Ada Christmas Carol, Anies Diapresiasi

Anies christmas carol
Anies Baswedan pada perayaan natal 2017 (Foto: twitter.com/aniesbaswedan)
3 minute read

“It’s coming on Christmas, they’re cutting down trees, putting up reindeer, singing songs of joy and peace,” – Joni Mitchell, River


PinterPolitik.com

Suasana natal dan tahun baru sepertinya sudah semakin kerasa ya. Seiring dengan cuaca yang semakin dingin, Desember 2019 juga sudah semkain mendekati akhirnya. Hayo, siapa yang sudah dapat ajakan buat ikutan tukar kado di kantor?

Nah, suasana natal itu boleh jadi makin terasa bagi sebagian warga ibu kota. Hal ini terjadi karena adanya christmas carol di kawasan Sudirman dan Thamrin. Wow, kayak di mana gitu ya ada christmas carol dalam menyambut hari raya itu.

Kalau kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dia ingin agar suasana natal ala negara-negara maju bisa dirasakan di negeri ini. Secara khusus, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menyebut kalau keberadaan christmas carol ini adalah untuk memberikan pesan kalau Jakarta itu milik semua.

Langkah Pak Anies ini sebenarnya tergolong unik jika melihat sepak terjangnya selama kampanye dan menjalankan pemerintahan. Sudah bukan rahasia kalau mantan Rektor Universitas Paramadina ini dekat dengan ormas-ormas Islam. Kedekatannya ini bahkan kerap jadi dalih sejumlah pengritiknya untuk menyebut Pak Anies sebagai sosok intoleran.


Nah, keberadaan christmas carol ini bisa saja kemudian mengikis anggapan kalau Pak Anies ini hanya dekat dengan ormas-ormas Islam konservatif aja. Melalui kebijakan itu, mungkin aja anggapan intoleran kepada dirinya bisa diredam, kan ada pesan kalau Jakarta milik semua.

Sepertinya, banyak juga masyarakat yang mengapresiasi kebijakan Pak Anies ini. Pujian ini sendiri tidak meluncur dari sosok-sosok sembarangan. Banyak pihak yang biasanya hadir dengan kritik tajam kepada sang gubernur, justru kini memujinya karena langkah tersebut.

Direktur Eksekutif Charta Politik Yunarto Wijaya misalnya, biasanya cukup vokal dalam mengritik Pak Anies. Nah, ketika dia meliihat kebijakan itu, dia tak ragu untuk memberi salut sang gubernur.

Pujian juga meluncur dari politisi PSI William Aditya Sarana. Sosok ini kan memang rajin mengritik Pak Anies, termasuk ketika heboh anggaran Pemprov DKI beberapa waktu lalu. Nah, sekarang ini, dia justru malah ikut mengapresiasi Pak Anies.

Sebenarnya, masih banyak pihak yang memuji Pak Anies karena kebijakannya itu, tapi ya kalau ditulis semua jadinya kebanyakan. Yang jelas, kebijakan itu memang layak diapresiasi karena menadi simbol bahwa Jakarta milik semua. Secara politik, hal ini juga bisa sedikit mengurangi anggapan kalau Pak Anies hanya memihak ormas Islam saja.

Semoga aja kebijakan inklusif semacam ini bisa terus ada ya. Eh, tapi nitip ya Pak Anies, jangan sampai para penyanyi christmas carol ini kena sweeping. Kan kalau natal, ormas Islam pendukung Pak Anies ini suka melakukan sweeping. Katanya Jakarta untuk semua kan? Semoga Pak Anies bisa membantu menjamin keamanan semua  pihak yang ingin ikut dalam suasana natal. (H33)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.