Akhirnya Jokowi Jadi ‘Penurut’

Akhirnya Jokowi Jadi ‘Penurut’
Presiden Jokowi dan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. (Foto: Tempo)
2 minute read

“Semua harus dimulai dengan berani! Pemberani-pemberani memenangkan tiga perempat dunia!” ~ Pramoedya Ananta Toer


PinterPolitik.com

Permintaan jatah kursi pimpinan DPR untuk PDI Perjuangan akhirnya mendapat sinyal baik dari pemerintah. Walaupun Presiden Jokowi itu diusung dan merupakan kader dari PDIP, bukan hal mudah menaklukan restu darinya.

Weleeeeeh weleeeeeh, restu Jokowi untuk kursi pimpinan ini lebih banyak didukung oleh internal DPR sendiri, apalagi Bambang Soesatyo sebagai Ketua DPR menjanjikan si Banteng untuk duduk menjadi pimpinan DPR.

Bamsoet pake janji – janji segala lagi hehehe, kan jadi ga enak kalau ga jadi. Kemaren aja udah pada nanyain kan, mana nih janjinya Bamsoet kalau kepilih jadi Ketua DPR. Wedeeeewww.

Ahahahay, aneh ya biasanya rakyat menggantungkan harap kepada wakil rakyat, lah ini sesama wakil rakyat menaruh harap, weleeeeeh weleeeeh. Hati – hati kecewa ah. Kan biasanya begitu, wadeezzziiiiggg.


Bedanya, kalau sesama wakil rakyat itu menaruh harapnya pada jabatan hadeeeeuuuuhhh gggrrrrrr.

Tapi kalau kembali ke restunya Jokowi, tentu banyak hal yang dipertimbangkan. Diantaranya pertimbangan politik antara Jokowi dan PDI Perjuangan.

Kalau dari PDIP sudah jelas juga sih, apalagi udah ada sinyal baik dari Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly. Hmmm, inget juga dong Yasonna itu kader dari partai mana? Ya pasti PDIP lah, weleeeeh weleeeeh.

Akhirnya, Jokowi mau tak mau menerima usulan penambahan kursi pimpinan DPR untuk PDI Perjuangan, weleeeeh weleeeeh. Nurut juga akhirnya ya, gggrrrrr.

Ya tapi ada pesan positifnya sih, setidaknya Jokowi jadi pahlawan parlemen wkwkwk. Woaaailaaaah. Jokowi dengan kata lain membantu PDIP mendapatkan haknya.

PDIP di Pemilu 2014 lalu memiliki kursi terbanyak, tapi apalah daya kekuatannya tak bisa menjadikan PDIP memiliki satu saja kursi pimpinan DPR, weleeeeh weleeeeeh.

Ya walaupun periode DPR akan berakhir, ga papalah ya PDIP punya kursi pimpinan di DPR. Kan keputusan DPR bukan absolut dari pimpinan DPR tapi di Sidang Paripurna, namanya juga sifat kepemimpinannya kolektif – kolegial.

PDIP punya cerita indahlah ya di DPR walau hanya sesaat aja, weleeeh weleeeeh. Kira-kira mereka akan berterimakasih kepada Bamsoet atau Jokowi? (Z19)