dukungan ini kita sampaikan secara baik dan simpati. Jaga keamanan dan ketertiban dan tetap berdoa pada Tuhan YME supaya Pak Ahok dan keluarga diberi ketabahan dan kesehatan,&#8221; tutupnya.</p>
<p>Djarot yang menangis saat menyampaikan pidato pun semakin menjadi dorongan bagi para <strong>Ahokers</strong> untuk tetap bersemangat dan mendukung Djarot dengan sepenuh hati. Berikut di bawah ini adalah cuitannya</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-9810 size-full" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/Screen-Shot-2017-05-10-at-2.31.43-PM.png" alt="Screen Shot 2017-05-10 at 2.31.43 PM" width="593" height="596" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/Screen-Shot-2017-05-10-at-2.31.43-PM.png 593w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/Screen-Shot-2017-05-10-at-2.31.43-PM-418x420.png 418w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/Screen-Shot-2017-05-10-at-2.31.43-PM-135x135.png 135w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/Screen-Shot-2017-05-10-at-2.31.43-PM-150x150.png 150w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/Screen-Shot-2017-05-10-at-2.31.43-PM-298x300.png 298w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/Screen-Shot-2017-05-10-at-2.31.43-PM-125x125.png 125w" sizes="auto, (max-width: 593px) 100vw, 593px" /></p>
<p><strong>Netizen Melihat Vonis 2 Tahun Ahok</strong></p>
<ul>
<li><strong>Mereka yang Kontra-Ahok</strong></li>
</ul>
<p>Banyak orang yang tampaknya tidak menyukai gerakan persatuan yang ditampilkan oleh para <strong>Ahokers</strong>. Tidak semua orang juga menyukai gerakan paduan suara di Balai Kota ini. Hal ini membawa kita pada fakta bahwa menuju persatuan yang hakiki itu sulit.  Masih banyak perbedaan pendapat terjadi antara <strong>Ahokers</strong> dan Kontra-Ahok.  Contohnya, banyak orang yang membenci Ahok melihat bahwa tangisan Djarot saat pidato sebagai pencitraan Djarot semata. Berikut dibawah ini adalah cuitannya.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-9812 size-full" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/Screen-Shot-2017-05-10-at-3.05.35-PM.png" alt="Screen Shot 2017-05-10 at 3.05.35 PM" width="588" height="267" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/Screen-Shot-2017-05-10-at-3.05.35-PM.png 588w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/Screen-Shot-2017-05-10-at-3.05.35-PM-300x136.png 300w" sizes="auto, (max-width: 588px) 100vw, 588px" />Ada  juga yang melihat bahwa acara paduan suara ini sebagai sandiwara belaka dari kelompok <strong>Ahokers</strong> untuk memperjuangkan keadilan bagi vonis pengadilan Ahok. Berikut di bawah ini adalah cuitannya.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-9813 size-full" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/Screen-Shot-2017-05-10-at-3.04.43-PM.png" alt="Screen Shot 2017-05-10 at 3.04.43 PM" width="590" height="132" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/Screen-Shot-2017-05-10-at-3.04.43-PM.png 590w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/Screen-Shot-2017-05-10-at-3.04.43-PM-300x67.png 300w" sizes="auto, (max-width: 590px) 100vw, 590px" />Kebencian para Anti <strong>Ahokers</strong> ini rupanya beralasan. Berdasarkan cuitan diatas, rupanya banyak yang merasa sebal dengan sikap para <strong>Ahokers</strong> yang dianggapnya radikal dan vandalisme ketika berdemonstrasi di depan Penjara Cipinang 9 Mei kemarin. Berikut di bawah ini adalah cuitannya.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-9801 size-full" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/Screen-Shot-2017-05-10-at-3.22.25-PM.png" alt="Screen Shot 2017-05-10 at 3.22.25 PM" width="592" height="436" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/Screen-Shot-2017-05-10-at-3.22.25-PM.png 592w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/Screen-Shot-2017-05-10-at-3.22.25-PM-80x60.png 80w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/Screen-Shot-2017-05-10-at-3.22.25-PM-570x420.png 570w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/Screen-Shot-2017-05-10-at-3.22.25-PM-300x221.png 300w" sizes="auto, (max-width: 592px) 100vw, 592px" />Protes masyarakat  atas banding Ahok</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-9804 size-full" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/Screen-Shot-2017-05-10-at-6.15.21-PM.png" alt="Screen Shot 2017-05-10 at 6.15.21 PM" width="590" height="137" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/Screen-Shot-2017-05-10-at-6.15.21-PM.png 590w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/Screen-Shot-2017-05-10-at-6.15.21-PM-300x70.png 300w" sizes="auto, (max-width: 590px) 100vw, 590px" /></p>
<ul>
<li><strong>Teman Ahok dan Masyarakat yang Menangis </strong></li>
</ul>
<p>Banyak Teman Ahok dan masyarakat yang menangis karena mereka sayang pada Ahok dan merasa iba padanya.</p>
<p>Layar Hitam di Twitter sebagai tanda berduka cita untuk Ahok</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-9807 size-full" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/Screen-Shot-2017-05-10-at-6.06.56-PM.png" alt="Screen Shot 2017-05-10 at 6.06.56 PM" width="589" height="461" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/Screen-Shot-2017-05-10-at-6.06.56-PM.png 589w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/Screen-Shot-2017-05-10-at-6.06.56-PM-537x420.png 537w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/Screen-Shot-2017-05-10-at-6.06.56-PM-300x235.png 300w" sizes="auto, (max-width: 589px) 100vw, 589px" /></p>
<p>Cuitan kekecewaan atas vonis  Ahok dari masyarakat Pendukung Ahok</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-9806 size-full" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/Screen-Shot-2017-05-10-at-6.09.59-PM.png" alt="Screen Shot 2017-05-10 at 6.09.59 PM" width="593" height="113" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/Screen-Shot-2017-05-10-at-6.09.59-PM.png 593w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/Screen-Shot-2017-05-10-at-6.09.59-PM-300x57.png 300w" sizes="auto, (max-width: 593px) 100vw, 593px" />Warga Pro-Ahok yang Menangis atas vonis yang dijatuhkan kepada Ahok</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-9805 size-full" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/Screen-Shot-2017-05-10-at-6.14.02-PM.png" alt="Amarah Pendukung Ahok" width="589" height="502" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/Screen-Shot-2017-05-10-at-6.14.02-PM.png 589w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/Screen-Shot-2017-05-10-at-6.14.02-PM-493x420.png 493w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/Screen-Shot-2017-05-10-at-6.14.02-PM-300x256.png 300w" sizes="auto, (max-width: 589px) 100vw, 589px" /></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/ahok_Fun-1024x676.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Retribusi Makam Gratis demi Keadilan</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/in-depth/retribusi-makam-gratis-demi-keadilan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[N30]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 May 2017 12:34:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nalar Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Ahok]]></category>
		<category><![CDATA[Djarot Saiful Hidayat]]></category>
		<category><![CDATA[DKI Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Kerusuhan Mei 1998]]></category>
		<category><![CDATA[Pemakaman gratis]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah Provinsi]]></category>
		<category><![CDATA[retribusi makam gratis]]></category>
		<category><![CDATA[Tragedi Mei 1998]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=9740</guid>

					<description><![CDATA[Life after loss Especially in times of loss, the strength and resiliency of human spirit allows us to open our hearts and souls to heal together. With renewed appreciation of the fragile gift of life, we discover beauty in love, comfort, and healing. Most importantly, we are reminded of what really matters in life and [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<p style="text-align: center;"><em><strong>Life after loss </strong></em></p>
<p><em><strong>Especially in times of loss, the strength and resiliency of human spirit allows us to open our hearts and souls to heal together. </strong><strong>With renewed appreciation of the fragile gift of life, we discover beauty in love, comfort, and healing. </strong><strong>Most importantly, we are reminded of what really matters in life and will never leave us – our Faith, hope and our love that never ends.</strong></em></p>
<hr />
</blockquote>
<p><strong><span style="color: #cedb00;">PinterPolitik.com</span></strong></p>
<p>[dropcap size=big]S[/dropcap]eorang ibu, korban dari tragedi Mei 1998 bertanya kepada Gubernur Djarot pada acara Komnas Perempuan Peringatan Tragedi Mei 1998 di TPU Pondok Ranggon, apakah ketika gubernur diganti, maka biaya retribusi makam gratis untuk para korban yang meninggal terbakar saat tragedi Mei 1998 juga akan hilang? Selama ini, sejak diresmikan Ahok, Makam Massal Korban Mei 98 di Pondok Ranggon telah dibayarkan oleh Pemprov DKI. Namun, dengan bergantinya Gubernur, timbullah tanda tanya tentang hal ini.</p>
<p>Ibu ini sempat mengutarakan kegelisahannya dengan bergantinya Gubernur yang belum tentu simpatis dengan korban Mei 1998. Menanggapi hal itu, Djarot mengatakan bahwa ia juga menantang Anies Baswedan dan Sandiaga Uno untuk menggratiskan biaya makam korban Mei 1998.</p>
<p><strong>Biaya Pungli Pemakaman di Jakarta</strong></p>
<p>Kekhawatiran ibu korban ini ternyata benar. Ternyata mau dimakamkan di Jakarta mahal. Anda harus mengeluarkan uang yang jumlahnya tidak sedikit, biasanya jutaan rupiah. Ini adalah cerita lama mengenai kriteria pemakaman di Jakarta, yang belum terselesaikan bahkan di dalam pemerintahan Gubernur Jakarta Ahok. Contohnya di Menteng Pulo yang mengharuskan keluarga membayar sebesar 150 ribu per bulan agar makam keluarga mereka tidak hilang. Bahkan, biaya pemakaman pun dapat mencapai 3,5 juta rupiah per makam.</p>
<p>Padahal, bahwa biaya pemakaman tahun 2016 di Jakarta dinyatakan gratis, sementara kewajiban membayar retribusi paling mahal hanya 100.000 rupiah. Untuk itulah, data tahun 2016 sampai 2017 menunjukkan bahwa setidaknya terdapat penggelapan dana sebesar 150 juta rupiah dari praktek pungli ini.</p>
<p>Fakta diatas berlaku untuk semua orang yang dimakamkan di TPU-TPU Jakarta. Sementara, karena begitu banyak korban yang tidak diketahui identitasnya, dan bagi kuburan masal ini, tidak terduga jumlah yang harus dikeluarkan perkumpulan keluarga korban Mei 1998. Faktanya, pungli dan biaya-biaya lainnya masih dikenakan bahkan kepada korban-korban HAM kerusuhan 1998 di Jakarta, yang tubuhnya tidak dimakamkan di TPU Pondok Ranggon, tetapi di TPU Pondok Kopi, dan TPU Penggilingan.</p>
<p>TPU Pondok Ranggon adalah tempat dimana jasad korban yang kebanyakan dari kalangan yang kurang mampu dikuburkan. Secara spesifik, mereka kebanyakan korban dari pembakaran Mal Citra Klender Jakarta Timur (dahulu Yogya Plaza) tanggal 14 Mei 1998, oleh oknum dan banyak korban yang mati terkurung di dalam mal tersebut. Ada 118 jasad yang ditemukan hangus terbakar dan tidak dapat dikenali. Mereka dikuburkan secara masal dalam satu kompleks pemakaman tanpa nama di TPU Pondok Ranggon.</p>
<p>Oleh karena itu, biaya kompleks pemakaman ini digratiskan pada masa Ahok-Djarot, melihat para korban yang dimakamkan digolongkan sebagai korban HAM.</p>
<p><strong>TPU Pondok Ranggon sebagai Simbol Perjuangan</strong></p>
<p>Pemakaman massal tragedi 1998 di TPU Pondok Ranggon dianggap sebagai simbol perjuangan terhadap pelanggaran kemanusiaan yang besar di Jakarta. Pada peristiwa ini, terjadi setidaknya empat kejadian penting yang dirangkum dibawah ini, yaitu:</p>
<ul>
<li>Demonstrasi dan penembakan empat mahasiswa Trisakti tanggal 12 Mei 1998</li>
<li>Munculnya provokator yang memancing massa dengan berbagai modus tindakan seperti membakar ban atau memancing perkelahian, merusak rambu-rambu lalu lintas. Kejadian ini menimbulkan korban jiwa yang diklaim karena kesalahan mereka sendiri, padahal tidak demikian kenyataannya. Faktanya provokator mendorong massa untuk mulai melakukan pengrusakan barang dan bangunan, disusul tindakan menjarah barang, dan di beberapa tempat diakhiri dengan membakar gedung atau barang-barang lain.</li>
<li>Banyaknya orang hilang yang masih belum ditemukan sampai saat ini.</li>
<li>Pemerkosaan pada perempuan beretnis Tionghoa yang sistematis dan terstruktur</li>
</ul>
<p><strong><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-9744 size-large" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/2017-05-09-INFOGRAFIS-tragedi-mei-98-774x1024.jpg" alt="Retribusi Makam Gratis" width="696" height="921" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/2017-05-09-INFOGRAFIS-tragedi-mei-98-774x1024.jpg 774w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/2017-05-09-INFOGRAFIS-tragedi-mei-98-696x921.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/2017-05-09-INFOGRAFIS-tragedi-mei-98-317x420.jpg 317w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/2017-05-09-INFOGRAFIS-tragedi-mei-98-227x300.jpg 227w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/2017-05-09-INFOGRAFIS-tragedi-mei-98-768x1016.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/2017-05-09-INFOGRAFIS-tragedi-mei-98.jpg 1000w" sizes="auto, (max-width: 696px) 100vw, 696px" /></strong>Keempat hal diatas dan infografisnya, menjadi usaha bagi pemerintah Jakarta untuk memberikan keadilan pada para korban ini, yaitu melalui penggratisan biaya makam, misalnya di Pemakaman Massal Tragedi 1998 Pondok Ranggon.</p>
<p>Saat ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah mendata seluruh keluarga korban tragedi Mei 1998. Gubernur PLT DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, menjelaskan hal ini berkaitan dengan rencana pembebasan perawatan dan retribusi selamanya bagi seluruh korban,yang akan diresmikan melalui SK Gubernur. Pendataan ini menurut Djarot akan selesai pada bulan ini. Pelayanan ini juga termasuk di dalamnya pemberdayaan ekonomi bagi beberapa keluarga korban.</p>
<p>Lebih lanjut, Djarot juga mengingatkan masyarakat yang datang dalam acara tersebut bahwa bangsa Indonesia memiliki hak dan kesempatan yang sama sebagai satu bangsa, tidak melihat darimana asalnya, apalagi etnisnya.</p>
<p>Selain itu, Djarot juga mengingatkan mengenai Pilkada DKI Jakarta yang belum menunjukkan Indonesia yang sepenuhnya menjadi sebuah bangsa. Menurut Djarot, Pilkada DKI Jakarta adalah sebagai ingatan supaya tidak terjadi lagi dan jangan terulang lagi konflik atas SARA. Ia membandingkan keadaan ini dengan melihat tragedi Mei 1998 yang terjadi juga karena permasalahan etnis, yang didorong karena kebencian terhadap etnis Tionghoa, namun berbuntut juga pada kematian semua etnis lainnya. Hal ini ia sampaikan berkaitan dengan fakta bahwa para korban tragedi Mei yang dimakamkan di TPU Pondok Ranggon ini, berasal dari semua etnis, termasuk diantaranya para perempuan Tionghoa, yang pada saat tragedi Mei 1998 tidak saja mengalami pemerkosaan, tetapi juga dibunuh secara kejam.</p>
<p>Oleh karena itu, dari kejadian ini, Djarot hendak mengajarkan Indonesia untuk belajar menjadi dewasa, yaitu menjadi manusia Indonesia yang seutuhnya. Hal ini juga ia sampaikan agar Indonesia berhenti mendasarkan diri pada ideologi agama dan semakin mengedepankan ideologi Pancasila. Djarot juga mengimbau agar jangan sampai tragedi-tragedi seperti tragedi Mei 1998 terulang kembali. Menurutnya, tragedi 1998 telah menodai sejarah perjalanan bangsa dengan konflik sosial yang sebetulnya dipicu oleh konflik politik sehingga menghasilkan banyak korban.</p>
<p>&#8220;Korbannya itu bukan hanya jiwa, harta benda, tapi juga pelecehan seksual, terutama bagi kaum perempuan,&#8221; ucap Djarot. Ia juga berharap, tidak ada lagi isu-isu sara yang dipolitisasi termasuk pada Pilkada 2018 mendatang.</p>
<p>Ia mengingatkan apabila ada pihak-pihak atau kelompok yang masih mengedepankan agama, ia (Djarot) dan banyak orang akan melawan. Semua ini dilakukannya untuk keutuhan NKRI.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/HEADER-1024x676.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Kemenangan Macron, Kemenangan Persatuan</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/belajar-politik/kemenangan-macron-kemenangan-persatuan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[N30]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 May 2017 09:15:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Belajar Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Nalar Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Emansipasi]]></category>
		<category><![CDATA[Front National]]></category>
		<category><![CDATA[Macron]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[Perancis]]></category>
		<category><![CDATA[Perdana Menteri]]></category>
		<category><![CDATA[Republik]]></category>
		<category><![CDATA[Uni Eropa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=9598</guid>

					<description><![CDATA[Kemenangan Kandidat Presiden Emmanuel Macron pada Pemilu Perancis tanggal 7 Mei kemarin sedang menjadi topik pembicaraan hangat dunia saat ini. Ia sukses menjadi presiden termuda di Perancis, yaitu dalam usia yang belum lagi genap 40 tahun, mengalahkan para pesaingnya yang bahkan lebih tua darinya. Siapakah Macron dan bagaimana ia dapat memenangkan &#8216;pertempuran&#8217; menuju Istana Élysée? [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>Kemenangan Kandidat Presiden Emmanuel Macron pada Pemilu Perancis tanggal 7 Mei kemarin sedang menjadi topik pembicaraan hangat dunia saat ini. Ia sukses menjadi presiden termuda di Perancis, yaitu dalam usia yang belum lagi genap 40 tahun, mengalahkan para pesaingnya yang bahkan lebih tua darinya. Siapakah Macron dan bagaimana ia dapat memenangkan &#8216;pertempuran&#8217; menuju Istana Élysée? Marilah kita cari tahu.</strong></em></p>
<hr />
<p><strong><span style="color: #cedb00;">PinterPolitik.com</span></strong></p>
<p>[dropcap size=big]P[/dropcap]emilu Perancis telah mencapai puncaknya pada tanggal 7 Mei kemarin, yaitu dengan kemenangan Emmanuel Macron melawan Marienne Le Pen, 65,8 persen berbanding 34,2 persen. Ia dianggap sebagai pemersatu Perancis serta Eropa dengan sudut pandangnya yang tidak biasa, yaitu <em>France Renewal</em>, konsep baru yang diharapkan membawa perubahan serta persatuan di Eropa. Siapakah sosok Macron ini? Marilah kita cari tahu.</p>
<p><strong>Macron, Kehidupan Pribadinya yang Unik </strong></p>
<p>Macron adalah seorang politikus Perancis yang lahir hampir 40 tahun lalu dari orang tua yang berprofesi sebagai dokter, Jean-Michel Macron, seorang dokter kepala di <em>CHU Amiens</em> dan profesor neurologi, dengan spesialisasi pada gangguan tidur dan epilepsi pada Universitas Picardy, dan Françoise Noguès-Macron, seorang dokter dan konsultan kesehatan di <em>Caisse Primaire d&#8217;Assurance Maladie d&#8217;Amiens</em>. Ia mempunyai seorang adik laki-laki bernama Laurent Macron, yang juga berprofesi sebagai seorang dokter radiologi di Perancis dan seorang adik perempuan bernama Estelle yang berprofesi sebagai ahli ginjal di Kota Toulouse.</p>
<p>Kehidupan Macron dapat dikatakan jauh dari keluarganya yang memang tidak menganut agama Katolik, sementara ia sendiri menganut agama Katolik sejak berusia 12 tahun. Perbedaan ini terjadi karena Macron sejak umur 5 tahun sudah tinggal bersama nenek dari ibunya, almarhumah Germaine Noguès, seorang mantan guru sekolah SMP di Amiens,  yang biasanya dipanggilnya Manette. Tersebutlah dari Manette ini, Macron mendapat banyak pelajaran hidup yaitu bahwa pendidikan, selalu belajar, dan membaca itu penting untuk masa depan. Hal ini membuat Macron begitu berbeda dan terpisah dari keluarganya yang sebagian besar menjadi dokter dan cenderung tertutup. Macron justru menjadi pribadi yang serius dan berprestasi, kutu buku, namun terbuka serta sangat berminat besar di dalam politik.</p>
<p>Diasuh seorang nenek yang memiliki profesi sebagai seorang guru mungkin membawanya untuk mencintai istrinya, Brigitte Macron, yang dahulu adalah guru dramanya saat SMA. Berbeda usia 24 tahun nyatanya tidak menghalangi Macron untuk menikahi gurunya tahun 2007. Pernikahan ini diluar kebiasaan dan norma serta mengalami pertentangan dari keluarganya, baik ayah mertuanya maupun ayahnya sendiri. Meskipun demikian, pernikahan ini nyatanya didukung oleh ibunya dan neneknya yang lebih memilih berada di pihaknya.</p>
<figure id="attachment_9603" aria-describedby="caption-attachment-9603" style="width: 696px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-9603 size-large" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/1-emmanuel-macron-brigitte-trogneux-amour-1024x574.jpg" alt="Kemenangan Macron" width="696" height="390" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/1-emmanuel-macron-brigitte-trogneux-amour-1024x574.jpg 1024w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/1-emmanuel-macron-brigitte-trogneux-amour-696x390.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/1-emmanuel-macron-brigitte-trogneux-amour-1068x598.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/1-emmanuel-macron-brigitte-trogneux-amour-750x420.jpg 750w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/1-emmanuel-macron-brigitte-trogneux-amour-300x168.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/1-emmanuel-macron-brigitte-trogneux-amour-768x430.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/1-emmanuel-macron-brigitte-trogneux-amour.jpg 1237w" sizes="auto, (max-width: 696px) 100vw, 696px" /><figcaption id="caption-attachment-9603" class="wp-caption-text">Kisah cinta Macron dan Istrinya Brigitte yang tergolong Unik. (Sumber : Google)</figcaption></figure>
<p><strong><em>En  Marche!</em></strong><strong> Gerakan Pemersatu Perancis dan </strong><b>Eropa</b></p>
<figure id="attachment_9602" aria-describedby="caption-attachment-9602" style="width: 1024px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-9602 size-large" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/En-marche-1024x576.jpg" alt="Kandidat Presiden Perancis Emmanuel Macron menyampaikan pidato kemenangan pada Pemilu Perancis Putaran Pertama di Parc des Expositions Paris, tanggal 23 April 2017. (Sumber : AFP)" width="1024" height="576" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/En-marche-1024x576.jpg 1024w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/En-marche-696x392.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/En-marche-1068x601.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/En-marche-747x420.jpg 747w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/En-marche-1920x1080.jpg 1920w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/En-marche-300x169.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/En-marche-768x432.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/En-marche.jpg 2048w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption id="caption-attachment-9602" class="wp-caption-text">Kandidat Presiden Perancis Emmanuel Macron menyampaikan pidato kemenangan pada Pemilu Perancis Putaran Pertama di Parc des Expositions Paris, tanggal 23 April 2017. (Sumber : AFP)</figcaption></figure>
<p>Cara pikir Macron yang unik juga membawanya menjadi politikus dengan pikiran berbeda. Pada tahun 2016, ia melepaskan diri dari jabatannya sebagai Menteri Perekonomian, Industri, dan Media Digital dalam pemerintahan François Hollande, jabatan yang telah disandangnya tahun 2014, untuk mempersiapkan diri sebagai presiden tahun 2017. Salah satu alasan kuat pengunduran dirinya ini adalah melihat semakin pecahnya partai kanan dan kiri di Perancis, serta melihat bahwa rakyat sudah tidak sepaham dengan arah politik Perancis yang cenderung ekstrem, seperti pelarangan identitas keagamaan di publik, serta kampanye yang dilancarkan untuk mengusir imigran dari Perancis. Salah satu kampanye ini dilancarkan oleh saingan berat Macron, Marienne Le Pen, yang berasal dari Partai Ekstrem Kanan, <em>Front National</em>.</p>
<p><em>En Marche!</em> yang berarti bergerak, adalah sesuatu yang diklaim Macron sebagai sebuah gerakan optimis dan bukan bersifat partai. Menurut CNN Indonesia, pada dasarnya, mesin kampanye Macron ini adalah gerakan arus-bawah dengan dukungan ratusan ribu orang di seluruh penjuru Perancis yang kecewa akan politik dan politisi tradisional.</p>
<p>Lanjut CNN, melalui <em>En Marche!</em> membuat Macron bisa mendapatkan suara individu dari partai politik lain, termasuk Sosialis dan Republik. Misalnya adalah mantan Perdana Menteri Manuel Valls (Sosialis) dan Dominique de Villepin (Republik) yang menyatakan dukungannya bahkan sebelum putaran pertama dimulai. Oleh karena itu, gerakan ini disebut dengan gerakan <em>independent centrist</em> atau independen tengah, yang tidak berpihak kanan maupun kiri.</p>
<p>Isi dari gerakan <em>En Marche</em> antara lain:</p>
<p style="padding-left: 30px;"><strong>1</strong>. <em>Travail </em>atau bekerja atau belajar untuk memperoleh kebebasan emansipasi pribadi.</p>
<p style="padding-left: 30px;"><strong>2.</strong> <em>Liberté </em>atau Kebebasan untuk kebebasan mengisi rasa ingin tahu.</p>
<p style="padding-left: 30px;"><strong>3</strong>. <em>Fidelite</em> atau kesetiaan yang berkaitan erat dengan setia pada keluarga, bangsa, dan negara.</p>
<p style="padding-left: 30px;"><strong>4</strong>. Keterbukaan, yang memiliki makna bahwa seseorang harus selalu berkembang, namun tetap menjadi diri sendiri.</p>
<p>Keempat hal ini-lah yang membawa optimisme pada masyarakat Perancis.</p>
<p>Kemenangan Macron melalui <em>En Marche!</em> juga membawa optimisme di Eropa secara keseluruhan, yaitu bahwa kemenangan Macron membawa Perancis kembali pada konsep awal negara ini terbentuk, yaitu <em>liberté,</em> <em>égalité</em>, <em>fraternité</em>, atau Perancis yang bersaudara, menjunjung kesetaraan dan kebebasan, serta Perancis yang <em>anti-establishment </em>dan berpasar bebas. Kemenangannya juga meyakinkan kembali warga Perancis dan Uni Eropa bahwa  Perancis tidak akan menjadi negara beraliran politik populis seperti layaknya yang terjadi pada Inggris dengan <em>Brexit</em> dan Amerika Serikat dengan terpilihnya Donald Trump sebagai presiden. Hal ini diharapkan akan membawa angin segar pada pada perpolitikan Eropa yang sedang terpecah belah, yaitu bahwa setiap keputusan Macron akan dapat mempengaruhi Eropa serta pada akhirnya dunia.</p>
<p>Bagaimana dengan kalian, apakah kalian juga melihat kemenangan Macron sebagai harapan baru untuk persatuan Perancis serta Eropa? (Berbagai Sumber/N30)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/2017-05-08-HEADER-kemenangan-macron-1024x676.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Presiden Trump di Ujung Tanduk</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/in-depth/presiden-trump-di-ujung-tanduk/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[N30]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 May 2017 11:17:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Nalar Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[100 hari kepemimpinan]]></category>
		<category><![CDATA[100 hari program Trump]]></category>
		<category><![CDATA[Donald Trump]]></category>
		<category><![CDATA[Trump]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=9523</guid>

					<description><![CDATA[Sepak terjang Presiden Trump di dunia politik memang sangat tak terduga dan terkadang &#8216;gila&#8217;. Ia juga begitu over-confident  akan kemampuannya untuk menjalankan semua programnya.   Namun, setelah 100 hari pemerintahan Trump berlalu, masihkah ia berani untuk bertindak seperti itu? Masih amankah posisinya sebagai presiden? Marilah kita cari tahu.  PinterPolitik.com Memang Enak Jadi Presiden?  “I loved my [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong>Sepak terjang Presiden Trump di dunia politik memang sangat tak terduga dan terkadang &#8216;gila&#8217;. Ia juga begitu <em>over-confident</em>  akan kemampuannya untuk menjalankan semua programnya.   Namun, setelah 100 hari pemerintahan Trump berlalu, masihkah ia berani untuk bertindak seperti itu? Masih amankah posisinya sebagai presiden? Marilah kita cari tahu. </strong></h4>
<hr />
<p><strong><span style="color: #cedb00;">PinterPolitik.com</span></strong></p>
<p><strong>Memang Enak Jadi Presiden?</strong></p>
<blockquote><p><strong> </strong><em>“I loved my previous life. I had so many things going,” Trump told Reuters in an interview. “This is more work than in my previous life. I thought it would be easier.”</em></p></blockquote>
<p>[dropcap size=big]U[/dropcap]capan diatas adalah pernyataan langsung Presiden Amerika Donald Trump kepada Reuters berkaitan dengan 100 hari Trump berada di Gedung Putih. Pernyataan diatas menjadi konfirmasi serta keraguan media serta masyarakat tentang kelayakan Trump untuk memimpin negeri adidaya seperti Amerika Serikat.  Kedua hal ini juga tumbuh karena melihat beberapa keputusan Trump yang cenderung kontradiktif, seperti mengeluarkan <em>executive order</em> mengenai <em>travel ban</em> dari 7 negara muslim di Timur Tengah dan melancarkan serangan bom ke Suriah. Kedua keputusan ini cenderung dipandang negatif oleh sebagian orang, sehingga membuat mereka melupakan keberhasilan Trump, seperti misalnya penumpasan ISIS. Sebagai akibatnya, menurut data survei <em>CNN/ORC</em>, nilai <em>electoral vote</em> Trump menjadi terus menurun, yaitu dari 48 persen pada awal masa terpilihnya, menjadi 40 persen pada bulan Januari 2017, dan tampaknya pada setelah 100 hari program kerja Trump akan terus menurun. Hal ini menimbulkan pertanyaan, masihkah Trump dan programnya <em>Make America Great Again</em> atau <em>MAGA</em> diterima oleh masyarakat Amerika? Marilah kita cari tahu.</p>
<p><strong>Jadi Presiden Bukan Permainan </strong></p>
<p>Berkaitan dengan gagalnya Trump menarik hati masyarakat ini, hal ini berhubungan erat dengan latar belakang Trump yang tidak mempunyai kemampuan politik, hanya bisnis semata. Keahlian ini apabila dimasukkan ke dalam wilayah politik tentu saja tidak cukup. Mengutip pernyataan Barbara Perry, Direktur dari Kajian Kepresidenan dari Miller Center, Universitas Virginia, Presiden Trump yang datang ke Gedung Putih tanpa pengetahuan sama sekali mengenai politik sama saja seperti orang mendaki gunung tinggi. Bedanya, apabila para politikus lain memulai dari tahap belajar, tidak demikian halnya dengan Trump. Trump memulai dengan yang disebut “Gunung Everest”.  Ini adalah cara Perry menjelaskan jejak kedatangan Trump, yaitu terjal dan tertutup es. Ia digambarkan sedang menemukan jalan, namun ketiadaan pemandu menyebabkan Trump tidak dapat melihat langkahnya atau tersesat.</p>
<p>Mengutip Robert Dallek, seorang sejarawan dan penulis buku mengenai Roosevelt, Truman, serta Nixon dan Reagan, dinyatakan bahwa pengalaman yang kurang membuat Trump sulit berhadapan dengan Kongres, apalagi untuk mengajukan usulan kerja atau UU yang dapat disahkan. Dua diantaranya adalah kegagalan mensahkan <em>executive orders</em> atau <em>Obamacare</em>. Untuk mengetahui lebih jauh mengenai kegagalan dari program-program Trump, berikut di bawah ini adalah infografis 100 hari program Trump, atau tepatnya janji-janjinya selama masa kampanye yang dirangkum oleh Pinter Politik.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-9524 size-large" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/100-hari-program-trump-01-736x1024.png" alt="100 hari program trump-01" width="736" height="1024" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/100-hari-program-trump-01-736x1024.png 736w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/100-hari-program-trump-01-696x968.png 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/100-hari-program-trump-01-1068x1485.png 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/100-hari-program-trump-01-302x420.png 302w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/100-hari-program-trump-01-1920x2670.png 1920w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/100-hari-program-trump-01-216x300.png 216w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/100-hari-program-trump-01-768x1068.png 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/100-hari-program-trump-01.png 2023w" sizes="auto, (max-width: 736px) 100vw, 736px" /><strong>Keringanan Pajak yang Memberatkan</strong></p>
<p>Kemudahan pajak merupakan salah satu rencana kerja Trump yang dilihat dalam dua pendapat yang berlawanan. Dari sisi pendukung Trump, mereka menganggap akan mendapat keuntungan besar dengan pajak yang dipotong ini. Sebaliknya, para politikus berpendapat bahwa pemotongan pajak ini akan berakibat pada semakin tingginya gelombang penghindaran pajak oleh orang-orang berpenghasilan tinggi, dan mengakibatkan penambahan triliunan dolar ke hutang nasional.</p>
<p>Berkaitan dengan hal ini, berbagai ketentuan mengenai keringanan pajak ini belum jelas, terutama di dalam konsep kelompok mana yang akan diuntungkan. Menurut para ahli politik, apabila pajak dikurangi atau dipotong, mungkin akan baik pada awalnya. Akan tetapi, lama kelamaan, hal ini akan berpengaruh pada pemotongan benefit atau keuntungan lainnya yang sangat mempengaruhi keluarga kelas menengah yang banyak anak. Mengenai hal ini, Lily Batchelder, seorang dosen dari New York University dan mantan penasehat Obama berpendapat bahwa bukan nya keringanan pajak yang didapat, ia memprediksi bahwa sekitar 25 juta warga Amerika kelas bawah dan menengah akan melihat banyak kenaikan pajak di bawah pemerintahan Trump.</p>
<p>Pemerintahan Trump sendiri berkilah mengenai hal ini dengan menyatakan bahwa rencana mereka akan berjalan baik. Akan tetapi, mengingat tidak ada <em>progress</em> atau kemajuan apapun dari kebijakan ini selama tujuh bulan pemerintahan Trump, banyak orang yang menjadi skeptikal. Mereka menduga bahwa keengganan Trump menangani hal in menjadi jawaban dari tidak berjalannya kebijakan ini.</p>
<p><strong>Ketika Kebijakan <em>Offshore </em>Dipentingkan</strong></p>
<p><em>Offshore</em> adalah kebijakan yang membuka perusahaan-perusahaan Amerika di luar negeri, misalnya di Indonesia atau Vietnam. Pada awal kampanye Trump, berjanji pada warga Amerika bahwa Trump akan memperbaiki perekonomian Amerika dengan cara menarik kembali perusahaan-perusahaan Amerika untuk beroperasi kembali di Amerika Serikat. Apabila perusahaan-perusahaan tersebut menolak, maka akan ada sanksi yang dijatuhkan pada mereka. Pada pelaksanaannya, semua hal itu tidak pernah terjadi. Penelitian dari <em>citizen.org</em> menunjukkan bahwa masih terdapat 56 persen perusahaan-perusahaan <em>offshore </em>di luar Amerika, sementara hanya terdapat 44 persen yang beroperasi di Amerika Serikat. Perusahaan-perusahaan ini, sebagaimana disebut oleh citizen.org adalah 50 perusahaan terbesar di Amerika Serikat, memperoleh <em>Federal Contracts</em> <em>Offshore</em> atau Kontrak Federal <em>Offshore</em> pada tahun 2016 dari Departemen Pekerjaan Umum. Perusahaan-perusahaan besar yang termasuk di dalam 50 perusahaan ini yaitu <em>General Electric</em> atau <em>GE</em>, <em>Hewlett Packard</em> atau <em>HP</em>, <em>General Motors</em>, <em>Siemens</em>, <em>Dell</em>, <em>Ford</em>, <em>Textron</em>, dan <em>IBM</em>. Mengapa <em>offshore</em> masih diperlukan? Fakta mengejutkan bahwa 50 perusahaan o<em>ffshore</em> ini diberikan pendanaan dari pemerintah lebih besar daripada yang tidak <em>off-shore</em>, yaitu 176,2 miliar dollar Amerika, sementara pendanaan hanya sebesar 60,6 miliar untuk perusahaan <em>non</em>&#8211;<em>offshore</em>.</p>
<p><strong>Pendanaan Infrastruktur yang Salah Arah</strong></p>
<p>Presiden Trump berencana membangun infrastruktur di Amerika Serikat, yaitu jembatan dan berbagai bangunan baru di seluruh negara bagian Amerika Serikat. Akan tetapi selama 100 hari Trump berkuasa, tidak ada satupun rencana Trump yang berjalan. Faktanya, kongres nampaknya tidak ingin menghabiskan uang milyaran sampai trilyunan untuk membangun infrastruktur negara untuk tujuan menggenjot perekonomian.</p>
<p>Menurut Charles Mahorn, program infrastruktur sendiri akan semakin memiskinkan kota-kota dan negara-negara bagian. Mahorn melihat ini sebagai konsep pemiskinan kota-kota di Amerika Serikat yang memang sulit atau tidak lagi berkembang karena ekonomi memang tidak berjalan baik. Mahorn menggambarkan hal ini sebagai konsep menggali lubang dan tutup lubang, sementara masyarakat dipaksa untuk mempertahankannya dengan dana yang terbatas. Hal ini yang menyebabkan banyaknya gedung terbengkalai di kota-kota atau negara-negara bagian yang secara ekonomi tidak baik. Untuk merawat gedung-gedung ini, diperlukan dana jutaan dollar Amerika Serikat, sementara dana pemerintah hanya mengucur untuk pembangunan kota-kota yang tidak mungkin dikembangkan menjadi kota besar. Mahorn menggambarkan keadaan ini dengan menggunakan ilustrasi sebagai berikut.</p>
<figure id="attachment_9525" aria-describedby="caption-attachment-9525" style="width: 750px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-9525 size-full" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/dana-mengucur-.png" alt="Dana Mengucur yang salah Arah (sumber : Google)" width="750" height="381" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/dana-mengucur-.png 750w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/dana-mengucur--696x354.png 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/dana-mengucur--300x152.png 300w" sizes="auto, (max-width: 750px) 100vw, 750px" /><figcaption id="caption-attachment-9525" class="wp-caption-text">Pendistribusian yang tidak adil pada pembangunan infrastruktur di Amerika Serikat (Sumber  : Google)</figcaption></figure>
<p>Pemerintahan Trump sendiri menghadapi masalah ini dengan mengajak perusahaan-perusahaan offshore Amerika Serikat untuk membiayai program pembangunan Trump. Selain itu, Trump mengusung kekuatan dari dalam negeri dengan menggandeng Demokrat untuk mendukung kebijakan pemotongan pajaknya. Sebagai gantinya, Trump mengharapkan partai bergambar keledai ini untuk membantu Trump mendanai proyeknya di negara bagian mereka. Menurut Jake Novak dari NBC, hal ini sangat tidak mungkin terjadi karena  Demokrat mempunyai reputasi untuk melanggar janji, yang bahkan dilakukan juga pada pada Presiden Obama sendiri. Oleh karena itu, Novak mengingatkan Trump bahwa segala rencananya mungkin akan hancur berantakan dan Trump harus dapat menerimanya.</p>
<p><strong>Bahkan Amerika Serikat pun Korupsi</strong></p>
<p>Ternyata tidak hanya Indonesia, Amerika Serikat pun berhadapan dengan korupsi, terutama di Washington, yang telah berjalan sejak tahun 2013. Berkaitan dengan hal ini, Lawrence Lessig pada tahun 2013 berdasarkan survei <em>Gallup</em> tahun 2012, menyatakan bahwa isu korupsi adalah prioritas tugas kepresidenan tahun 2012, yaitu sebesar 87 persen. Prioritas pertama menurut <em>Gallup</em> yang dianggap penting adalah 92 persen, yaitu di dalam usaha menciptakan lapangan pekerjaan baru. Menurut Trump, kesulitan untuk memberantas korupsi adalah karena politik sering diasosiasikan dengan uang, terutama untuk mereka yang berniat menjadi senator atau anggota kongres. Pada dasarnya, untuk memasuki kongres dibutuhkan banyak uang, yang sebagian besar berasal dari para donatur. Seperti layaknya di Indonesia, sudah menjadi kewajiban mereka untuk membayar kembali para donatur sebagai balas budi. Lessig melihat bahwa apabila rakyat ikut membiayai, praktek korupsi di Washington tidak akan pernah terjadi.</p>
<p>Meskipun demikian, teori tetaplah teori. Faktanya, praktek korupsi di Washington tetap terjadi. Kabinet Trump yang didominasi oleh Partai Republik ini diduga sudah melakukan praktek memperkaya diri sendiri, bahkan sebelum Trump terpilih tahun 2016. Tersebutlah pada tahun 2006, banyak politikus seperti Mark Foley, Jack Abramoff, Bob Ney yang tersangkut kasus korupsi. Hal ini terjadi karena banyak kepentingan kelompok terjadi di kongres, terutama para pebisnis di tubuh Partai Republik. Inilah yang disebut para ahli politik sebagai pelanggaran terhadap politik etis itu sendiri, yaitu ketika bisnis dicampuradukkan dengan politik.</p>
<p>Pada akhirnya, mengutip pendapat Jonathan Chait, kembalinya korupsi adalah sebuah kemunafikan belaka. Ketika kongres dahulu dikuasai oleh Partai Republik, mereka mengkritik keras. Mengenai Trump, Chait menyatakan bahwa sekarang kleptokrasi dengan naiknya kekuatan Ivanka dan Jared Kushner (anaknya sendiri dan suami anaknya) sebagai penasehat atau <em>advisor</em> Trump yang tidak memiliki pengalaman dalam pemerintahan. Oleh karena itu, era baru korupsi di Washington pun kembali akan terus dimulai.</p>
<p><strong>Sukses atau Gagal itu Relatif</strong></p>
<p>Sukses atau gagal itu relatif apabila membicarakan dua program 100 hari pada pemerintahan Trump dibawah ini, yaitu penanganan imigran ilegal dan penggantian dan penarikan <em>Obamacare. </em></p>
<p><strong>Katakan Tidak Pada Imigran Ilegal</strong></p>
<p>Trump sangat membenci imigran ilegal. Hal ini diucapkan oleh Trump di dalam bukunya <em>Crippled America</em>, yaitu bahwa para imigran yang datang harus dapat bekerja keras dan pastinya harus diterima di Amerika Serikat dengan jalur yang legal. Trump berpendapat bahwa para imigran ilegal cenderung mengacaukan tatanan kehidupan masyarakat</p>
<p>Mengenai pelarangan imigran ilegal, menurut Trump harus dilakukan karena kehadiran mereka pertama dianggap sebagai ‘bad people’. Lanjutnya, kehadiran para imigran ilegal dari Meksilko saja sudah membuat Amerika kewalahan, mengingat mereka adalah sumber kejahatan. Oleh karena itu, Trump menyarankan hal ini harus berhenti, solusinya yaitu dengan membangun <em>border wall</em> atau perbatasan antara wilayah selatan dengan Amerika Serikat melalui sebuah dinding besar yang berjarak 1000 miles atau 1600 kilometer.</p>
<p>Hal ini belum terjadi karena pembiayaannya belum dapat disetujui.</p>
<p>Mengenai deportasi, <em>ICE</em> bersama dengan CNN mencatat bahwa sejak Trump dilantik sampai menjelang 100 hari masa pemerintahan Trump, terdapat pemindahan atau penangkapan sebesar 54.564 orang, termasuk diantaranya 30.667 tersangka tertuduh dan 23.897 yang bukan kriminal.</p>
<p>Jumlah ini jauh tertinggal apabila dibandingkan masa dua kali pemerintahan Mantan Presiden Barack Obama. <em>ICE</em> mencatat bahwa sejak bulan Januari 2016 sampai dengan April 2016, <em>ICE </em>mencatat bahwa terdapat 62.062 pemindahan, termasuk 24.953 mereka yang non-kriminal. Sedangkan pada periode yang sama tahun 2015, <em>ICE</em> berhasil memindahkan 59.938 orang, termasuk di dalamnya 23.571 yang non-kriminal.</p>
<p>Perbedaan data diatas mungkin membuat kita bingung. CNN pun mengklarifikasi hal ini dengan menjelaskan bahwa masa pemerintahan Trump tidak mengenal deportasi untuk kriminal, namun lebih pada penangkapan <em>undocumented immigrants</em> secara umum. <em>ICE </em>mencatat bahwa persentase penangkapan imigran tanpa dokumen ini adalah 1/3 dari keseluruhan dibandingkan tahun lalu, dan dua kali lebih besar pada penangkapan imigran non kriminal dibandingkan tahun lalu.</p>
<p><strong>Peliknya Urusan <em>Obamacare</em> </strong></p>
<p><em>Obamacare </em>adalah program Mantan Presiden Obama yang paling dibenci oleh Trump. Menurut Trump, <em>Obamacare</em> atau <em>Affordable Care Act</em> (<em>ACA</em>) adalah sebuah bencana besar bagi Amerika Serikat. Trump menyatakan bahwa <em>Obamacare</em> adalah sebuah kompleksitas yang cukup membebani masyarakat Amerika, terutama menurut argumen Trump adalah sulitnya <em>Obamacare</em> berkembang dengan sulitnya lobi untuk asuransi, dengan para dokter yang masih keberatan, dan, biaya perawatan kesehatan yang tersembunyi dan meningkat, terutama untuk kas negara dan bisnis dari semua ukuran.</p>
<p>Bagi individu yang masih muda dan sehat, tidak ada jalan keluarnya tanpa membayar denda yang diperuntukkan bagi mereka yang tidak menginginkan asuransi kesehatan sama sekali. Mereka harus membayar <em>fee</em> yang disebut <em>individual shared responsibility payment</em> atau atau denda seperti yang telah disebutkan oleh Trump. Berikut di bawah ini adalah denda karena tidak membayar asuransi kesehatan pada tahun 2016 dan 2017. Denda ini dapat dibedakan dalam dua cara, yaitu dilihat dari pendapatan per rumah dan per orang. Jumlah pembayaran yang harus dibayar bervariasi, Apabila dihitung berdasarkan biaya per orang, maka biaya per orang adalah 695 dollar Amerika untuk dewasa, 347,50 dollar Amerika untuk anak-anak dibawah 18 tahun, dan maksimum pembayaran denda adalah 2085 dollar Amerika. Sedangkan apabila menggunakan metode persentase, pembayaran denda ditentukan sebesar 2,5 persen dari pendapatan rumah tangga, yaitu rumah tangga yang merupakan kelompok yang memiliki penghasilan setidaknya sedikit diatas minimum. Misalnya untuk yang berusia dibawah 65 tahun, 10.300 dollar Amerika untuk lajang, 13.250 dollar Amerika untuk kepala rumah tangga, 20.600 dollar Amerika untuk pasangan menikah yang menggabungkan pajak, dan untuk janda atau duda dengan anak 16.600 dollar Amerika, dan 4000 dollar Amerika untuk pasangan menikah tanpa penggabungan pajak.  Jumlah ini agak meningkat sedikit apabila untuk mereka yang berusia diatas 65 tahun, yaitu 11.850 dollar Amerika untuk lajang, para kepala keluarga berusia 65 tahun keatas sebesar 14.800 dollar Amerika, 21.850 untuk pasangan menikah dengan dependen (hanya satu pasangan bekerja), 23.100 dollar Amerika apabila keduanya bekerja, dan 17.850 dollar Amerika untuk janda atau duda dengan anak-anak berusia diatas 65 tahun.</p>
<p>Menurut Trump, jumlah diatas akan terus bertambah sebesar 30 sampai 50 persen per tahun apabila <em>Obamacare</em> terus berjalan. Oleh karena itu, Trump memutuskan untuk menghapuskan <em>Obamacare</em> yang menurut Trump adalah bencana, untuk digantikan dengan program <em>Trumpcare</em> yang diklaim Trump akan lebh terjangkau untuk kelompok masyarakat menengah ke bawah, yang menurut Trump belum mempunyai asuransi kesehatan, namun dibebani dengan denda ketentuan denda ini.</p>
<p>Akan tetapi, bahkan rancangan UU kesehatan Trump pun tidak dapat menandingi kehebatan <em>Obamacare</em> yang tampaknya sulit untuk ditaklukkan.  CNN mengungkapkan bahwa sulitnya <em>Obamacare </em>untuk digantikan karena adanya oposisi dari kelompok Republik itu sendiri yang melihat pentingnya Obamacare untuk orang-orang yang lahir dengan penyakit bawaan atau <em>pre-existing condition</em>, seperti jantung dan kanker.  Mereka melihat bahwa akan terlihat sangat kejam apabila kongres menghapus <em>Obamacare</em>, sementara mereka dengan <em>pre-existing condition</em> harus membayar sendiri semua biaya pengobatan mereka yang tidak murah. Hal ini merupakan bentuk dukungan dari Partai Republik yang menyatakan bahwa perlindungan terhadap mereka yang membutuhkan tidak dapat diganggu gugat.</p>
<p>Seperti dirangkum CNN, isi dari asuransi kesehatan gaya Republik ini antara lain berisi: <strong>1)</strong> Menarik subsidi <em>Obamacare</em> (berlaku tahun 2020), yaitu dari bahwa mereka yang berpenghasilan lebih dari 47.500 dollar Amerika Serikat dan keluarga dengan 4 orang dengan penghasilan 97.200 dollar Amerika tidak masuk dalam subsidi.  <strong>2)</strong> <em>Refundable tax Credit</em> berdasarkan umur dan penghasilan, yaitu 2.000 dollar Amerika untuk mereka yang berusia 20 tahun dan 4.000 dollar Amerika untuk mereka yang berusia awal 60 tahun.  Kelompok yang tidak lagi <em>eligible</em> untuk program ini adalah mereka yang berpenghasilan 215.000 dollar Amerika keatas. <strong>3) </strong>Menyediakan dana sebesar 85 juta dollar Amerika Serikat untuk membantu orang-orang tua membayar polis asuransi mereka <strong>4)</strong> Menghilangkan penalti untuk mereka yang tidak memiliki pajak <strong>5)</strong> Meng-<em>charge</em> konsumen lebih tinggi apabila mereka mempuyai <em>pre-existing condition</em>, termasuk kehilangan health benefits yang penting pada masa Obama <strong>6)</strong> Menciptakan dana stabilitas untuk negara dan pasien, yaitu bantuan dana untuk mereka yang berekonomi rendah. <strong>7)</strong> Menghilangkan <em>Medicaid</em> dan semua keuntungannya <strong>8)</strong> Menghilangkan pendanaan untuk keluarga berencana <strong>9)</strong> Menambah pendanaan untuk <em>Community Health Center</em> <strong>10)</strong> Menghilangkan dana dukungan untuk <em>CDC</em> dan <em>Public Health Fund</em>. <strong>11)</strong> Memberikan potongan pajak untuk orang kaya</p>
<p><strong>Rakyat dan Negara Bukan Prioritas Keamanan </strong></p>
<p>Selama Trump memerintah selama 100 hari, Trump tidak pernah merancang program keamanan rakyat dan nasional. Satu-satunya program keamanan yang ditingkatkan adalah untuk dirinya dan keluarganya, yaitu terakhir sebesar 120 juta dollar Amerika dari kongres. Penyebaran dana ini akan digunakan untuk pengamanan di kota New York, negara bagian Florida, serta kota-kota lain yang akan menjadi tempat tujuan Trump dan keluarganya.</p>
<p><strong>Berbohong demi Arogansi Semata</strong></p>
<p>Trump berbohong, itulah faktanya. Inilah bentuk dari arogansi Trump yang ditunjukkan oleh <em>video ad</em> dibawah ini. Video ini adalah peringatan 100 hari Trump menjadi Presiden Amerika Serikat. Trump menyatakan kebohongan yaitu bahwa programnya <em>MAGA</em> berjalan sangat lancar dan baik. Meskipun demikian, kenyataan berkata sebaliknya, yaitu bahwa Trump adalah presiden Amerika terburuk sepanjang sejarah karena Trump tidak menghasilkan sesuatu yang berharga selama 100 hari pemerintahannya. Hal ini membuat permusuhan dengan MSN dan CNN semakin meruncing. Akhirnya, CNN menolak untuk menampilkan iklan 100 hari pemerintahan Trump. Untuk lebih jelas, berikut di bawah ini adalah videonya.</p>
<p><iframe loading="lazy" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/8uNQlAFonJU?feature=oembed" frameborder="0" allow="autoplay; encrypted-media" allowfullscreen></iframe></p>
<p><strong>Ketika Trump Lebih Dibenci daripada Bush</strong></p>
<p>Apapun kebohongan yang diucapkan Trump mengenai keberhasilan program <em>MAGA</em>-nya, fakta sudah berbicara, Trump terang-terangan gagal mencapai targetnya sendiri. Kenyataan menunjukkan bahwa Trump adalah presiden Amerika Serikat yang paling tidak popular baik di kalangan media, masyarakat yang membencinya, serta para rekan politikus, baik dari partai republiknya maupun demokrat.  Oleh karena itu, Trump pada tanggal 30 April 2017, alih-alih menghadiri pesta 100 hari memerintah, Trump pergi ke Pennsylvania untuk menyambut penggemarnya dan menyuarakan suaranya demi mencari dukungan suara dari rakyat. Berikut di bawah ini adalah kutipannya kepada pendukungnya</p>
<blockquote><p><em>&#8220;A large group of Hollywood actors and Washington media are consoling each other in a hotel ballroom in our nation&#8217;s capital right now,&#8221; Trump told the crowd. &#8220;They are gathered together for the White House Correspondents&#8217; dinner &#8212; without the President. And I could not possibly be more thrilled than to be more than 100 miles away from Washington&#8217;s swamp, spending my evening with all of you and with a much, much larger crowd and much better people.&#8221;</em></p></blockquote>
<p>Kutipan diatas menurut Analis Politik CNN David Gergen disebut sebagai pidato yang memecah belah dan “sangat mengganggu”. Gergen berpendapat bahwa pidato Trump ini dimaksudkan untuk membuat suasana semakin keruh dan semakin membuat perpecahan, yaitu antara mereka yang mendukungnya dan mereka yang menentangnya. Gergen menungkapkan bahwa perlakuan ini sama saja seperti mengucapkan <em>&#8216;I don&#8217;t give a damn what you think because you&#8217;re frankly like the enemy.&#8217;</em></p>
<p>Musuh, sebuah kata yang mungkin dapat menggambarkan perasaan Trump saat ini kepada warga Amerika serta lawannya baik dari Republik maupun Demokrat. Trump seperti tidak punya teman di Washington yang dapat mendukungnya. Hal ini mendorong kita berkata, memang enak menjadi seorang pemimpin negara dengan program-program yang tidak berjalan, malah cenderung hanya sebuah teori belaka? Apabila kemudian Trump dibenci, ini tidaklah mengherankan. Ada dimanakah posisi Trump, marilah kita lihat pada infografis dibawah. Ternyata, kebencian orang pada Trump telah membuatnya mendapat peringkat terendah, yaitu 41 persen. Memalukan memang, mengingat bahkan Mantan Presiden George W. Bush saja masih lebih popular dari Trump.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-9528 size-large" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/perbandingan-100-hari-01-819x1024.jpg" alt="Presiden Trump di Ujung Tanduk" width="696" height="870" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/perbandingan-100-hari-01-819x1024.jpg 819w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/perbandingan-100-hari-01-696x870.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/perbandingan-100-hari-01-1068x1335.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/perbandingan-100-hari-01-336x420.jpg 336w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/perbandingan-100-hari-01-240x300.jpg 240w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/perbandingan-100-hari-01-768x960.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/perbandingan-100-hari-01.jpg 1675w" sizes="auto, (max-width: 696px) 100vw, 696px" /></p>
<p>(Berbagai Sumber/N30)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/05/2017-05-03-HEADER-Presiden-Trump-di-Ujung-Tanduk-revise-1024x676.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Politikus ‘Perang’ Cuitan</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/in-depth/politikus-perang-cuitan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[N30]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 May 2017 04:28:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nalar Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Politik & Figure]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Media Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Politikus]]></category>
		<category><![CDATA[Twitter]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=9296</guid>

					<description><![CDATA[&#8220;Man is by nature a political animal.&#8221; -Aristoteles PinterPolitik.com Politikus jaman sekarang harus berbicara langsung dengan masyarakat luas tanpa terkecuali. Konsep ini terlihat di Twitter, aplikasi yang telah berhasil menjadi gerbang para politikus untuk ‘berkomunikasi’ dengan warganya. Hal ini membawa para politikus ini diberikan predikat followers terbanyak. Cuitan Para Politikus Indonesia [dropcap size=big]M[/dropcap]asyarakat yang aktif [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<p style="text-align: center;">&#8220;Man is by nature a political animal.&#8221;</p>
<p style="text-align: center;">-Aristoteles</p>
</blockquote>
<hr />
<p><strong><span style="color: #cedb00;">PinterPolitik.com</span></strong></p>
<p>Politikus jaman sekarang harus berbicara langsung dengan masyarakat luas tanpa terkecuali. Konsep ini terlihat di <em>Twitter</em>, aplikasi yang telah berhasil menjadi gerbang para politikus untuk ‘berkomunikasi’ dengan warganya. Hal ini membawa para politikus ini diberikan predikat <em>followers</em> terbanyak.</p>
<p><strong>Cuitan Para Politikus Indonesia</strong></p>
<p>[dropcap size=big]M[/dropcap]asyarakat yang aktif dan cenderung kritis, tanpa disadari telah mendorong para politikus untuk juga aktif merespon mereka. Para politikus ini kemudian ‘turun ke jalan’ demi menyapa warganya. Inilah fenomena yang terjadi di Indonesia sekarang, yaitu Twitter menjadi ajang diskusi warga dengan para pemimpinnya. Seiring waktu berlalu, konsep ini nampaknya telah diterima masyarakat yang menjadi follower mereka. Berikut ini adalah infografis urutan enam besar politikus Indonesia dengan jumlah <em>followers</em> terbanyak di <em>Twitter</em>.</p>
<p><a href="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/twitter-politikus-01.png"><img loading="lazy" decoding="async" class=" td-modal-image aligncenter wp-image-9307 size-large" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/twitter-politikus-01-1024x1024.png" alt="Politikus di Twitter" width="696" height="696" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/twitter-politikus-01-1024x1024.png 1024w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/twitter-politikus-01-696x696.png 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/twitter-politikus-01-1068x1068.png 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/twitter-politikus-01-420x420.png 420w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/twitter-politikus-01-1920x1920.png 1920w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/twitter-politikus-01-135x135.png 135w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/twitter-politikus-01-150x150.png 150w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/twitter-politikus-01-300x300.png 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/twitter-politikus-01-768x768.png 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/twitter-politikus-01-125x125.png 125w" sizes="auto, (max-width: 696px) 100vw, 696px" /></a></p>
<p>Selain keenam figur ini, figur lain yang juga terkenal adalah Pramono Anung, Wiranto, Aburizal Bakrie, dan Mahfud MD. Meskipun demikian, hanya enam dari mereka yang akan dijadikan sebagai ‘trending topic’ di dalam tulisan ini, yaitu Jusuf Kalla, Prabowo Subianto, Basuki Tjahaya Purnama atau Ahok, Presiden Jokowi, SBY, dan Anies Baswedan, karena perbedaan karakteristik konten akun mereka. Apa yang membuat figur-figur ini popular? Marilah kita cari tahu dimanakah letak perbedaannya.</p>
<p><strong>Susilo Bambang Yudhoyono </strong></p>
<p>Akun milik mantan orang nomor satu Indonesia ini memiliki <em>followers</em> terbanyak karena melihat dari berbagai aspek yang ada di dalam akun <em>Twitter </em>Beliau. Membuka akun ini, kita akan melihat pertama-tama cuitan Beliau tentang keluarganya. Misalnya seperti yang terlihat di bawah ini.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-9308 size-full" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-27-at-5.54.15-PM.png" alt="Screen Shot 2017-04-27 at 5.54.15 PM" width="796" height="710" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-27-at-5.54.15-PM.png 796w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-27-at-5.54.15-PM-696x621.png 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-27-at-5.54.15-PM-471x420.png 471w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-27-at-5.54.15-PM-300x268.png 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-27-at-5.54.15-PM-768x685.png 768w" sizes="auto, (max-width: 796px) 100vw, 796px" /></p>
<p>Karakteristik lain dari akun <em>Twitter</em> ini adalah banyak cuitannya yang ditulisnya sendiri, berbeda dengan akun <em>Twitter</em> dari para politikus lainnya, misalnya Prabowo yang me-<em>retweeted</em> tulisan dari akun Gerindra maupun Anies Baswedan dan Sandiaga Uno. Contoh dari cuitan SBY terlihat seperti di bawah ini :</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-9309 size-full" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-27-at-6.03.08-PM.png" alt="Screen Shot 2017-04-27 at 6.03.08 PM" width="591" height="268" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-27-at-6.03.08-PM.png 591w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-27-at-6.03.08-PM-300x136.png 300w" sizes="auto, (max-width: 591px) 100vw, 591px" /></p>
<p>Selain itu, karakteristik dari akun SBY adalah banyak dari kegiatannya yang bersifat akademik, misalnya dengan menjadi dosen tamu di berbagai universitas atau menulis artikel di surat kabar. Hal ini menunjukkan SBY yang selalu haus akan ilmu. Inilah bukti bahwa belajar tidak pernah mengenal kata berhenti. Contohnya adalah sebagai berikut:</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-9310 size-full" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-27-at-6.12.06-PM.png" alt="Screen Shot 2017-04-27 at 6.12.06 PM" width="591" height="527" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-27-at-6.12.06-PM.png 591w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-27-at-6.12.06-PM-471x420.png 471w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-27-at-6.12.06-PM-300x268.png 300w" sizes="auto, (max-width: 591px) 100vw, 591px" /></p>
<p><strong>Jokowi </strong></p>
<p>Melihat akun <em>Twitter</em> orang pertama Republik Indonesia ini, terlihat jelas bedanya cuitan Beliau dengan SBY, yaitu SBY lebih pemikir dan serius, sedangkan Jokowi terlihat lebih sederhana, santai, dan gaul dengan cara berpakaian Beliau yang menggunakan kemeja putih dikeluarkan serta hobi <em>selfie</em>-nya. Berikut adalah contoh cuitannya:</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-9311 size-full" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-27-at-6.26.10-PM.png" alt="Screen Shot 2017-04-27 at 6.26.10 PM" width="594" height="567" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-27-at-6.26.10-PM.png 594w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-27-at-6.26.10-PM-440x420.png 440w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-27-at-6.26.10-PM-300x286.png 300w" sizes="auto, (max-width: 594px) 100vw, 594px" />Meskipun demikian, mantan presiden dan orang nomor satu kita ini sama-sama memiliki kesamaan, yaitu bahwa keduanya sama-sama suka menulis cuitan mereka sendiri, disertai dengan inisial nama mereka. Bedanya, Jokowi dapat dikatakan lebih sering menulis cuitannya sendiri, sedangkan SBY masih sering dibantu oleh admin akun <em>Twitter</em>nya.</p>
<p>Dari sisi konten secara keseluruhan, akun <em>Twitter</em> Presiden Jokowi lebih banyak berisi informasi agenda kenegaraan serta kunjungan-kunjungannya ke daerah, dan sesekali ajakan kepada masyarakat untuk melakukan sesuatu. Contoh dari cuitan Beliau mengenai salah satu dari tiga hal diatas adalah sebagai berikut:</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-9312 size-full" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-27-at-6.41.00-PM.png" alt="Screen Shot 2017-04-27 at 6.41.00 PM" width="587" height="519" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-27-at-6.41.00-PM.png 587w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-27-at-6.41.00-PM-475x420.png 475w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-27-at-6.41.00-PM-300x265.png 300w" sizes="auto, (max-width: 587px) 100vw, 587px" /></p>
<p>Selain ketiga hal di atas, akun <em>Twitter</em> Jokowi  juga menampilkan  perbedaan yang signifikan dengan akun SBY, yaitu dengan menampilkan kegiatan sosial dan kemanusiaan yang dilakukan untuk negara lain atas nama Indonesia.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-9313 size-full" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-27-at-7.18.19-PM.png" alt="Screen Shot 2017-04-27 at 7.18.19 PM" width="585" height="587" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-27-at-7.18.19-PM.png 585w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-27-at-7.18.19-PM-419x420.png 419w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-27-at-7.18.19-PM-135x135.png 135w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-27-at-7.18.19-PM-150x150.png 150w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-27-at-7.18.19-PM-300x300.png 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-27-at-7.18.19-PM-125x125.png 125w" sizes="auto, (max-width: 585px) 100vw, 585px" /></p>
<p>Akun <em>Twitter</em> Jokowi juga berbeda dengan SBY karena juga menampilkan sisi Jokowi sebagai pembawa damai, terutama menghadapi Indonesia dan Jakarta yang sedang panas dengan isu SARA. Hal ini terutama dilakukan dengan kelompok agama dan alim ulama yang dianggap mampu membawa persatuan dalam kemajemukan. Berikut di bawah ini adalah contoh cuitannya:</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-9314 size-full" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-27-at-7.29.03-PM.png" alt="Screen Shot 2017-04-27 at 7.29.03 PM" width="588" height="476" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-27-at-7.29.03-PM.png 588w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-27-at-7.29.03-PM-519x420.png 519w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-27-at-7.29.03-PM-300x243.png 300w" sizes="auto, (max-width: 588px) 100vw, 588px" /><strong>Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)</strong></p>
<p>Membuka akun <em>Twitter</em> Gubernur Jakarta aktif ini, terlihat bahwa warga Jakarta melihat Beliau sebagai gubernur yang disayang dan ‘ngangenin’.  Kesan ini dimunculkan melalui foto Beliau yang dikelilingi warga Jakarta yang memeluk dan tersenyum serta mengacungkan dua jari sebagai dukungannya pada gubernur tercinta mereka. Hal ini tentunya menjadi pembeda awal akun <em>Twitter </em>Beliau dengan akun para politikus lainnya yang jarang menampilkan pelukan dengan lawan jenis, yaitu misalnya Anies Baswedan atau Prabowo. Berikut di bawah ini adalah cuitannya:</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-9331 size-full" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-27-at-12.59.14-PM.png" alt="Screen Shot 2017-04-27 at 12.59.14 PM" width="588" height="480" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-27-at-12.59.14-PM.png 588w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-27-at-12.59.14-PM-515x420.png 515w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-27-at-12.59.14-PM-300x245.png 300w" sizes="auto, (max-width: 588px) 100vw, 588px" />Konsep disayang dan ‘ngangenin’ ini masih terus dibawa di dalam cuitan-cuitan Beliau.  Salah satu cuitan yang paling terkenal atau trending saat ini adalah balasan terima kasih dari Ahok kepada warganya yang mengirimkan karangan bunga dengan kata-kata lucu untuk Beliau. Bunga-bunga yang dipajang di Balai Kota tanggal 26 April 2017 ini menggunakan trending #GombalinAhok. Hal ini juga menunjukkan Ahok yang sebagai pejabat yang simpatik kepada warganya. Balasan cuitan dari trending terpopuler ini adalah sebagai berikut:</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-9333 size-full" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-27-at-11.37.34-AM.png" alt="Screen Shot 2017-04-27 at 11.37.34 AM" width="654" height="531" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-27-at-11.37.34-AM.png 654w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-27-at-11.37.34-AM-517x420.png 517w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-27-at-11.37.34-AM-300x244.png 300w" sizes="auto, (max-width: 654px) 100vw, 654px" />Meskipun demikian, Ahok juga ditampilkan sebagai pribadi dengan emosi yang meledak-ledak, terutama ketika Beliau berhadapan dengan orang-orang yang membuatnya kesal. Sayangnya, tidak ada cuitan dari Ahok yang sedang bersikap arogan. Dokumentasi terbesar dari hal ini ada di <em>Youtube</em>. Salah satunya adalah membentak wartawan dan melarangnya meliput serta mengusirnya dari Balai Kota. Beliau marah karena ditanya mengenai aliran dana yang masuk ke Teman Ahok sebesar 30 miliar rupiah. Beliau mengamuk dan menyatakan sebagai berikut: “Kamu adu domba saya terus, gak usah deket-deket saya kamu.”</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-9322 size-full" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-28-at-3.23.25-PM.png" alt="Screen Shot 2017-04-28 at 3.23.25 PM" width="640" height="356" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-28-at-3.23.25-PM.png 640w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-28-at-3.23.25-PM-300x167.png 300w" sizes="auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<p>Ahok di dalam berbagai cuitannya juga menampilkan Beliau sebagai sosok birokrat yang sedang mengunjungi berbagai proyeknya lengkap dengan baju dinasnya. Berikut di bawah ini adalah cuitannya:</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-9320 size-full" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-28-at-2.59.17-PM.png" alt="Screen Shot 2017-04-28 at 2.59.17 PM" width="588" height="487" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-28-at-2.59.17-PM.png 588w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-28-at-2.59.17-PM-507x420.png 507w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-28-at-2.59.17-PM-300x248.png 300w" sizes="auto, (max-width: 588px) 100vw, 588px" />Cuitan di atas juga berhubungan dengan bagian kampanye Beliau selama masa Pilkada DKI 2017, yaitu #JakartaPunyaSemua. Berikut di bawah ini adalah cuitannya:<br />
<img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-9321 size-full" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-28-at-3.16.43-PM.png" alt="Screen Shot 2017-04-28 at 3.16.43 PM" width="588" height="494" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-28-at-3.16.43-PM.png 588w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-28-at-3.16.43-PM-500x420.png 500w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-28-at-3.16.43-PM-300x252.png 300w" sizes="auto, (max-width: 588px) 100vw, 588px" />Akun <em>Twitter </em>Ahok menjadi popular karena juga menampilkan Ahok yang santai dan dinamis.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-9332 size-full" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-27-at-12.55.27-PM.png" alt="Screen Shot 2017-04-27 at 12.55.27 PM" width="596" height="483" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-27-at-12.55.27-PM.png 596w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-27-at-12.55.27-PM-518x420.png 518w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-27-at-12.55.27-PM-300x243.png 300w" sizes="auto, (max-width: 596px) 100vw, 596px" />Sama seperti Anies Baswedan, Ahok juga seorang f<em>amily Man</em> yang sangat menyayangi keluarganya. Semua ini terlihat dari cuitannya yang berfoto bersama keluarganya serta penghormatan kepada istrinya, yang disebutnya sebagai sosok ibu. Berikut adalah salah satu cuitannya:</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-9330 size-full" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-27-at-1.36.41-PM.png" alt="Screen Shot 2017-04-27 at 1.36.41 PM" width="588" height="544" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-27-at-1.36.41-PM.png 588w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-27-at-1.36.41-PM-454x420.png 454w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-27-at-1.36.41-PM-300x278.png 300w" sizes="auto, (max-width: 588px) 100vw, 588px" /></p>
<p><strong>Jusuf Kalla</strong></p>
<p>Membuka akun wakil presiden Indonesia ini, terlihat perbedaan yang mencolok, yang membuat cuitan Beliau terlihat lebih <em>stand-out</em> dibandingkan dengan akun para politikus lainnya di <em>Twitter</em>, yaitu keterlibatan Beliau secara intens di dalam kegiatan kemanusiaan dan fungsi Beliau sebagai wakil dari Indonesia dalam bidang ekonomi di dalam maupun luar negeri. Meskipun demikian, banyak cuitan Beliau yang sifatnya tidak langsung (tidak ditulis sendiri) dan lebih merupakan <em>re-tweeted</em> dari akun lain yang memasukkan namanya. Sebaliknya, hanya sesekali Beliau terlihat menulis langsung cuitannya, terutama pada <em>occasion </em>atau suasana tertentu yang menurut Beliau harus didokumentasi. Berikut di bawah ini adalah  salah satu cuitan langsungnya:</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-9327 size-full" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-28-at-10.51.04-AM.png" alt="Screen Shot 2017-04-28 at 10.51.04 AM" width="587" height="455" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-28-at-10.51.04-AM.png 587w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-28-at-10.51.04-AM-542x420.png 542w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-28-at-10.51.04-AM-300x233.png 300w" sizes="auto, (max-width: 587px) 100vw, 587px" /></p>
<p>Berhubungan dengan fungsi atau keberadaan Beliau sebagai ketua Palang Merah Indonesia atau PMI, salah satu bukti kegiatan Beliau ini terlihat di dalam satu cuitan yang di <em>re-tweeted</em> oleh Jusuf Kalla dari PMI DKI Jakarta. Di dalam cuitan Rapat Kerja Teknis PMI ini, mereka menyatakan pikiran JK bahwa PMI membantu masyarakat dengan sukarela. Berikut di bawah ini adalah cuitannya:</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-9323 size-full" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-28-at-9.52.29-AM.png" alt="Screen Shot 2017-04-28 at 9.52.29 AM" width="592" height="315" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-28-at-9.52.29-AM.png 592w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-28-at-9.52.29-AM-300x160.png 300w" sizes="auto, (max-width: 592px) 100vw, 592px" />Selain misi kemanusiaan melalui PMI, yang paling terlihat dari cuitan-cuitan Beliau mengenai misi kemanusiaan  melalui  kunjungannya pada kota-kota di Indonesia yang mengalami bencana. Misalnya yang terlihat pada cuitan langsung Beliau seperti di bawah ini:</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-9324 size-full" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-28-at-10.03.21-AM.png" alt="Screen Shot 2017-04-28 at 10.03.21 AM" width="591" height="481" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-28-at-10.03.21-AM.png 591w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-28-at-10.03.21-AM-516x420.png 516w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-28-at-10.03.21-AM-300x244.png 300w" sizes="auto, (max-width: 591px) 100vw, 591px" /></p>
<p>Jusuf Kalla juga berperan penting di dalam diplomasi ekonomi Indonesia di luar negeri. Di dalam akun <em>Twitter</em> Beliau ini sering terdapat banyak cuitan baik langsung maupun tidak langsung yang berkaitan dengan kegiatan Beliau di dalam kunjungan kenegaraan maupun forum-forum ekonomi dunia, misalnya kunjungan kenegaraan ke Peru untuk menghadiri KTT <em>APEC</em> 2016 dan undangan untuk berbicara di PBB sebagai wakil Indonesia. Berikut di bawah ini adalah cuitan langsung Beliau mengenai keterlibatan Beliau di dalam <em>APEC</em>:</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-9325 size-full" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-28-at-10.16.02-AM.png" alt="Screen Shot 2017-04-28 at 10.16.02 AM" width="589" height="434" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-28-at-10.16.02-AM.png 589w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-28-at-10.16.02-AM-80x60.png 80w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-28-at-10.16.02-AM-570x420.png 570w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-28-at-10.16.02-AM-300x221.png 300w" sizes="auto, (max-width: 589px) 100vw, 589px" /></p>
<p>Contoh di atas memperlihatkan fungsi kerja Jusuf Kalla yang sifatnya lebih berorientasi pada luar negeri, terutama untuk hubungan diplomatik dengan negara-negara lain, terutama di bidang ekonomi. Fungsi Beliau dalam hal ini berkaitan erat dengan figur Beliau sebagai seorang pebisnis yang dapat menarik hati investor luar, sedangkan Jokowi lebih berorientasi pada pengembangan ekonomi daerah. Berikut di bawah ini salah satu bentuk cuitan <em>re-tweeted</em> Beliau berkaitan dengan diplomasi ekonomi:</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-9326 size-full" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-28-at-10.43.57-AM.png" alt="Screen Shot 2017-04-28 at 10.43.57 AM" width="588" height="447" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-28-at-10.43.57-AM.png 588w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-28-at-10.43.57-AM-80x60.png 80w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-28-at-10.43.57-AM-552x420.png 552w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-28-at-10.43.57-AM-300x228.png 300w" sizes="auto, (max-width: 588px) 100vw, 588px" /></p>
<p>Selain itu, Jusuf  Kalla juga berperan besar sebagai duta diplomasi Indonesia di dalam negeri untuk negara-negara lain di dalam kaitannya dengan  ekonomi, pendidikan, dan keamanan. Berikut di bawah ini adalah bentuk cuitan <em>re-tweeted</em> Beliau:</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-9328 size-full" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-28-at-11.09.27-AM.png" alt="Screen Shot 2017-04-28 at 11.09.27 AM" width="591" height="545" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-28-at-11.09.27-AM.png 591w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-28-at-11.09.27-AM-455x420.png 455w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-28-at-11.09.27-AM-300x277.png 300w" sizes="auto, (max-width: 591px) 100vw, 591px" /></p>
<p><strong>Prabowo Subianto</strong></p>
<p>Dibandingkan dengan akun Jusuf Kalla yang sifatnya diplomasi ekonomi dan kemanusiaan,  akun <em>Twitter</em> Prabowo Subianto lebih menonjolkan citra Beliau sebagai seorang ketua partai Gerindra. Secara otomatis, akun Beliau merupakan perpanjangan tangan dari Partai Gerindra dan sebaliknya. Namun, seperti layaknya Jusuf Kalla, jumlah cuitan <em>re-tweet</em>nya jauh lebih banyak dibandingkan dengan cuitan langsungnya, meskipun jumlahnya masih terlihat seimbang dengan cuitan langsung Beliau. Berikut di bawah ini adalah cuitannya:</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-9339 size-full" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-28-at-11.26.15-AM-1.png" alt="Screen Shot 2017-04-28 at 11.26.15 AM" width="586" height="474" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-28-at-11.26.15-AM-1.png 586w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-28-at-11.26.15-AM-1-519x420.png 519w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-28-at-11.26.15-AM-1-300x243.png 300w" sizes="auto, (max-width: 586px) 100vw, 586px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selanjutnya, pertama kali membuka akun Ketua Umum Gerindra ini, pandangan pertama yang muncul adalah kesan Beliau sebagai <em>macho man</em> atau <em>patriotic man</em> seperti yang digambarkan oleh film-film Amerika misalnya <em>GI Joe</em>. Kesan ini bahkan sudah dimunculkan ini dalam  salah satu cuitan <em>re-tweet-</em>nya dari Partai Gerindra sebagai berikut:</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-9329 size-full" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-28-at-11.27.32-AM.png" alt="Screen Shot 2017-04-28 at 11.27.32 AM" width="590" height="505" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-28-at-11.27.32-AM.png 590w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-28-at-11.27.32-AM-491x420.png 491w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-28-at-11.27.32-AM-300x257.png 300w" sizes="auto, (max-width: 590px) 100vw, 590px" /></p>
<p>Meskipun demikian, sisi lain dari kesan foto ini menampilkan bahwa Beliau adalah orang yang juga senang dipuji-puji dan diagung-agungkan orang melalui kekuasaan dan sangat berambisi menjadi pemimpin. Benarkah demikian? Apabila ditelurusi balik pada tahun 2014, Beliau begitu sangat berambisi menjadi orang nomor satu di Indonesia. Ingatkah Anda siapa yang menjadi lawan politiknya? Beliau waktu itu melawan tidak lain dan tidak bukan presiden kita sendiri Jokowi, yang berakhir dengan kekalahan telak Beliau.  Sekilas melihat cuitan Beliau, terhitung sejak Pilkada Jakarta 2017, tampak jelas bahwa Beliau masih berambisi menjadi orang penting di Indonesia ini. Bagaimanakah cara Beliau untuk mengungkapkan hal ini? Dari pengamatan, melalui cuitan-cuitan Beliau yang bersifat nasionalis dan ‘membakar jiwa patriotisme’. Pemikiran ini terlihat melalui cuitan langsung seperti di bawah ini:</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-9340 size-full" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-28-at-11.31.34-AM-1.png" alt="Screen Shot 2017-04-28 at 11.31.34 AM" width="593" height="111" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-28-at-11.31.34-AM-1.png 593w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-28-at-11.31.34-AM-1-300x56.png 300w" sizes="auto, (max-width: 593px) 100vw, 593px" /><strong>Anies Baswedan</strong></p>
<p>Akun <em>Twitter</em> Gubernur Terpilih Jakarta 2017-2022 ini memang terlihat sangat tersegmentasi dengan keterlibatan Beliau di dalam kampanye. Hal ini memunculkan pandangan pertama akan semakin munculnya sisi Beliau sebagai seorang politikus bersamaan  dengan  sisi Beliau sebagai akademis. Hal ini terlihat bahkan dari cuitan Beliau yang menunjukkan pose dirinya bersama wakilnya Sandiaga Uno. Tampaknya akun <em>Twitter</em> Beliau memang digunakan sekarang ini hanya untuk mengkampanyekan dirinya dan Sandi sebagai ‘pemilik baru Jakarta’ Berikut di bawah ini adalah cuitan Beliau:</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-9341 size-full" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-28-at-12.02.27-PM-1.png" alt="Screen Shot 2017-04-28 at 12.02.27 PM" width="589" height="428" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-28-at-12.02.27-PM-1.png 589w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-28-at-12.02.27-PM-1-324x235.png 324w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-28-at-12.02.27-PM-1-578x420.png 578w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-28-at-12.02.27-PM-1-300x218.png 300w" sizes="auto, (max-width: 589px) 100vw, 589px" /></p>
<p>Berkaitan dengan kampanye Pilkada DKI 2017, cuitan-cuitan Beliau berhasil menyatakan bahwa politik harus dapat disandingkan keseharian dan keadaan masyarakat yang nyata. Terlihat  dari cuitan politik Beliau yaitu mengenai ke-non-elitisan politik, yang digambarkan dalam bentuk gerakan untuk merangkul masyarakat kelas menengah bawah. Berikut di bawah ini adalah cuitan terkait hal tersebut:</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-9334 size-full" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-27-at-10.30.17-AM.png" alt="Screen Shot 2017-04-27 at 10.30.17 AM" width="674" height="511" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-27-at-10.30.17-AM.png 674w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-27-at-10.30.17-AM-80x60.png 80w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-27-at-10.30.17-AM-554x420.png 554w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-27-at-10.30.17-AM-300x227.png 300w" sizes="auto, (max-width: 674px) 100vw, 674px" /></p>
<p>Berbagai cuitan Anies Baswedan juga menampilkan sisi kampanye Beliau untuk untuk menarik hati masyarakat. Misalnya, melalui kampanye program KJPPlus sebagaimana ditunjukkan oleh cuitan ini:</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-9342 size-full" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-28-at-2.15.50-PM-1.png" alt="Screen Shot 2017-04-28 at 2.15.50 PM" width="583" height="446" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-28-at-2.15.50-PM-1.png 583w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-28-at-2.15.50-PM-1-80x60.png 80w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-28-at-2.15.50-PM-1-549x420.png 549w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-28-at-2.15.50-PM-1-300x230.png 300w" sizes="auto, (max-width: 583px) 100vw, 583px" /></p>
<p>Anies Baswedan juga disukai karena citra Beliau sebagai <em>family man</em> atau Pria berorientasi Keluarga. Sikap Beliau yang sangat perhatian dan  menyayangi anak-anaknya ditunjukkan oleh cuitan di bawah ini:</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-9337 size-full" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-27-at-10.30.41-AM.png" alt="Screen Shot 2017-04-27 at 10.30.41 AM" width="655" height="600" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-27-at-10.30.41-AM.png 655w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-27-at-10.30.41-AM-459x420.png 459w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-27-at-10.30.41-AM-300x275.png 300w" sizes="auto, (max-width: 655px) 100vw, 655px" /></p>
<p>Anies Baswedan juga digambarkan sebagai pria santun yang taat beragama. Hal ini ditunjukkan oleh cuitan sebagai berikut:</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-9343 size-full" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-28-at-2.46.04-PM-1.png" alt="Screen Shot 2017-04-28 at 2.46.04 PM" width="589" height="494" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-28-at-2.46.04-PM-1.png 589w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-28-at-2.46.04-PM-1-501x420.png 501w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-28-at-2.46.04-PM-1-300x252.png 300w" sizes="auto, (max-width: 589px) 100vw, 589px" /></p>
<p>Terakhir, cuitan Anies juga menggambarkan Beliau sebagai politikus humoris yang menanggapi semua berita miring tentang Beliau dengan guyonan santai. Satu video cuitan dari  beberapa cuitan dengan trending <strong>#tweetjahat</strong> dibawah ini menggambarkan hal tersebut:</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-9335 size-full" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-27-at-10.52.34-AM.png" alt="Screen Shot 2017-04-27 at 10.52.34 AM" width="610" height="626" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-27-at-10.52.34-AM.png 610w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-27-at-10.52.34-AM-356x364.png 356w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-27-at-10.52.34-AM-409x420.png 409w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Screen-Shot-2017-04-27-at-10.52.34-AM-292x300.png 292w" sizes="auto, (max-width: 610px) 100vw, 610px" /></p>
<p>Disini Beliau bergaya James Bond lengkap dengan kacamata hitam untuk menjawab netizen yang mengaku Beliau sudah berubah (tidak dikenal lagi). Martini pun berubah menjadi Bir Pletok untuk lebih dapat memasuki lingkungan Indonesia yang muslim dan tidak boleh meminum alkohol.</p>
<p><strong>Ternyata <em>Twittter</em> pun Punya Strata!</strong></p>
<p>Melihat enam peringkat akun <em>Twitter </em>di atas serta konten yang ditampilkan oleh masing-masing politikus, ada satu kesimpulan yang dapat diambil, yaitu kelas atau strata itu penting di dalam politik. Setiap politikus ternyata mempunyai segmentasi pasar yang memang sudah ditetapkan sebelumnya, mungkin bahkan ketika akun <em>Twitter</em> mereka baru dirancang.</p>
<p>Misalnya, SBY memiliki pasar yang ditujukan untuk para akademis atau orang-orang pintar. Berbagai cuitan Beliau sudah menunjukkan segmentasi ini. Hal ini sesuai dengan latar belakang Beliau yang memang bergelut di dalam dunia pendidikan sejak muda. Oleh karena itu, tidak heran bahwa pengikut Beliau pun banyak.</p>
<p>Lain halnya dengan Jokowi yang menggunakan akun <em>Twitter-</em>nya untuk mengambil hati masyarakat Indonesia kelas menengah ke bawah. Ada yang mengklaim bahwa hal ini dilakukan Jokowi karena Beliau dinilai sebagai presiden terlemah di Indonesia. Oleh karena itu, akun <em>Twitter</em> Beliau yang terlihat santai dan informatif dibuat juga sebagai sarana kampanye mengumpulkan kekuatan dan dukungan.</p>
<p>Lain Jokowi dan SBY, lain pula Ahok. Segmentasi kelas yang Beliau perlihatkan dari berbagai cuitannya memperlihatkan bahwa Beliau adalah politikus kaum muda dan orang-orang yang berpikiran moderen dan terbuka. Gaya bahasanya lugas, santai, dan jujur, namun tetap menunjukkan kewibawaannya sebagai pemimpin yang ‘ngangenin’. Kelas masyarakat  Beliau pun ternyata bervariasi, dari kelas atas (artis) sampai dengan kelas bawah, semua menyayangi Beliau. Oleh karena itu, dari reaksi masyakat mengenai kekalahan Beliau, dapat dikatakan sebagai Beliau adalah <em>Governor of The Year</em> untuk masyarakat.</p>
<p>Pada Jusuf Kalla, kelas atau strata yang dikejar adalah mereka yang juga berprofesi sebagai politikus dan tentunya masyarakat menengah ke atas.  Hal ini tidak mengherankan karena Jusuf Kalla atau JK memang adalah seorang pebisnis yang pastinya memiliki lingkaran para pebisnis disekitarnya. Selain itu, berbagai tugasnya sebagai diplomat untuk Indonesia dalam bidang ekonomi makin menguatkan hal ini. Oleh karena itu, melihat pekerjaan dan tugas Beliau, apabila dibandingkan dengan Jokowi yang santai, tidak mengherankan bahwa Beliau harus lebih memperlihatkan citra atau <em>image </em>sebagai sebagai elit politik.</p>
<p>Pada Prabowo Subianto, kelas atau strata <em>Twitter-</em>nya sangat ditujukan untuk mencari dukungan dan suara dari pengikutnya sendiri, yaitu dari Partai Gerindra. Semua cuitan Beliau di dalam Twitternya hampir selalu dikaitkan dengan tujuan untuk dan berkampanye untuk Anies-Sandi dan bahkan dapat dikatakan untuk mengkampanyekan dirinya. Oleh karena, dapatkah kita katakan Prabowo juga sedang mencari suara untuk menjadi presiden tahun 2019?</p>
<p>Akhirnya, pada <em>Twitter</em> Anies Baswedan, tampak bahwa kelas atau stata dari akun <em>Twitter </em>Beliau sangat menunjuk pada masyarakat Jakarta yang mayoritas beragama muslim. Kelas yang dituju pun bervariasi, agak mirip dengan Ahok. Meskipun demikian, bedanya Beliau berusaha menciptakan kesan sebagai politikus yang santun dan anti-elitis, yaitu yang berpihak pada kelas bawah yang miskin dan tertindas. Semua cuitan Beliau menunjukkan kedua konsep ini.</p>
<p>Pada akhirnya, inilah fungsi <em>Twitter</em> saat ini, yaitu sebagai mesin perang pengaruh bagi para politikus dengan menggunakan kelas sebagai medannya. Penjelasan-penjelasan di atas sangat menunjukkan bahwa kelas adalah sarana kampanye efektif bagi politikus untuk memperoleh suara, Dengan kata lain, strategi kelas akan menciptakan gelombang dukungan yang pasti terbukti ampuh untuk memperoleh kemenangan. Akhir kata, mengutip Walter Rodney, seorang politikus asal Guyana, apabila tidak ada kelas di dalam masyarakat, maka tidak akan ada negara. Hal ini terjadi karena negara adalah permainan kelas tertentu, politikus di dalam hal ini, untuk mengontrol masyarakat demi kepentingan mereka sendiri. (Berbagai sumber/N30)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/2017-04-25-HEADER-cuitan-politisi-2-1024x676.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Kemenangan Anies, Kesantunan atau ‘Agama’?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/in-depth/kemenangan-anies-kesantunan-atau-agama2/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[N30]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Apr 2017 06:17:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nalar Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Politik & Figure]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Ahok]]></category>
		<category><![CDATA[Anies Baswedan]]></category>
		<category><![CDATA[DKI Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur]]></category>
		<category><![CDATA[iNews]]></category>
		<category><![CDATA[Organisasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=9116</guid>

					<description><![CDATA[“When you play a Game of Thrones you win or you die.” &#8211; Cersei Lannister, Game of Thrones PinterPolitik.com Tanggal 19 April 2017 menandai terbentuknya Jakarta yang baru melalui kepemimpinan Gubernur Terpilih Anies Baswedan. Menurut beberapa lembaga survei, seperti Voxpoll, Indo Barometer, Indikator, Charta Politika, SMRC, iNews Research, beliau menang dengan mengalahkan telak Calon Gubernur [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><strong>“When you play a Game of Thrones you win or you die.”</strong></p>
<p style="text-align: center;">&#8211; <em>Cersei Lannister, Game of Thrones</em></p>
<hr />
<p><strong><span style="color: #cedb00;">PinterPolitik.com</span></strong></p>
<p>Tanggal 19 April 2017 menandai terbentuknya Jakarta yang baru melalui kepemimpinan Gubernur Terpilih Anies Baswedan. Menurut beberapa lembaga survei, seperti <em>Voxpoll, Indo Barometer, Indikator, Charta Politika, SMRC, iNews Research</em>, beliau menang dengan mengalahkan telak Calon Gubernur Petahana Basuki Tjahaya Purnama (Ahok) sebanyak 58 sampai dengan 59 persen melawan Ahok sebesar 41 persen sampai dengan 42 persen.<br />
Kemenangan Anies ini digadang terkait isu kesantunan yang dibawa oleh Anies-Sandi. Hal ini menurut para pemilih diharapkan menjadi pintu bagi Jakarta yang lebih bermartabat dan santun di dalam kerangka agama Islam. Meskipun demikian, ada dugaan bahwa kesantunan Anies Baswedan dan kemenangannya menjadi gubernur Jakarta hanyalah sebuah permainan belaka, yang didalangi oleh kelompok atau orang-orang tertentu yang ingin berkuasa di Indonesia melalui gerakan  makar untuk menjatuhkan Presiden Jokowi melalui kekalahan Ahok. Benarkah demikian adanya? Marilah kita telurusi faktanya di dalam artikel ini.<br />
<strong>Kesantunan Sebagai Warisan Kehidupan Anies </strong></p>
<p>[dropcap size=big]A[/dropcap]nies Baswedan, yang bernama lengkap Anies Rasyid Baswedan Ph.D ini, lahir di Kuningan, Jawa Barat pada tanggal 6 Mei 1969 dari pasangan Drs. H. Rasyid Baswedan (alm) seorang  Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia dan Wakil Rektor Universitas Islam Indonesia dan  Prof. DR. Aliyah Rasyid, M.Pd, Dosen Fakultas  Ilmu Sosial, Universitas Negeri Yogjakarta.</p>
<p>Keluarganya adalah keluarga islam yang selalu mengajarkan mengenai nilai-nilai keislaman, seperti taat beribadah dan serta pembiasaan untuk bersikap santun kepada semua orang, serta pembiasaan lainnya seperti pembiasaan banyak membaca, kerja keras, bertanggung jawab, berbicara di depan umum, berorganisasi, menghadapi tantangan, serta pembiasaan-pembiasaan baik lainnya, termasuk di dalamnya usaha untuk menjadi tangguh dan tetap sederhana.</p>
<figure id="attachment_9120" aria-describedby="caption-attachment-9120" style="width: 1024px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-9120 size-large" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Ibu-Anies-Baswedan-1024x576.jpg" alt="" width="1024" height="576" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Ibu-Anies-Baswedan-1024x576.jpg 1024w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Ibu-Anies-Baswedan-696x392.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Ibu-Anies-Baswedan-1068x601.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Ibu-Anies-Baswedan-747x420.jpg 747w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Ibu-Anies-Baswedan.jpg 1920w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Ibu-Anies-Baswedan-300x169.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Ibu-Anies-Baswedan-768x432.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption id="caption-attachment-9120" class="wp-caption-text">Ibu Anies Baswedan, Prof. DR. Aliyah Rasyid, M.Pd, (Sumber: Google)</figcaption></figure>
<figure id="attachment_9119" aria-describedby="caption-attachment-9119" style="width: 1024px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-9119 size-full" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/ayah-anies-.jpg" alt="" width="1024" height="1024" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/ayah-anies-.jpg 1024w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/ayah-anies--696x696.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/ayah-anies--420x420.jpg 420w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/ayah-anies--135x135.jpg 135w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/ayah-anies--150x150.jpg 150w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/ayah-anies--300x300.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/ayah-anies--768x768.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/ayah-anies--125x125.jpg 125w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption id="caption-attachment-9119" class="wp-caption-text">Almarhum Ayah Gubernur Anies Baswedan, Rasyid Baswedan (Sumber: Google)</figcaption></figure>
<p>Keluarga juga yang membuatnya menjadi pribadi yang kuat dan sukses seperti sekarang ini. Oleh karena itu, fungsi keluarga, terutama orang tua yang tegas untuk anak-anak sangat penting, terutama untuk menumbuhkan kesantunan, tata krama, dan sikap kesederhanaan itu sendiri. Ketiga hal ini akan membuat anak menjadi tangguh, disenangi, dan disegani banyak orang, terutama saat berhadapan dengan dunia luar. Hal ini akan membuat anak-anak tidak sombong dan lebih dihargai sebagai manusia.</p>
<p>Selain keluarga, mengenyam pendidikan di Yogyakarta mungkin memiliki andil besar di dalam kehidupan kesantunan Anies Baswedan. Islam adalah agama terbesar yang dianut di Yogyakarta. Menurut data BPS tahun 2010, kota ini memiliki persentase pengikut Islam terbesar, yaitu sebesar 92 persen atau sebesar 3.179.129 dari 3.457.491 jiwa penduduk Yogyakarta. Selain itu, Yogyakarta juga menjadi markas besar dari Muhammadiyah yang adalah organisasi reformis Islam berpengaruh di Indonesia.</p>
<p>Melihat hal ini, tidak mengherankan apabila Anies, yang menghabiskan seluruh jenjang pendidikan dasar, menengah, dan tingginya diselesaikan di kota pelajar ini, menjadi pribadi yang bertumbuh dan taat di dalam ajaran agama Islam. Hal ini mendorong Beliau menjadi  seorang aktivis islam sejati, yang  semakin terlihat ketika Beliau kuliah di Fakultas Ekonomi UGM tahun 1989. Saat itu, Beliau sudah aktif bergelut di dalam komunitas mahasiswa Islam, yaitu di dalam Himpunan Masyarakat Islam atau HMI dan menjadi salah satu anggota Majelis Penyelamat Organisasi HMI UGM.</p>
<p>Didikan berdasarkan Islam mempunyai andil besar di dalam kepemimpinan Anies Baswedan, terutama menyangkut Islam di Indonesia dan kesantunan bahasanya. Menurut Reiter (2000), kesantunan berbahasa adalah salah satu nilai budaya yang sangat dijunjung tinggi di dalam masyarakat.  Nilai kesantunan lanjut Reiter adalah bukan sesuatu yang dibawa sejak lahir, namun merupakan hasil proses sosial dan pembinaan sosial budaya dan sejarah suatu bangsa. Selaras dengan Reiter, Lakof (1990), menyatakan bahwa kesantunan linguistik adalah suatu sistem yang direka untuk memudahkan hubungan interpersonal, yaitu dengan mengurangkan konflik dan konfrontasi. Disinilah keunggulan Anies, yang diterima secara penuh oleh warga Jakarta, disamping melihat kesamaan agamanya. Hal ini terlihat pada tabel di bawah ini sebagaimana yang telah dirangkum oleh <em>PinterPolitik</em>.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-9122 size-full" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/alasan-memilih-paslon.png" alt="" width="960" height="873" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/alasan-memilih-paslon.png 960w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/alasan-memilih-paslon-696x633.png 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/alasan-memilih-paslon-462x420.png 462w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/alasan-memilih-paslon-300x273.png 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/alasan-memilih-paslon-768x698.png 768w" sizes="auto, (max-width: 960px) 100vw, 960px" /></p>
<p><strong>Anies Si Oportunis dan Ambisi Kekuasaan? </strong></p>
<p>Tentang kesantunan yang dibawa oleh Anies sendiri, kuat dugaan dari berbagai sumber mengenai Pilkada DKI 2017 bahwa kesantunan Beliau adalah kepalsuan belaka.  Dugaan ini muncul dari artikel yang menceritakan bahwa Anies Baswedan adalah seorang yang haus kekuasaan, bukan lagi seorang akademik yang santun dan jujur. Artikel ini juga menceritakan bahwa Anies juga <span style="color: #000000;"><strong><a style="color: #000000;" href="https://seword.com/politik/bongkar-manuver-bunglon-dibalik-kesantunan-anies/">seorang bunglon</a></strong></span> dan oportunis yang juga mampu memanfaatkan situasi. Sebagai bayangan, si penulis menceritakan bahwa Anies pada Pilpres 2014 adalah jubir atau Juru Bicara dari kampanye Jokowi-Jusuf Kalla. Hal ini membawa Beliau pada kemenangan Jokowi dan akhirnya terpilihnya Beliau menjadi Menteri Pendidikan tahun 2014, sebelum kemudian diberhentikan pada tahun 2016 oleh Presiden Jokowi.</p>
<p>Si Penulis juga menceritakan bahwa sebelum dirangkul oleh Prabowo menjadi kandidat Gubernur Jakarta, Anies adalah seorang tokoh yang tidak segan untuk melawan Prabowo, yaitu dengan menggunakan kesantunannya dan manis bicaranya, Beliau mampu menghancurkan citra Prabowo. Selain Prabowo, Beliau juga tidak menyukai FPI atau Forum Pembela Islam. Sebaliknya, pada Pilkada Jakarta 2017 ini, Beliau memang tampaknya lebih haus kekuasaaan. Si Penulis bercerita bahwa bukanlah Anies yang awalnya menjadi kandidat gubernur, melainkan Sandiaga Uno. Akan tetapi, Ketua Partai Gerindra, Prabowo Subianto, tidak memberikan lampu hijau karena Sandiaga Uno yang dianggap tidak berpengalaman, sehingga Beliau ditawarkan menjadi cawagub saja. Ketika Sandiaga Uno sudah menerima keputusan Prabowo ini, calon kandidat gubernur pun dicari. Tersebutlah nama Anies Baswedan dari Partai PKS. Prabowo awalnya tidak merasa yakin dengan pemilihan ini mengingat bahwa Anies telah menjelek-jelekkan namanya pada tahun 2014. Perkembangan cerita kemudian, PKS dan Anies tentu saja berhasil membujuk Prabowo untuk memilih Anies menjadi calon gubernurnya. Bagaimana hal ini dapat terjadi? Tentu saja dengan menggunakan cara oportunis, yaitu dengan merubah posisi dari membenci Prabowo dan FPI menjadi pendukung mereka. Terlihat disini, yaitu bahwa Anies akan tidak akan segan-segan menggunakan segala macam daya dan upaya untuk mencapai ambisinya sebagai penguasa, bahkan dengan menjilat musuhnya sendiri. Kalau sudah begini, masihkah kita melihat Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta 2017 yang layak?</p>
<p><strong>Anies Baswedan dan Makar, <em>Game of Thrones</em> Indonesia?</strong></p>
<p>Selain ada dugaan isu bunglon atau oportunis, Anies juga terkait isu makar menggunakan agama, yaitu kasus Al-maidah untuk menjatuhkan lawannya, Gubernur Petahana Basuki Tjahaya Purnama atau Ahok, sebagai upaya lanjut untuk menjatuhkan Presiden Jokowi. Skenarionya, apabila Ahok jatuh, maka akan mudah untuk menjatuhkan Jokowi, sehingga musuh-musuh keduanya akan mampu menaiki tampuk kekuasaan dengan menjabat sebagai pimpinan tertinggi di Indonesia maupun penguasaan secara ekonomi.</p>
<p>Hal ini terdengar seperti film seri HBO <em>Game of Thrones</em> bukan? Untuk yang belum mengenal film seri ini, pada dasarnya skenario cerita dibangun diatas konsep kekuasaan itu sendiri. Tersebutlah di <em>Game of Thrones</em> ini, keluarga Lannister, yaitu penguasa King’s Landing di Westeros, penguasa tiran yang menghancurkan semua musuhnya dengan membunuh demi mempertahankan kekuasaan. Tokoh utama dari cerita ini memang banyak, namun hanya satu tokoh yang berperan besar di dalam menjalankan roda kekuasaan ini, yaitu Cersei Lannister. Ia adalah seorang wanita bangsawan yang menikahi Raja Robert Baratheon, namun memiliki hubungan inses dengan saudara kembarnya Jaime Lannister dan menghasilkan tiga orang anak, yaitu Joffrey Baratheon, Mircella Baratheon, dan Tommen Baratheon. Singkat cerita, ia membunuh suaminya sendiri secara tidak langsung, tangan kanan suaminya sendiri, Ned Stark melalui hukuman pancung, dan membakar menantu perempuannya beserta para pendukungnya dengan mengurung mereka di dalam gedung yang terbakar. Semuanya ini ia lakukan untuk memperoleh kekuasaan. Pada akhirnya, setelah kehilangan ketiga anaknya secara tragis, dua diracun dan satu melompat bunuh diri, ia melantik dirinya sendiri menjadi ratu dengan gelar <em>Queen Cersei I Lannister, Queen of the Andals and the First Men</em>. Inilah yang menutup cerita <em>Game of Thrones</em> tahun lalu.</p>
<p>Di dalam versi <em>Game of Thrones</em> Indonesia, <span style="color: #000000;"><strong><a style="color: #000000;" href="https://tirto.id/investigasi-allan-nairn-ahok-hanyalah-dalih-untuk-makar-cm2X">usaha untuk menghancurkan ini menggunakan makar</a></strong></span>, yang didalangi para jenderal aktif maupun pensiunan, yang berniat untuk menjatuhkan Jokowi dengan menyingkirkan Ahok dan mencegah tentara diadili atas peristiwa pembantaian sipil 1965, yaitu pembunuhan massal oleh militer Indonesia dan didukung pemerintah Amerika Serikat. Pendukung gerakan ini antara lain Pengusaha Harry Tanoe, yang diduga sebagai salah satu Sembilan Naga atau Sembilan Pengusaha Indonesia yang diduga ikut mendalangi makar. Pendukung lainnya yang ikut terlibat adalah Prabowo, Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dan Fadli Zon (baca tulisan Alain Nairm yang telah diterjemahkan di tirto.id).</p>
<p>Skenario makar yang menuntut petahana Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dipenjara atas tuduhan penistaan agama, dibuka pertama oleh Rizieq Shibab, Ketua FPI, yang akan bertugas sebagai penyuara dan pendesak. Ia, dengan dugaan sebagian pendanaan oleh Tommy Soeharto, berdemonstrasi mengumpulkan ratusan ribu umat muslim untuk menuntut keadilan dengan turun ke jalan. Selain Tommy Soeharto, pendanaan juga diduga didapat dari Harry Tanoe, yang didapuk sebagai penghubung antara Trump dan Prabowo serta SBY yang secara tidak langsung menyumbang untuk aksi protes FPI melalui masjid dan sekolah.</p>
<p>Lalu dimanakah Anies berfungsi di dalam menjalankan makar ini? Anies berfungsi untuk berkampanye menarik massa sebanyak-banyaknya lewat gaya kesantunannya melalui kegiatan dakwah di masjid-masjid serta pendekatan kepada masyarakat melalui tutur katanya yang sopan dan ramah. Hal ini berakibat pada semakin matangnya dan gencarnya gerakan makar dalam bentuk demonstrasi menentang Ahok di Jakarta selama Pilkada DKI Jakarta 2017 ini.</p>
<p><strong>Kafir tetapi Menyembah Allah?</strong></p>
<p>Soal jujur atau tidaknya kampanye Anies, menurut Beliau memiliki kekuasaan itu penting, Salah satunya memenangkan Pilkada DKI dengan mengedepankan isu memilih pemimpin seagama dan melarang yang beda agama atau kafir. Larangan ini telah muncul bahkan sejak tahun 2016 ketika masa-masa kampanye Pilkada DKI 2017 baru dimulai. Surat Al-maidah 51 yang menjatuhkan Ahok digadang menjadi biang keladinya. Di dalam surat ini, jelas-jelas disebut memilih pemimpin kafir, yaitu Yahudi atau Kristen sangat dilarang karena apabila dilakukan, Allah akan marah dan menghukum umat-nya. Oleh karena itu memilih pemimpin kafir haram hukumnya. Benarkah demikian? Lalu mengapa Al-Qur’an menyatakan kebalikannya?</p>
<p>Kafir menurut Al-Qur’an adalah orang yang mengingkari kebenaran Artinya: orang yang menyembunyikan atau mengingkari kebenaran. Dalam terminologi kultural, kata ini digunakan dalam agama Islam untuk merujuk kepada orang yang mengingkari nikmat Allah. Dari pengertian ini, sudah jelas bahwa pengikut Yesus atau Isa bukanlah orang kafir.</p>
<p>Mengutip pendapat penulis mengenai hal ini, Al-Qur’an berkata:</p>
<p style="text-align: center;"><em>&#8220;dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu [yaitu Isa Al-Masih] di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat. Kemudian hanya kepada Akulah kembalimu, lalu Aku memutuskan di antaramu tentang hal-hal yang selalu kamu berselisih padanya&#8221;</em> (Qs 3:55).</p>
<p style="text-align: left;">Dengan jelas Al-Qur’an menyatakan diatas bahwa pengikut Isa Al-Masih atau yang lebih dikenal dengan sebutan Kristen, akan diletakkan di atas orang-orang kafir. Dengan demikian, label “kafir” yang disematkan oleh orang Islam selama ini kepada orang Kristen adalah keliru, sebagaimana halnya yang dikatakan oleh <strong><span style="color: #000000;"><a style="color: #000000;" href="https://www.isadanalquran.com/Al-Imran-355/al-quran-tidak-setuju-kristen-disebut-kafir">Penulis didalam situs ini</a>.</span></strong></p>
<p><strong>Menang karena santun atau ‘agama’?</strong></p>
<p>Makar menggunakan gaya penistaan agama pada akhirnya membawa Anies Baswedan dan dan Sandiaga Uno pada puncak kepemimpinan. Makar yang berujung kemenangan ini membawa Jakarta pada babak baru kepemimpinan yang katanya berdasarkan kesantunan dan kejujuran. Meskipun demikian, ada berbagai keraguan pribadi bahwa Anies memenangkan pilkada karena alasan kesantunan atau agama itu sendiri. Alasan pertama karena ada desas-desus bahwa kemenangan Anies adalah kesengajaan yang dibuat dari pihak Ahok sendiri untuk menghindari pertikaian lebih lanjut dengan pihak FPI dan partai-partai yang mendukung Anies. Mengenai hal ini, Dennis Siregar sendiri menyatakan bahwa Ahok lebih baik kalah karena apabila Beliau menang, maka skenario yang berjalan adalah kemenangan Ahok yang di pengadilan yang akan mengguncangkan pemerintahan, yaitu di dalam bentuk demo melawan pemerintah. Isunya menurut Dennis adalah <strong><span style="color: #000000;"><em><a style="color: #000000;" href="http://www.dennysiregar.com/2017/04/ahok-memang-lebih-baik-kalah.html">People Power atau Kekuatan Rakyat</a></em></span></strong>. Intinya, rakyat menghendaki bahwa pemimpin muslim-lah yang harus menjadi pemimpin mereka. Hal ini dipahami dan ditaati dengan sangat oleh rakyat yang kebetulan masih awam dan belum terpelajar, sehingga akan memunculkan semakin banyaknya gerakan turun ke jalan untuk membela kepentingan mereka.</p>
<p>Pada titik tertentu, kekacauan ini akan berujung pada terganggunya perekonomian dan investasi. Sebagai akibatnya, semua lapisan masyarakat, termasuk tentara akan ikut serta turun. Akhirnya, Presiden Jokowi akan dipaksa turun dan keluar dari istana, atau lebih buruk mengalami <em>impeachment</em> atau penggulingan. Hal ini akan membawa Indonesia pada perpecahan dan pemisahan dari NKRI, terutama di wilayah Timur yang mayoritas Kristen. Dengan demikian, persatuan Indonesia di dalam perbedaan hilanglah sudah.</p>
<p>Alasan kedua kemenangan Anies adalah karena faktor ekonomi. Dari sini, terlihat bahwa upaya untuk mempengaruhi rakyat kelas menengah ke bawah yang tidak puas selama pemerintahan Ahok jelas dianggap berhasil. Meskipun tanpa membawa-bawa nama Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, mereka sudah terpengaruh untuk memilih pasangan calon nomor tiga ini karena berharap ada perbaikan ekonomi untuk mereka. Untuk alasan ekonomi ini sendiri, belum ada penelitian yang pasti, namun melihat pengalaman pribadi, yaitu bahwa orang-orang yang berbeda agama dengan Anies pun memilih Beliau, semakin menguatkan pemikiran ini. Hal ini membawa kita pada kesimpulan bahwa agama hanya <em>tip of the iceberg</em> atau teori gunung es, sebagaimana diungkapkan oleh Sigmund Freud. Pengembangan dari gunung es, yaitu faktor ekonomi yang tersembunyi dibawahnya adalah faktor utamanya.</p>
<p>Untuk memahami hal ini, marilah kita melihat program 100 hari Anies-Sandi dibawah ini. Menurut kalian, mungkinkah faktor ekonomi ini dapat menjadi keuntungan bagi Anies-Sandi dan mendapat sambutan baik dari masyarakat, disamping karena faktor ‘agama’? Ataukah sebaliknya yang terjadi untuk mereka, yaitu Jakarta akan menjadi pertaruhan kekuasaan serta hidup dan mati seperti yang terjadi pada film seri <em>Game of Thrones</em>?</p>
<p><strong>Janji 100 Hari Pemerintahan Anies-Sandi</strong></p>
<figure id="attachment_9121" aria-describedby="caption-attachment-9121" style="width: 1024px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-9121 size-large" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/anies-sandi-1024x684.jpg" alt="" width="1024" height="684" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/anies-sandi-1024x684.jpg 1024w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/anies-sandi-696x465.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/anies-sandi-1068x713.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/anies-sandi-629x420.jpg 629w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/anies-sandi-300x200.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/anies-sandi-768x513.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/anies-sandi-360x240.jpg 360w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/anies-sandi.jpg 1200w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption id="caption-attachment-9121" class="wp-caption-text">Anies-Sandi, Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih Jakarta 2017-2022 (Sumber : Google)</figcaption></figure>
<p>Kemenangan Anies Sandi di Jakarta membuka pada keputusan-keputusan baru untuk Jakarta yang lebih baik dari pemerintahan Ahok-Djarot. Terdapat setidaknya 11 janji Anies-Sandi sebagaimana diungkapkan langsung kepada <strong><a href="http://news.detik.com/berita/d-3341915/23-janji-anies-baswedan-sandiaga-uno-kjp-plus-sampai-setop-reklamasi">Detik.com</a>.</strong></p>
<ul>
<li>Merevisi dan memperluas manfaat Kartu Jakarta Pintar dalam bentuk Kartu Jakarta Pintar Plus untuk semua anak usia sekolah (6-21 tahun), yang juga dapat digunakan untuk Kelompok Belajar Paket A, B dan C, pendidikan madrasah, pondok pesantren dan kursus keterampilan serta dilengkapi dengan bantuan tunai untuk keluarga tidak mampu.</li>
<li>Merevisi dan memperluas manfaat Kartu Jakarta Sehat dalam bentuk Kartu Jakarta Sehat Plus dengan menambahkan fasilitas khusus untuk para guru mengaji, pengajar Sekolah Minggu, penjaga rumah ibadah, khatib, penceramah dan pemuka agama.</li>
<li>Membuka 200.000 lapangan kerja baru, membangun dan mengaktifkan 44 pos pengembangan kewirausahaaan warga untuk menghasilkan 200.000 pewirausaha baru, selama lima tahun.</li>
<li>Mengembangkan dan meningkatkan kualitas Pendidikan Kejuruan dengan mengintegrasikan dunia usaha ke dalamnya, untuk menghasilkan lulusan yang langsung terserap ke dunia kerja dan berwirausaha.</li>
<li>Mengendalikan harga-harga kebutuhan pokok dengan menjaga ketersediaan bahan baku dan menyederhanakan rantai distribusi, serta menyediakan Kartu Pangan Jakarta untuk meningkatkan daya beli warga tidak mampu serta merevitalisasi pasar-pasar tradisional dan Pedagang Kali Lima untuk meningkatkan kesejahteraan para pedagang.</li>
<li>Menghentikan Reklamasi Teluk Jakarta untuk kepentingan pemeliharaan lingkungan hidup serta perlindungan terhadap nelayan, masyarakat pesisir dan segenap warga Jakarta.</li>
<li>Membangun pemerintahan yang bersih, modern dan melayani berbasis transparansi, akuntabilitas dan keteladanan dengan mengoptimalkan pelibatan publik dan pemanfaatan teknologi (Smart City).</li>
<li>Mengembangkan kinerja dan tata kelola pemerintahan untuk merealisasikan rencana kerja hingga 95 persen, mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian dalam audit laporan keuangan, mencapai predikat 80 dalam Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP), menghentikan praktik penyelewengan di dalam birokrasi, dan memperbaiki manajemen aset-aset milik Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta.</li>
<li>Meningkatkan Realisasi Rencana Program (daya serap anggaran) untuk memperluas cakupan dan efektivitas program-program penanggulangan banjir dan kemacetan, rehabilitasi dan pemeliharaan lingkungan hidup serta pengelolaan sampah.</li>
<li>Memuliakan perempuan Jakarta dengan mendukung Inisiasi Menyusu Dini dan ASI Ekslusif, melakukan pendataan dan pemantauan dini terhadap ibu-ibu hamil dan balita yang memerlukan bantuan khusus, memberikan cuti khusus bagi suami selama proses kelahiran anak, serta menyediakan fasilitas-fasilitas publik khusus seperti Ruang Menyusui dan Tempat Penitipan Anak yang dikelola secara sehat, profesional dan bisa diakses seluruh warga.</li>
<li>Memberdayakan perempuan Jakarta dengan mendukung sepenuhnya partisipasi perempuan dalam perekonomian, antara lain melalui pemberian Kredit Usaha Perempuan Mandiri.</li>
</ul>
<p><strong>(Berbagai Sumber/N30)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/2017-04-20-HEADER-anies-santun-1024x676.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Suka Duka Paskah Dunia 2017</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/in-depth/suka-duka-paskah-dunia-2017/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[N30]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Apr 2017 13:15:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Nalar Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Politik & Figure]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Paskah]]></category>
		<category><![CDATA[Paus Fransiskus]]></category>
		<category><![CDATA[Suriah]]></category>
		<category><![CDATA[Vatikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=8787</guid>

					<description><![CDATA[“World Peace must Develop from inner peace. Peace is not just mere absence of violence. Peace is, I think, the manifestation of human compassion”. &#8211; Dalai Lama XIV PinterPolitik.com Paskah, Telur dan Perayaan Kebangkitan [dropcap size=big]P[/dropcap]askah, sebuah perayaan dunia yang dirayakan oleh gereja-gereja di seluruh dunia, tak terkecuali di Indonesia. Meskipun demikian, paskah, seperti layaknya natal, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><em>“World Peace must Develop from inner peace. Peace is not just mere absence of violence. Peace is, I think, the manifestation of human compassion”. &#8211; </em>Dalai Lama XIV</strong></p>
<hr />
<p><span style="color: #cedb2a;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p><strong>Paskah, Telur dan Perayaan Kebangkitan </strong></p>
<p>[dropcap size=big]P[/dropcap]askah, sebuah perayaan dunia yang dirayakan oleh gereja-gereja di seluruh dunia, tak terkecuali di Indonesia. Meskipun demikian, paskah, seperti layaknya natal, dahulu dirayakan sebagai bagian dari kebudayaan paganisme, yaitu sebagai perayaan persembahan  setiap musim gugur kepada Dewi Ostera atau Eostre, Dewi Kesuburan menurut Kebudayaan Anglo-Saxon. Selain Ostera, penyebutan dewi ini juga cukup bervariasi. Ada yang menyebutnya Isthar di Babylonia, Astarte di Phoenicia, Eostre di Yunani, dan Ostara di Jerman.</p>
<p>Salah satu kekhususan dari Paskah yang dirayakan di seluruh dunia adalah kebiasaan menghias telur paskah atau <em>Easter Egg</em>. Mungkin sebagian dari kita mengira bahwa telur paskah adalah kebiasaan yang disebarkan dari barat, terutama Amerika Serikat atau Inggris. Akan tetapi, kenyataannya tidaklah demikian. Menghias telur pada dasarnya adalah kebudayaan yang diambil dari Babilonia, terutama kebudayaan kuno Babilonia, yang sudah dikenal tumbuh subur bahkan sejak 2000 tahun sebelum kelahiran Yesus Kristus. Sama seperti perayaan paskah pada masa modern, perayaan paskah pada masa Babilonia ini juga diisi dengan kegiatan menghias telur dengan berbagai warna untuk disembunyikan dan dimasukkan ke dalam keranjang. Perayaan ini adalah perayaan sukacita setelah 40 hari berpuasa, dengan tujuan untuk menghormati dewa mereka Tammuz, yang dibawa kembali oleh ibunya atau istrinya Ishtar dari dunia kematian.</p>
<p>Setelah berkembangnya agama Kristen awal, Paskah membawa makna penting, yaitu kelahiran kembali atau kebangkitan. Hal ini berkaitan erat dengan konsep Paskah Modern, yaitu bahwa Yesus telah bangkit dari kematian, yaitu pada hari minggu, tiga hari setelah penyaliban-Nya pada hari Jumat Agung. Sebagai catatan, perayaan Paskah modern adalah bagian akhir dari Pekan Suci di dalam agama Katolik, yang dimulai dari Perayaan Kamis Putih atau <em>Holy Thursday</em>, dilanjutkan pada Jumat Agung atau <em>Good Friday</em>, dan akhirnya menuju Sabtu Suci, dengan tujuan untuk mempersiapkan diri menyambut kebangkitan Yesus.</p>
<p>Pada paskah setiap tahun, baik Kristen maupun Katolik, terdapat tema-tema penting yang biasanya disebarkan oleh kalangan gereja untuk umatnya. Misalnya, Vatikan pada Paskah tahun 2017 ini mengumumkan tema perdamaian dunia, selaras dengan tema yang ditampilkan di gereja-gereja Eropa, serta mengamalkan Pancasila untuk keadilan oleh gereja-gereja Indonesia, misalnya oleh KAJ atau Keuskupan Agung Jakarta.</p>
<p><strong>Jangan Takut Berkarya! </strong></p>
<p>Disadari maupun tidak, sejak pertengahan tahun 2016 sampai dengan sekarang, dunia sedang berada di masalah yang berkaitan erat dengan hilangnya perdamaian dunia, yaitu berbagai pelanggaran terkait tragedi kemanusiaan, misalnya Pemboman di London tahun 2017, Jerman dan Belgia tahun 2016, Paris tahun 2015, dan di Suriah tahun 2017. Selanjutnya, terdapat penolakan masuknya Pengungsi Imigran Suriah di ke negara-negara Eropa, serta Pemboman Gereja Koptik di Mesir oleh ISIS. Oleh karena itu, semua umat Kristen dan Katolik tidak terkecuali diwajibkan untuk berpartisipasi di dalam memberikan kepedulian kepada sesama dan membebaskan diri dari ketakutan untuk berkarya.</p>
<p><strong>Vatikan Pro Pengungsi Suriah </strong></p>
<p>Kepedulian Paus Fransiskus terhadap pengungsi Suriah sudah dilakukan sejak tahun 2016 dan menacapai puncaknya pada tahun 2017 awal, tepatnya pada tanggal 21 Februari 2017. Beliau menyatakan pentingnya segera dilakukan usaha perlindungan kepada para pengungsi Suriah. Menurut Beliau, tindakan ini dapat disebut sebagai <a href="https://www.americamagazine.org/politics-society/2017/02/21/pope-francis-protecting-worlds-migrants-and-refugees-moral-imperative">Moral Imperative</a> atau Kewajiban Moral yang seharusnya dilakukan kepada para pekerja migran, termasuk diantaranya adalah orang-orang yang berada yang di dalam situasi khusus, misalnya yang mencari suaka atau korban dari perdagangan manusia.  Lebih lanjut, Paus Fransiskus menyatakan bahwa sudah menjadi tugas dari negara-negara seperti Amerika Serikat dan Eropa untuk menerima para pengungsi Suriah demi membela hak-hak asasi manusia, memastikan kebebasan fundamental mereka, dan untuk menghormati martabat mereka.</p>
<p>Selanjutnya, mengenai Pengungsi Suriah, pada akhir pidatonya, Paus Fransiskus menyatakan  bahwa sudah menjadi tugas gereja sebagai untuk melindungi para pengungsi yang terpaksa harus meninggalkan negaranya atas dasar keadilan, kesopanan, dan solidaritas. Menjelaskan lebih jauh, keadilan dikaitkan dengan fakta bahwa ketimpangan ekonomi tidak dapat lagi diterima. Hal ini penting dilakukan mengingat bahwa dominasi kekuasaan kelompok atau orang tertentu sudah tidak dapat ditoleransi.  Intinya, Pengungsi Suriah juga mempunyai hak untuk hidup dan melakukan kegiatan ekonomi mereka. Selanjutnya atas dasar kesopanan, Paus Fransiskus menyatakan bahwa sudah merupakan warisan umum dari kemanusiaan dan kebijaksanaan untuk menerima para pengungsi dan migran.</p>
<p>Konsep kesopanan ini sesuai dengan ketentuan di dalam Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia dan perjanjian internasional lainnya. Ketentuan mengenai hak migran dan pengungsi sebagai pencari suaka terdapat di dalam Hak Asasi Manusia adalah sebagai berikut:</p>
<p style="text-align: right; padding-left: 60px;"> <strong><em>Deklarasi tahun 1967 dari PBB menyatakan bahwa pengungsian dan meminta suaka sebagai harus dilihat sebagai tindakan damai yang misinya bersifat kemanusiaan. Oleh karena itu, hal ini tidak boleh ditanggapi dengan kekerasan oleh negara-negara lainnya karena sesuai dengan deklarasi hak asasi manusia artikel 13 dan 14 bahwa setiap orang berhak  untuk meninggalkan dan kembali ke negaranya, termasuk diantaranya hak untuk mencari suaka.</em></strong></p>
<p>Terakhir, konsep solidaritas tumbuh sebagai jawaban atas konflik, penganiayaan, dan kekerasan yang dihadapi oleh Pengungsi Suriah. Paus Fransiskus mengungkapkan bahwa usaha untuk menimbulkan solidaritas dapat dimunculkan dengan menerima dengan tangan terbuka kehadiran mereka atau istilahnya <em>hospitality</em> atau keramahan.  Konsep ini dihubungkan dengan kitab Matius 25 : 35, yaitu bahwa “Ketika Aku lapar, kamu memberi aku makan.” Dengan cara ini, Paus Fransiskus hendak membuka mata setiap orang bahwa dengan membuka solidaritas ini, maka umat diharapkan akan membuang konsumerisme dan memberikan perhatian sepenuhnya pada mereka yang miskin, lemah, dan tersingkir.</p>
<p>Masih berhubungan dengan pemikiran diatas, Paus Fransiskus menekankan bahwa perlindungan para yang miskin dan lemah harus diprioritaskan pada anak-anak dan kaum muda yang harus hidup jauh dari tempat tinggal mereka atau tanah kelahiran mereka, serta orang-orang yang mereka sayangi. Kepergian dari tanah kelahiran ini menurut Paus Fransiskus dapat dilakukan atas paksaan, kekerasan, konflik, bencana alam, kemiskinan, dan kondisi hidup yang tidak manusiawi. Di dalam kasus Suriah, Beliau mengajak para komunitas politik, kelompok masyarakat, dan gereja untuk bekerjasama membantu melalui empat tahap, yaitu untuk menyambut, melindungi, mempromosikan, dan berintegrasi.</p>
<p><strong>Buka Hatimu, Berikan Cintamu!</strong><a href="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/2017-04-18-HEADER-N30.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-8855 size-large" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/2017-04-18-HEADER-N30-1024x676.jpg" alt="Paskah Dunia 2017" width="696" height="459" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/2017-04-18-HEADER-N30-1024x676.jpg 1024w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/2017-04-18-HEADER-N30-696x460.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/2017-04-18-HEADER-N30-1068x705.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/2017-04-18-HEADER-N30-636x420.jpg 636w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/2017-04-18-HEADER-N30-300x198.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/2017-04-18-HEADER-N30-768x507.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/2017-04-18-HEADER-N30-100x65.jpg 100w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/2017-04-18-HEADER-N30-260x170.jpg 260w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/2017-04-18-HEADER-N30-759x500.jpg 759w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/2017-04-18-HEADER-N30.jpg 1169w" sizes="auto, (max-width: 696px) 100vw, 696px" /></a></p>
<p>Pidato Paus Fransiskus tadi seakan tidak berhenti sampai di situ saja. Seakan-akan melanjutkan permintaannya kepada dunia untuk menerima pengungsi Suriah, pada pidato paskahnya hari Sabtu, 15 Agustus 2017, atau yang biasa disebut <em>Urbi et Ori</em>, Beliau semakin mengingatkan lagi masyarakat dunia tentang makna membuka hati untuk para pengungsi Suriah dan beberapa isu lainnya dengan  menyatakan bahwa: Kabar baik adalah bukan hanya berupa kata-kata, tetapi lebih merupakan testimoni pada cinta yang suci dan tidak bersyarat. Hal ini juga berarti meninggalkan diri sendiri yang lama, yang tidak peduli pada orang lain. Sebaliknya, kita diharapkan untuk lebih dekat pada mereka yang tengah dirundung masalah, membuka hati untuk mereka yang membutuhkan, memihak mereka yang sakit, tua, dan terpinggirkan. Ajakannya selanjutnya menyatakan: <em>“Come and see!&#8221;</em>.  Ia menyatakan bahwa dengan memberikan cinta pada mereka yang membutuhkan,  maka  cinta akan  tumbuh dengan kuat, dan  akhirnya memberikan harapan ketika situasi tidak pasti.</p>
<p>Khusus untuk Suriah, seperti layaknya Indonesia yang juga tidak menginginkan perang terus menerus berkecambuk, Paus Fransiskus juga menginginkan Suriah yang damai, lepas dari konflik berkepanjangan. Beliau melihat bahwa negosiasi untuk perdamaian adalah solusi konflik yang terbaik, sebagai ganti dari penggunaan kekuatan mematikan yang telah memakan korban dari rakyat sipil sendiri. Inilah bukti dari kepedulian Paus Fransiskus kepada dunia, terutama kepada Suriah yang terus berkecambuk. Inilah bukti cinta Beliau pada Suriah, sebagaimana ditunjukkan oleh video dibawah, yaitu dengan menjadi mencium kaki setelah pembasuhan kaki pada Misa Kamis Putih di <em>Refugee Center</em> yang terletak di luar kota Roma.</p>
<p><strong>Video Paus Fransiskus Mencium Kaki Pengungsi Suriah dan agama-agama lainnya pada hari Kamis Putih 2016</strong></p>
<p style="text-align: center;"><em>Menunjukkan Kebersamaan, Persaudaraan, dan Solidaritas dalam perbedaan</em></p>
<p><iframe loading="lazy" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/trxrLUTSqTA?feature=oembed" frameborder="0" allow="autoplay; encrypted-media" allowfullscreen></iframe></p>
<p><strong>Gereja Berpolitik?</strong></p>
<p>Disadari maupun tidak, Paskah di Indonesia tahun 2017 diwarnai dengan panasnya pertikaian Pilkada di Jakarta, salah satu Pilkada yang menarik perhatian seluruh masyarakat Indonesia. Diawali pada tahun 2016 ketika konflik atas nama SARA merajalela, keberagaman Indonesia, yang terdiri dari banyak suku dan serta agama pun semakin terusik. Hal ini menimbulkan adanya kepentingan golongan dan penggunaan rumah-rumah ibadat, terutama di berbagai masjid dan gereja-gereja sebagai sarana kampanye salah satu pasangan calon. Sebagai contoh, seorang pendeta di salah satu gereka kristen di Jakarta secara terang-terangan menyatakakan dukungan mereka pada Pasangan Calon no 2, Ahok-Djarot. Meskipun tidak terlalu terlihat terang-terangan, namun melalui doa untuk Ahok, sangat jelas bahwa ia sedang memberikan dukungannya untuk Ahok. Selaras dengan kenyataan ini, ternyata juga ada satu gereja katolik yang seharusnya netral, ternyata juga berpihak pada satu pasangan calon.</p>
<p>Kenyataan diatas membuat agama seakan-akan menjadi permainan politik untuk mendapatkan suara mayoritas. Selain itu, adanya hasutan dan bujukan untuk memilih calon gubernur yang seagama dan menolak calon yang berbeda agama pun semakin bermunculan menjelang Pemilihan Gubernur Putaran 2 yang akan diadakan hari rabu, 19 April 2017 ini.  Kenyataan ini membuat pilkada sebagai ajang demokrasi semakin memudar.</p>
<p>Kenyataan diatas juga membuat kenetralitasan gereja-gereja di Jakarta diuji.  Padahal, sejak jauh hari sebelum Pilkada Putaran 2 dimulai, tepatnya pada Bulan Februari, Uskup Ignatius Suharyo sudah meminta kepada umat Katolik untuk tidak melakukan kampanye atas nama satu pasangan calon dan tetap membuat gereja netral dari politik. Intinya, gereja dilarang untuk berpolitik dan harus tetap menyampaikan kebenaran yang universal. Berikut di bawah ini adalah cuplikan videonya.</p>
<p style="text-align: center;"><strong>Ajakan Untuk Pilkada yang bermartabat dari Keuskupan Agung Jakarta Februari 2017</strong></p>
<p><iframe loading="lazy" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/GzlZJ_FKv1E?feature=oembed" frameborder="0" allow="autoplay; encrypted-media" allowfullscreen></iframe></p>
<p><strong>Pudarnya Nilai Pancasila </strong></p>
<p>Berkaitan dengan masa paskah, Uskup Ignatius Suharyo di dalam surat gembala prapaskah tahun 2017 menyatakan bahwa mengamalkan Pancasila sebagai Arah Dasar Keuskupan Agung Jakarta atau ARDAS 2016-2020. Pancasila, menurut Uskup Ignatius Suharyo adalah dasar dari negara Indonesia sendiri. Konsep ini menurut Beliau adalah Pancasila sebagai ungkapan kesadaran dan cita-cita moral bangsa. Dari lain pihak, Beliau merasa prihatin karena cita-cita moral yang mulia dan luhur itu rasanya semakin luntur. Lebih lanjut, Beliau mengatakan bahwa ‘tanda-tanda zaman’ sudah membuktikannya, mulai dari fundamentalisme agama, intoleransi semakin nyata, kemanusiaan diciderai oleh maraknya kekerasan dan perdagangan manusia, lemahnya persatuan akibat isu SARA, kebaikan bersama yang tersingkir akibat kepentingan golongan, sehingga menimbulkan keserakahan yang menghambat terwujudnya keadilan sosial.</p>
<p>Beliau meyatakan bahwa konsep &#8220;Amalkan Pancasila&#8221; tahun 2017 berkaitan erat dengan Pancasila sila kedua, kemanusiaan yang adil dan beradab, dengan tema yang dimunculkan yaitu “Amalkan Pancasila, Makin Adil Makin Berabad”. Intinya, Beliau meminta umat untuk saling menolong di lingkungan, terutama di lingkungan keluarga, gereja, dan masyarakat serta media sosial. Tujuannya agar Indonesia melalui media sosial dan lingkungannya semakin adil dan beradab serta lebih toleran. Lebih lanjut dari penjelasan Uskup ini dapat dilihat pada video di bawah ini.</p>
<p><strong>KAJ  &#8211;  Surat Gembala Prapaskah 2017</strong></p>
<p><iframe loading="lazy" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/3MaHrOp89Zc?feature=oembed" frameborder="0" allow="autoplay; encrypted-media" allowfullscreen></iframe></p>
<p><strong>Eropa Tolak </strong><b>Imigran Muslim</b></p>
<p>Hanya dua keinginan warga negara Eropa saat paskah 2017 ini, yaitu Eropa yang baru dan penuh harapan, serta kebebasan dari Eropa yang menyeramkan di mata dunia. Hal ini berkaitan dengan semakin gencarnya penolakan terhadap imigran Muslim di tanah Eropa oleh kelompok kiri yang anti Pemerintah.</p>
<p>Secara mudahnya, saat ini di Eropa terdapat dua kubu, yaitu yang menerima kehadiran imigran Suriah dan mereka yang menolak. Secara geografis, Jerman dan menerima dengan tangan terbuka kehadiran para pengungsi.  Akan tetapi, tidak halnya dengan  negara-negara di Eropa Timur, misalnya Hungaria, yang secara terang-terangan menyatakan ketidaksetujuannya pada keputusan Angela Merkel untuk menerima mereka.</p>
<p>Penolakan ini pertama-tama dilatarbelakangi oleh alasan agama, yaitu untuk tidak menghilangkan ciri khas Eropa dengan kekristennya.  Hal ini disampaikan oleh Perdana Menteri Hungaria, <strong><a href="http://www.trunews.com/article/viktor-orban-battlefield-europe-easter-speech">Viktor Orban</a></strong>, yang menyatakan bahwa Eropa pada saat ini tengah melakukan ‘perang pengaruh’, yaitu yang berkaitan dengan ditutup atau tidaknya pintu perbatasan antar negara Eropa untuk para imigran dari Suriah. Tujuan dari penutupan pintu ini menurut Orban adalah untuk memurnikan Eropa, yaitu Eropa yang bebas dari pergantian populasi, terutama menyangkut ketakutan warga Eropa apabila mayoritas warganya digantikan oleh Pengungsi Suriah. Namun, pernyataan ini juga mengandung di dalamnya ketakutan Eropa yang mayoritas beragama Kristen atas kedatangan islam dari Timur Tengah di Eropa.</p>
<p>Selaras dengan Orban, menurut <strong><a href="http://www.nationalreview.com/article/424001/europe-making-fatal-mistake-dennis-prager">Dennis Prager</a></strong>, dengan menerima kedatangan imigran Suriah ke tanah Eropa, maka dapat dipastikan keadaan Eropa yang kacau balau. Hal ini berkaitan dengan sulitnya para imigran untuk beradaptasi dengan lingkungan Eropa dan sebaliknya warga Eropa dengan para imigran. Berkaitan dengan ketidakmampuan ini, Prager menyatakan bahwa para teroris yang ikut andil dalam gerakan terorisme, termasuk diantaranya teror 11 September 2001 didalangi oleh anak-anak imigran yang lahir dan dibesarkan di tanah Eropa, namun biasanya radikal dan anti barat. Sebut saja para pelaku serangan 11 September 2001, yaitu Muhammad Atta, pemimpin serangan ini, serta Ramzi bin al-Shibh, Ziad Jarrah, Said Bahaji, dan Marwan al-Shehhi, yang telah tinggal di Jerman selama lima sampai delapan tahun. Bahkan Bahaji dapat dikatakan bukan imigran karena ia lahir di Jerman.</p>
<p>Dampak dari serangan 11 September 2001 inilah yang menjadi pendorong kebencian dunia barat pada islam. Sejak saat itu, melawan terorisme sudah menjadi agenda pemimpin dunia, termasuk di Eropa dan Amerika Serikat. Berbicara mengenai aksi terorisme sendiri, sudah pasti sudah banyak korban berjatuhan. Sama halnya ketika ISIS menyerang Eropa dengan aksi terornya dan mayoritas pelakunya adalah oleh orang muslim yang menjadi pengikut ISIS. Kebetulan maupun tidak, apakah memang mereka pelakunya ataukah mereka hanya korban dari rencana dunia barat? Cobalah menganalisis kebenarannya dengan memerhatikan <strong><a href="http://www.express.co.uk/news/world/693421/Terror-attacks-timeline-France-Brussels-Europe-ISIS-killings-Germany-dates-terrorism">kronologis korban teror ISIS</a></strong> tahun 2016-2017 dibawah ini.</p>
<figure id="attachment_8795" aria-describedby="caption-attachment-8795" style="width: 1280px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-8795 size-full" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/London-Bombing-.jpg" alt="" width="1280" height="720" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/London-Bombing-.jpg 1280w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/London-Bombing--696x392.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/London-Bombing--1068x601.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/London-Bombing--747x420.jpg 747w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/London-Bombing--300x169.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/London-Bombing--768x432.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/London-Bombing--1024x576.jpg 1024w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /><figcaption id="caption-attachment-8795" class="wp-caption-text">Peristiwa  Pemboman di Depan Westminster Abbey, London, Inggris tanggal 22 Maret 2017, empat orang tewas, pelakunya Khalid Masood, orang Suriah,  ditembak mati (Sumber: Google)</figcaption></figure>
<figure id="attachment_8796" aria-describedby="caption-attachment-8796" style="width: 1200px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-8796 size-full" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Louvre-Knife-attack.jpg" alt="" width="1200" height="801" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Louvre-Knife-attack.jpg 1200w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Louvre-Knife-attack-696x465.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Louvre-Knife-attack-1068x713.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Louvre-Knife-attack-629x420.jpg 629w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Louvre-Knife-attack-300x200.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Louvre-Knife-attack-768x513.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Louvre-Knife-attack-1024x684.jpg 1024w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Louvre-Knife-attack-360x240.jpg 360w" sizes="auto, (max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /><figcaption id="caption-attachment-8796" class="wp-caption-text">Peristiwa Louvre Knife Attack, 3 Februari 2016, tidak ada korban jiwa. Pelaku berteriak  ‘Allahu Akbar’ dan mengarahkan pisau pada para tentara yang melarangnya memasuki Louvre (Sumber: Google)</figcaption></figure>
<figure id="attachment_8822" aria-describedby="caption-attachment-8822" style="width: 1200px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-8822 size-full" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/ss-160726-normandy-church-attack-_3_e5b5f346a03490b4f7e574e9f2975764.nbcnews-fp-1200-800.jpg" alt="" width="1200" height="800" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/ss-160726-normandy-church-attack-_3_e5b5f346a03490b4f7e574e9f2975764.nbcnews-fp-1200-800.jpg 1200w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/ss-160726-normandy-church-attack-_3_e5b5f346a03490b4f7e574e9f2975764.nbcnews-fp-1200-800-696x464.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/ss-160726-normandy-church-attack-_3_e5b5f346a03490b4f7e574e9f2975764.nbcnews-fp-1200-800-1068x712.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/ss-160726-normandy-church-attack-_3_e5b5f346a03490b4f7e574e9f2975764.nbcnews-fp-1200-800-630x420.jpg 630w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/ss-160726-normandy-church-attack-_3_e5b5f346a03490b4f7e574e9f2975764.nbcnews-fp-1200-800-300x200.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/ss-160726-normandy-church-attack-_3_e5b5f346a03490b4f7e574e9f2975764.nbcnews-fp-1200-800-768x512.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/ss-160726-normandy-church-attack-_3_e5b5f346a03490b4f7e574e9f2975764.nbcnews-fp-1200-800-1024x683.jpg 1024w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/ss-160726-normandy-church-attack-_3_e5b5f346a03490b4f7e574e9f2975764.nbcnews-fp-1200-800-360x240.jpg 360w" sizes="auto, (max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /><figcaption id="caption-attachment-8822" class="wp-caption-text">Normandy Church Attack, 26 Juli 2016, empat orang disandera, seorang pastor bernama Jacques Hamel dibunuh, Pelakunya dua orang Timur Tengah (Sumber: NBC News)</figcaption></figure>
<figure id="attachment_8830" aria-describedby="caption-attachment-8830" style="width: 1200px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-8830 size-full" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Nice-Attack.jpg" alt="" width="1200" height="800" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Nice-Attack.jpg 1200w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Nice-Attack-696x464.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Nice-Attack-1068x712.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Nice-Attack-630x420.jpg 630w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Nice-Attack-300x200.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Nice-Attack-768x512.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Nice-Attack-1024x683.jpg 1024w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Nice-Attack-360x240.jpg 360w" sizes="auto, (max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /><figcaption id="caption-attachment-8830" class="wp-caption-text">Nice Terror Attack saat Bastille day, tanggal 14 Juli 2016, 84 orang terbunuh, pelakunya Mohamed Lahouaiej Bouhlel, berusia 41 tahun, seorang Tunisia kelahiran Perancis, ditembak mati (Sumber: NBC News)</figcaption></figure>
<figure id="attachment_8813" aria-describedby="caption-attachment-8813" style="width: 1200px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-8813 size-full" style="font-weight: bold; color: #464646; font-style: italic; text-align: center;" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Brussels-Bombing-.jpg" alt="" width="1200" height="800" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Brussels-Bombing-.jpg 1200w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Brussels-Bombing--696x464.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Brussels-Bombing--1068x712.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Brussels-Bombing--630x420.jpg 630w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Brussels-Bombing--300x200.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Brussels-Bombing--768x512.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Brussels-Bombing--1024x683.jpg 1024w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Brussels-Bombing--360x240.jpg 360w" sizes="auto, (max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /><figcaption id="caption-attachment-8813" class="wp-caption-text">Brussels Bombing, 22 Maret 2016, 32 orang terluka dan 300 orang terluka pada pemboman di Bandara Brussels (Sumber: NBC News)</figcaption></figure>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/2017-04-17-HEADER-paskah-perdamaian-dunia-2-1024x676.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Mike Pence, Sahabat Indonesia?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/in-depth/mike-pence-sahabat-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[N30]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Apr 2017 01:54:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Nalar Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Amerika Serikat]]></category>
		<category><![CDATA[Donald Trump]]></category>
		<category><![CDATA[Executive Order]]></category>
		<category><![CDATA[Mike Pence]]></category>
		<category><![CDATA[Terorisme]]></category>
		<category><![CDATA[Travel Ban]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=8549</guid>

					<description><![CDATA[Mike Pence, sosok asing dan misterius dimata orang Indonesia, namun posisinya sangat penting sebagai duta bagi Amerika Serikat di Indonesia. Siapakah ia dan bagaimanakah Pence mampu membawa misi Amerika Serikat di Indonesia? Apakah Pence datang sebagai  sahabat atau musuh?  Yuk, kita cari tahu! PinterPolitik.com Kedatangan Mike Pence di Indonesia mengundang sejuta pertanyaan. Sebagai permulaan, Amerika Serikat di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><em><span style="color: #000000;">Mike Pence, sosok asing dan misterius dimata orang Indonesia, namun posisinya sangat penting sebagai duta bagi Amerika Serikat di Indonesia. Siapakah ia dan bagaimanakah Pence mampu membawa misi Amerika Serikat di Indonesia? </span><span style="color: #000000;">Apakah Pence datang sebagai  sahabat atau musuh?  Yuk, kita cari tahu!</span></em></strong></p>
<hr />
<p style="text-align: left;"><strong><span style="color: #cedb00;">PinterPolitik.com</span></strong></p>
<p style="text-align: left; padding-left: 30px;">Kedatangan Mike Pence di Indonesia mengundang sejuta pertanyaan. Sebagai permulaan, Amerika Serikat di bawah perintah Trump tengah ditentang dunia berkaitan dengan bom atom dan imigran dari Suriah, dua isu yang juga sangat ditentang Indonesia. Isu pertama ini bahkan membuat Indonesia pada akhirnya berpihak pada Pemerintah Suriah, yang menurut Indonesia tidak bersalah atas pemboman kimia terhadap warganya sendiri di Provinsi Idblib. Sebagai akibatnya, Indonesia semakin kehilangan rasa segannya terhadap negara adidaya ini.</p>
<p style="text-align: left; padding-left: 30px;">Khawatir akan kehilangan pengaruh di Indonesia, mengingat banyaknya politik kepentingan Amerika Serikat, pemerintahan Trump memutuskan untuk mengirim Mike Pence sebagai wakilnya untuk berkunjung di Indonesia, negara asia pertama yang akan dikunjungi pada tanggal 20 April nanti, sebelum tur kunjungan selanjutnya akan di Jepang, Korea Selatan, dan Australia. Hal ini seakan-akan hendak menunjukkan eksistensi dan kesungguhan Amerika Serikat untuk benar-benar memperbaiki hubungan dan menancapkan kakinya pada dunia hubungan Internasional, baik kepadanya <a href="http://edition.cnn.com/2017/03/13/politics/pence-indonesia-japan-south-korea-australia-trip/">sekutu maupun musuhnya</a>.</p>
<p style="text-align: left; padding-left: 30px;">Namun sebelum melangkah lebih jauh, tidak banyak orang Indonesia yang belum mengenal dengan baik mengenai wakil presiden Amerika Serikat terbaru ini. Untuk itu, marilah kita membahas tentang Pence, yang rumornya akan datang ke Indonesia untuk mencairkan ketakutan dan kekhawatiran tentang kebencian dan permusuhan lebih lanjut terhadap Islam dari Presiden Trump, disamping untuk membicarakan berbagai kepentingan Amerika Serikat lainnya di Indonesia, termasuk diantaranya Freeport dan terorisme.</p>
<p>[dropcap size=big]M[/dropcap]ike Pence, sang primadona baru di dalam politik luar negeri Amerika Serikat.  Ia tidak mempunyai jejak karir sebagai pebisnis, hanya sebagai politikus dari Partai Republik yang bermula dari anggota kongres selama sepuluh tahun sebelum menjadi Gubernur Indiana pada tahun 2013. Meskipun demikian, pamornya lebih jauh diunggulkan dibandingkan dengan Donald Trump, sang presiden terpilih.</p>
<figure id="attachment_8550" aria-describedby="caption-attachment-8550" style="width: 833px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-8550 size-full" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Mike-Pence-Gubernur-Indiana.png" alt="Mike Pence, Sahabat Indonesia" width="833" height="469" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Mike-Pence-Gubernur-Indiana.png 833w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Mike-Pence-Gubernur-Indiana-696x392.png 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Mike-Pence-Gubernur-Indiana-746x420.png 746w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Mike-Pence-Gubernur-Indiana-300x169.png 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Mike-Pence-Gubernur-Indiana-768x432.png 768w" sizes="auto, (max-width: 833px) 100vw, 833px" /><figcaption id="caption-attachment-8550" class="wp-caption-text">Mike Pence Memperkenalkan Donald Trump Sebagai Calon Presiden Amerika Serikat (Foto: www.billboard.com)</figcaption></figure>
<p>Orang menyebutnya politikus sejati untuk Kelompok Republik karena ia dianggap lebih mampu untuk menarik perhatian Kaum Republik  Tradisional yang tidak begitu menyukai Trump, terutama pada keputusan-keputusan kontroversial yang diluncurkan Trump, salah satunya pada Travel Ban atau Pelarangan Perjalanan bagi negara-negara dari Irak, Iran, Suriah, Libya, Somalia, Sudan, dan Yemen selama 90 hari untuk memasuki Amerika Serikat, yang ditandatangani dalam bentuk <a href="http://edition.cnn.com/2017/02/10/us/trump-travel-ban-timeline/">Executive Order</a> pada tanggal 27 Januari 2017, tetapi kemudian ditolak dan terus ditolak oleh Pengadilan Federal New York dan Massachussets  sebanyak dua kali, yaitu tanggal 28 dan 29 Januari 2017.</p>
<figure id="attachment_8560" aria-describedby="caption-attachment-8560" style="width: 940px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-8560 size-full" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Mike-Pence-as-Vice-President.png" alt="" width="940" height="529" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Mike-Pence-as-Vice-President.png 940w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Mike-Pence-as-Vice-President-696x392.png 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Mike-Pence-as-Vice-President-746x420.png 746w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Mike-Pence-as-Vice-President-300x169.png 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/Mike-Pence-as-Vice-President-768x432.png 768w" sizes="auto, (max-width: 940px) 100vw, 940px" /><figcaption id="caption-attachment-8560" class="wp-caption-text">(Foto : Google)</figcaption></figure>
<p>Mengenai penolakan tersebut, hakim di New York, Ann M. Donnely menyatakan bahwa Travel Ban ini melanggar hak warga negara Amerika yang sama haknya di mata konstitusi, siapapun dan darimanapun ia berasal. Selaras dengan keputusan Donnely, hakim di Massachussets juga menolak Executive Order ini, dengan beralasan bahwa Pemerintah Amerika tidak bisa menahan atau menghapus secara legal datang ke Amerika dari tujuh negara yang disebutkan oleh Trump.</p>
<p>Harus diakui, bahwa terpilihnya Trump sebagai presiden Amerika Serikat ke-45 pada tanggal 8 November 2016 telah mengejutkan banyak pihak yang tidak menyangka akan hal ini. Trump dianggap tidak cukup menjanjikan untuk mengisi jabatan presiden Amerika Serikat karena kurangnya pengalaman di dalam politik dan dari keputusan yang kontroversial, seperti yang sudah diungkapkan di atas.</p>
<p style="text-align: left;"><strong>Kesuksesan Mike Pence Memimpin Indiana</strong></p>
<p style="text-align: left;">Mike Pence – Mantan Gubernur beraliran konservatif dan penganut Kristen taat ini &#8211; memiliki pengaruh besar di dalam dunia perpolitikan Amerika Serikat terutama di dalam memajukan perekonomian Indiana, tempatnya bertugas sebelum ia dilantik menjadi wakil presiden Amerika Serikat pada tahun 2016. Berbagai kesuksesannya terlihat dari beberapa penjelasan sebagai berikut: Pemotongan pajak pemasukan sebesar 0,17 persen, dari 3,4 persen ke 3,23 persen. Pemotongan pajak pemasukan sepanjang sejarah Indiana berkisar 0,1 persen. Angka pengangguran sejak Pence menjadi Gubernur, yaitu pada Januari 2013, telah menurun dari sekitar 8 persen ke angka persen. Tren penurunan ini sejalan dengan yang terjadi di keseluruhan Amerika Serikat. Sejak Pence menjadi gubernur, dia juga mengklaim bahwa terjadi peningkatan dalam jumlah pegawai negeri. Jumlah pegawai negeri naik dari 116.000 ke 117.000. Meskipun demikian, pertumbuhan ini sangat kecil, ditambah pula dengan ada pengurangan akibat pensiun dalam jumlah besar di pertengahan 2016. Untuk itulah, melihat pertumbuhan ekonomi ini, sederhananya kita bisa melihat nilai pendapatan per kapita. Dua tahun pertama Pence menjabat, pendapatan per kapita Indiana tumbuh sejalan dengan pertumbuhan pendapatan per kapita keseluruhan Amerika Serikat.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-8554 size-full" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/pence-mike-01.png" alt="" width="2085" height="1372" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/pence-mike-01.png 2085w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/pence-mike-01-696x458.png 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/pence-mike-01-1068x703.png 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/pence-mike-01-638x420.png 638w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/pence-mike-01-1920x1263.png 1920w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/pence-mike-01-300x197.png 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/pence-mike-01-768x505.png 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/pence-mike-01-1024x674.png 1024w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/pence-mike-01-100x65.png 100w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/pence-mike-01-260x170.png 260w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/pence-mike-01-759x500.png 759w" sizes="auto, (max-width: 2085px) 100vw, 2085px" /></p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone wp-image-8555 size-full" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/pence-mike-02.png" alt="" width="2085" height="1372" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/pence-mike-02.png 2085w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/pence-mike-02-696x458.png 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/pence-mike-02-1068x703.png 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/pence-mike-02-638x420.png 638w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/pence-mike-02-1920x1263.png 1920w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/pence-mike-02-300x197.png 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/pence-mike-02-768x505.png 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/pence-mike-02-1024x674.png 1024w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/pence-mike-02-100x65.png 100w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/pence-mike-02-260x170.png 260w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/pence-mike-02-759x500.png 759w" sizes="auto, (max-width: 2085px) 100vw, 2085px" /></p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone wp-image-8556 size-full" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/pence-mike-03.png" alt="" width="2085" height="1372" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/pence-mike-03.png 2085w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/pence-mike-03-696x458.png 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/pence-mike-03-1068x703.png 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/pence-mike-03-638x420.png 638w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/pence-mike-03-1920x1263.png 1920w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/pence-mike-03-300x197.png 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/pence-mike-03-768x505.png 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/pence-mike-03-1024x674.png 1024w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/pence-mike-03-100x65.png 100w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/pence-mike-03-260x170.png 260w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/pence-mike-03-759x500.png 759w" sizes="auto, (max-width: 2085px) 100vw, 2085px" /><strong>Mike Pence, Si Pragmatis Penyambung Lidah Trump?</strong></p>
<p>Kedatangan Mike Pence, meskipun tanpa demonstrasi dari berbagai pihak, tetap masih membawa aura kebencian atas keputusan Trump untuk membom atom Suriah dan Travel Ban kepada pengungsi Suriah. Ketidaksukaan ini ditunjukkan Indonesia melalui demonstrasi, yang bahkan semakin memanas bahkan setelah terpilihnya Trump menjadi Presiden Amerika Serikat.</p>
<p>Meskipun dibenci, Amerika Serikat melalui perwakilannya, yaitu Mike Pence, akan tetap datang untuk berekonsiliasi dengan Indonesia. Sebagaimana telah diungkapkan, motifnya adalah rekonsiliasi agama. Meskipun demikian, kedatangan Pence juga dimaksudkan sebagai motif ekonomi, yaitu di dalam investasi asing, di dalam kaitannya dengan masalah negosiasi kontrak karya PT Freeport Indonesia. Selain itu, kedatangan Pence juga dimaksudkan untuk membicarakan mengenai <strong><a href="http://terror-alert.com/news/mike-pence-may-talk-freeport-terrorism-during-indonesia-visit?uid=53537">terorisme</a></strong>.</p>
<p>Ketiga motif di atas, apapun bentuknya, kedatangan Pence tetap dapat dikatakan memiliki motif-motif tersembunyinya sendiri. Pragmatisme apabila dilihat dari sisi rekonsiliasi agama serta negosiasi kontrak karya dan sahabat apabila membicarakan terorisme. Kedua ini menjadi perhatian, mengingat bahwa Amerika Serikat baik secara pribadi dari Trump sendiri maupun demi Amerika Serikat juga memiliki kepentingan terhadap Indonesia. Apabila Donald Trump   memiliki hotel di Bali, maka Amerika Serikat memiliki kepentingan untuk memajukan negerinya melalui investasi asing, yang paling terbesar adalah melalui saham Freeport. Hal ini dilakukan untuk mewujudkan slogan kampanye Trump, yaitu <em>To Make America Great Again</em>.</p>
<p>Akan tetapi, kedatangan Trump akan menaikkan gejolak massa yang mengecamnya di Indonesia. Oleh karena itu demi menghindari pertikaian, Mike Pence terpilih untuk menghadapi Indonesia. Ia dianggap lebih ‘jinak’ dan memiliki pendekatan yang baik di dalam berdiplomasi dengan Indonesia, sehingga memungkinkan kepentingan Amerika Serikat dan bahkan Trump dapat terwujud, Konsep ‘jinak’ ini sangat mungkin berhubungan dengan Pence yang memiliki rekam jejak pernikahan hanya sekali, tidak pernah berselingkuh, dan ditambah lagi dengan ketaatannya beragama sebagai orang Kristiani. Berbeda halnya dengan Trump yang memiliki sejarah kawin cerai dan rekam bisnis yang tidak jujur, yaitu dengan menggunakan keterlibatan keluarga dan pelanggaran aliran dana, seperti yang terlihat pada dua infografis di bawah ini. Dengan demikian, apakah Pence dengan kejujurannya menjadi faktor penentu terpilihnya ia ke Indonesia?</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone wp-image-8569 size-full" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/konflik-kepentingan-trump-02.jpg" alt="" width="1800" height="1825" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/konflik-kepentingan-trump-02.jpg 1800w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/konflik-kepentingan-trump-02-696x706.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/konflik-kepentingan-trump-02-1068x1083.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/konflik-kepentingan-trump-02-414x420.jpg 414w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/konflik-kepentingan-trump-02-296x300.jpg 296w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/konflik-kepentingan-trump-02-768x779.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/konflik-kepentingan-trump-02-1010x1024.jpg 1010w" sizes="auto, (max-width: 1800px) 100vw, 1800px" /><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-8570 size-full aligncenter" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/konflik-kepentingan-trump-03.jpg" alt="" width="1800" height="1422" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/konflik-kepentingan-trump-03.jpg 1800w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/konflik-kepentingan-trump-03-696x550.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/konflik-kepentingan-trump-03-1068x844.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/konflik-kepentingan-trump-03-532x420.jpg 532w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/konflik-kepentingan-trump-03-300x237.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/konflik-kepentingan-trump-03-768x607.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/konflik-kepentingan-trump-03-1024x809.jpg 1024w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/konflik-kepentingan-trump-03-378x300.jpg 378w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/konflik-kepentingan-trump-03-759x600.jpg 759w" sizes="auto, (max-width: 1800px) 100vw, 1800px" /></p>
<p>Pence sendiri dikenal sebagai politikus yang mengedepankan nilai-nilai Republik di dalam berpolitik. Ia dikenal menentang aborsi, perkawinan sejenis, menentang kontrol senjata, dan bahkan menentang kedatangan pengungsi Suriah di Indiana. Tentang pengungsi Suriah ini, ia menyatakan pada tahun 2006 bahwa deportasi sendiri atau Self-Deportation diperlukan agar mereka dapat diizinkan untuk masuk ke Amerika dengan cara yang legal. Intinya, ia tidak menawarkan jalan untuk kewarganegaraan bagi mereka, tetapi juga tidak mengusulkan “kekuatan deportasi” itu sendiri. Dengan kata lain, Pence sebagai politikus bersikap pasif terhadap pengungsi Suriah, meskipun sebagian besar keputusannya tetap bersikap menentang.</p>
<p>Akan tetapi, muncul dugaan kemudian bahwa bahwa kekonservativan Pence adalah pragmatisme belaka, politik berdasarkan asas kemanfaatan yang biasa dilakukan oleh politikus dunia, terutama Amerika Serikat.  Perpolitikan semacam ini adalah gaya bahasa politik yang masih menggunakan dualisme pemikiran. Di satu sisi, Pence sebagai wakil presiden dari Trump, awalnya tidak menyetujui rancangan Executive Order tentang Travel Ban dari tujuh negara, namun lama-kelamaan <a href="https://www.washingtonpost.com/news/the-fix/wp/2017/01/28/mike-pence-once-called-trumps-muslim-ban-unconstitutional-he-just-applauded-the-order/?utm_term=.187277b51c6b">ia akhirnya menyetujuinya</a>. Sikap Pence ini semakin menekankan bahwa di dalam ia dan Trump sama-sama sebagai pragmatis yang keras kepala, serta mampu bekerja sama demi kepentingan Amerika Serikat. Hal ini menyingkirkan pandangan awal media di Amerika Serikat yang awalnya menduga akan berlangsung perselisihan antara keduanya, mengingat perbedaan sifat keduanya yang berlawanan arus.</p>
<p>Di Indonesia sendiri, Pence dengan pragmatismenya belum jelas akan membawa kepentingan siapa. Meskipun demikian, kuat dugaan bahwa ia membawa misi Trump untuk memajukan ekonomi Amerika Serikat. Hal ini terlihat dari beberapa fakta di bawah, yaitu bahwa Trump memiliki beberapa bisnis di Indonesia, salah satunya di DT Marcks Lido LLC, yang beroperasi melalui PT Lido Nirwana Parahyangan, yang memberikan keuntungan pada Trump sebesar 13,4 miliar sampai dengan 67 miliar rupiah. Fakta menarik lainnya muncul bahwa meskipun negara muslim, Indonesia dianggap sebagai sahabat Amerika Serikat. Benarkah demikian adanya? Mengapa kenyataan ini terlihat sebagai pragmatisme Amerika Serikat belaka diselubungi rekonsiliasi agama dan rangkulan persahabatan? Lihatlah politik kepentingan Trump di bawah ini, terutama pada kutipan mengambil potensi mengambil untung dari kebijakan luar dan dalam negeri serta kesepakatan dengan menggunakan status presidennya. Melihat hal ini, Pence sudah jelas membawa kepentingan politik Trump, dan bukan Amerika Serikat.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-8568 size-full" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/konflik-kepentingan-trump-01.jpg" alt="" width="1800" height="1712" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/konflik-kepentingan-trump-01.jpg 1800w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/konflik-kepentingan-trump-01-696x662.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/konflik-kepentingan-trump-01-1068x1016.jpg 1068w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/konflik-kepentingan-trump-01-442x420.jpg 442w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/konflik-kepentingan-trump-01-300x285.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/konflik-kepentingan-trump-01-768x730.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/konflik-kepentingan-trump-01-1024x974.jpg 1024w" sizes="auto, (max-width: 1800px) 100vw, 1800px" /></p>
<p>Pada akhirnya, apapun bentuk dan tujuan kunjungan Amerika Serikat ke Indonesia, pragmatisme maupun murni persahabatan, semuanya akan menguntungkan baik Pihak Indonesia maupun pihak Amerika Serikat sendiri. Pada akhirnya, akankah pragmatisme dan persahabatan memiliki kemungkinan untuk berubah menjadi simbiosis mutualisme demi kemajuan bersama? Kita akan lihat pada saat kunjungan Mike Pence tanggal 20 April nanti. (N30)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/04/2017-04-12-HEADER-mike-pence-sahabat-indonesia-1024x676.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
