Anies Renggut Posisi Habib Rizieq?       

Anies Renggut Posisi Habib Rizieq?
Anies Baswedan dan Habib Rizieq Shihab (Foto: Harian Pijar)
2 minute read

“Ke depan saya berharap mari lebih banyak lagi tunjukan bahwa kehadiran FPI adalah perekat persatuan di umat dan bangsa Indonesia.” – Anies Baswedan


PinterPolitik.com

Nggak terasa ya kalau sudah 3 tahun lamanya Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab pergi ke Arab Saudi. Lha. Habib Rizieq kok jadi kayak bang Toyib sih, yang 3 kali puasa dan 3 kali lebaran nggak pulang-pulang ke rumah nih. Upppss. Hehehe.

Ternyata, nggak terasa juga loh kalau Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pun sudah 3 kali berturut-turut hadir di Milad FPI.

Selain ikut sholat subuh bersama FPI, Anies Baswedan juga memuji-muji FPI dengan bilang kalau selama ini ormas tersebut sudah menjadi perekat bangsa dan kehadirannya sudah begitu dirasakan masyarakat.

Widiw. Apakah ucapan Anies itu adalah ini kode kalau dia akan membantu supaya izin FPI bisa segera dikeluarkan oleh pemerintah ya? Hehehe.


Hmm. Tapi pada curiga nggak sih. Anies ini rajin dateng Milad FPI saat Habib Rizieq lagi berhalangan. Kok bisa pas begitu yak? Upss.

Mungkin Anies melihat FPI seperti seorang anak yatim yang ditinggal pergi bapaknya kali ya. Makanya deh sejak kepergian Habib Rizieq ke Arab Saudi bulan April 2017 lalu, Anies berusaha hadir di Milad untuk menjadi sosok bapak yang mengayomi FPI ini.

Eh, tapi bisa jadi juga kalau Anies ini sebenernya cuma mau rebut posisinya Habib Rizieq aja sebagai pemimpin FPI. Ibaratnya kayak tokoh Kim Choong-sook di film Parasite (2019), yang secara halus berusaha menggantikan posisi Moon-kwang sebagai pembantu rumah tangga.

Lagi pula, puji-pujian Anies ke FPI kan juga bisa dibilang langkah-langkah halus Anies menarik keberpihakan FPI terhadap dirinya.

Lha tapi yang jadi pertanyaannya tuh, apa coba untungnya seorang Anies Baswedan ngincer posisinya Habib Rizieq Shihab?

Toh, Anies aja bisa dapet tawaran posisi yang lebih tinggi di pemerintahan kok. Ketum Nasdem Surya Paloh aja udah kasih kode-kode mau narik Anies untuk jadi capres 2024.

Atau jangan-jangan ini cuma trik Pak Anies Baswedan untuk merenggut hati anggota FPI demi kepentingannya di masa depan aja nih?

Kayak kejadian melawan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok di Pilkada 2017 lalu. Soalnya massa-nya FPI kan ada banyak, kali aja kan Anies Baswedan bisa didudukung penuh oleh FPI saat mencalonkan diri jadi capres 2024 nanti. Dengan demikian, makin mulus deh karpet merah menuju Istana. Hehehe. (R50)

Baca juga :  Fahri Hamzah Jadi Ahokers?